17 Negara Meriahkan Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Bali
- VIVA/Abdul Aziz Masindo
Dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut juga datang dari Kementerian Pariwisata. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa event olahraga internasional memiliki peran penting dalam memperluas promosi destinasi wisata Indonesia.
"Kami pada prinsipnya sangat mendukung dan senang dapat berkolaborasi untuk mempromosikan destinasi Indonesia, bukan hanya Bali tetapi juga berbagai destinasi lainnya di Tanah Air," kata Widiyanti.
Ia menilai kolaborasi antara olahraga dan pariwisata menjadi pendekatan yang semakin efektif dalam menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.
"Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat berlanjut setiap tahun dan mampu menghadirkan lebih banyak peserta lagi dari berbagai negara," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyebut kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan Asia merupakan buah dari konsistensi Indonesia dalam mengembangkan olahraga akuatik sekaligus memperkenalkan potensi alam Nusantara kepada dunia.
"PB Akuatik Indonesia menyambut dengan penuh kebanggaan kesempatan menjadi tuan rumah 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026. Kejuaraan ini bukan hanya tentang kompetisi olahraga, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat kepada dunia internasional melalui olahraga," ujar Harlin.
Pemilihan Bali sebagai lokasi perlombaan dinilai sangat tepat karena daerah tersebut memiliki kombinasi antara kondisi perairan yang mendukung, infrastruktur pariwisata yang memadai, serta pengalaman panjang dalam menyelenggarakan berbagai ajang internasional.
"Bali menawarkan arena kompetisi yang sangat baik untuk cabang open water swimming. Kami ingin para atlet, ofisial, dan delegasi dari seluruh Asia merasakan pengalaman bertanding yang aman, profesional, dan berkesan sekaligus menikmati kekayaan budaya Indonesia," tutur Harlin.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Branding Marketing PB Akuatik Indonesia yang juga menjabat Ketua Panitia Pelaksana, Kiki Taher. Ia menilai kejuaraan tersebut menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara event olahraga perairan terbuka berstandar internasional.
"12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 merupakan kesempatan besar bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita memiliki destinasi perairan kelas dunia yang layak menjadi pusat penyelenggaraan olahraga internasional. Melalui Bali, kami ingin menghadirkan pengalaman kompetisi yang profesional, aman, dan berkesan bagi seluruh peserta dari Asia," kata Kiki.
Load more