Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea
- Antara Foto/Nova Wahyudi
tvOnenews.com - Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea Selatan kembali menjadi perhatian publik Indonesia dan Korea Selatan.
Setelah resmi diumumkan bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027, banyak penggemar mulai bertanya-tanya soal keberangkatan Megawati ke Negeri Ginseng.
Pasalnya, hingga pertengahan Mei 2026, pemain berjuluk Megatron itu belum juga bertolak ke Korea Selatan meski status transfernya sudah diumumkan secara resmi oleh Hyundai Hillstate melalui media sosial klub pada 11 Mei lalu.
Belakangan, alasan di balik tertundanya keberangkatan Megawati akhirnya mulai terungkap.
Agen Megawati, Chris Kim, menjelaskan bahwa kondisi fisik sang pemain menjadi faktor utama mengapa ia belum bisa langsung bergabung dengan tim barunya.
Megawati diketahui masih menjalani proses pemulihan cedera lutut yang sempat membuatnya mundur dari agenda Timnas Voli Putri Indonesia.
“Dia diharapkan datang ke Korea, dalam kondisi sehat sambil menjalankan program latihan,” kata Chris Kim.
Menurut Kim, Hyundai Hillstate tidak ingin terburu-buru memaksakan Megawati datang sebelum kondisi fisiknya benar-benar siap untuk menjalani latihan intensif dan kompetisi panjang V-League.
Karena itu, Megawati diperkirakan baru akan bergabung dengan skuad Hyundai pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
“Megawati Hangestri diperkirakan akan bergabung dengan Hyundai pada akhir Juni atau awal Juli,” ujarnya.
Meski masih dalam masa pemulihan, Hyundai Hillstate tetap yakin merekrut Megawati sebagai salah satu pemain utama mereka musim depan.
Menariknya, Megawati sebenarnya bukan target utama Hyundai pada awal bursa transfer pemain asing Asia.
Klub asal Suwon tersebut awalnya mengincar Vanja Bukilic, mantan tandem Megawati di Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Namun, Red Sparks lebih dulu memilih Vanja Bukilic sehingga Hyundai akhirnya mengalihkan perhatian kepada Megawati.
Keputusan itu dinilai tepat mengingat performa luar biasa Megawati selama dua musim terakhir di V-League.
Pada musim 2024-2025, pevoli asal Jember tersebut bahkan sukses mencetak 1.020 poin dalam satu musim dan menjadi salah satu opposite hitter paling produktif di liga.
Chris Kim juga menjelaskan bahwa kehadiran Megawati di Hyundai bukan sekadar untuk menambah kekuatan serangan, tetapi juga membantu menutup kekosongan tim setelah ditinggal legenda klub, Yang Hyo-jin.
Walaupun posisi keduanya berbeda, Hyundai percaya Megawati bisa memberi dampak besar terhadap performa tim secara keseluruhan.
Di Hyundai Hillstate nanti, Megawati diproyeksikan menjadi tandem setter utama Timnas Korea Selatan, Kim Da-in.
Chris Kim optimistis kerja sama keduanya bisa menjadi salah satu kombinasi paling berbahaya di Liga Voli Korea musim depan.
“Di Hyundai Hillstate, ada Kim Da-in, setter utama di Timnas Korea, dan setter terbaik di Korea saat ini,” ucapnya.
Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan masa Megawati di Red Sparks saat mendapat dukungan dari setter senior Yeum Hye-seon.
“Saya sangat menantikan Megawati Hangestri membangun kerja sama baru dengan setter terbaik seperti Kim Da-in,” ujarnya.
“Sehebat apa pun penyerang, jika tidak bertemu setter yang baik, dia tidak bisa mengeluarkan kemampuan 100 persen.”
“Saya yakin, kombinasi Megawati Hangestri dan Kim Da-in akan sangat luar biasa,” lanjut Chris Kim.
Hyundai Hillstate sendiri menaruh harapan besar kepada Megawati untuk membawa klub kembali bersaing dalam perebutan gelar juara V-League musim 2026-2027.
“Saya mohon perhatian, dan dukungan kalian agar Megawati dapat menunjukkan performa gemilang di Hyundai, seperti yang ia tunjukkan selama dua tahun di Red Sparks,” kata Chris Kim.
“Saya yakin Megawati akan memberikan kekuatan besar bagi Hyundai untuk mengangkat trofi juara.”
“Karena dia adalah pemain hebat, yang sudah matang secara mental dan fisik,” pungkasnya.
(tsy)
Load more