News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Direkrut, Megawati Hangestri Ternyata Pernah Buat Pelatih Hyundai Hillstate 'Kesal'

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, jauh sebelum direkrut, Megatron pernah buat pelatih Hillstate frustrasi.
Senin, 22 Juni 2026 - 14:15 WIB
Kang Sung-hyung dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Facebook Hyundai Hillstate - Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi resmi memulai babak baru kariernya di Liga Voli Korea Selatan.

Setelah dua musim bersinar bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, opposite hitter asal Jember itu kini akan mengenakan seragam Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk mengarungi V-League 2026/2027.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar perekrutan Megawati diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Hyundai Hillstate. Klub asal Suwon itu menyambut hangat pevoli berjuluk ā€œMegatronā€ tersebut dan memperkenalkannya sebagai opposite hitter anyar untuk musim depan.

Pengumuman ini langsung memantik perhatian besar, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Korea Selatan.

Wajar saja, Megawati datang bukan sebagai pemain biasa. Ia kembali ke V-League dengan reputasi sebagai salah satu pemain asing Asia paling berpengaruh dalam dua musim terakhir.

Megawati Hangestri saat memperkuat Bank Jatim
Megawati Hangestri saat memperkuat Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

Namun menariknya, jauh sebelum resmi direkrut, Megawati ternyata pernah menjadi sosok yang membuat pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, frustrasi di lapangan.Ā 

Momen itu terjadi pada playoff V-League 2024/2025 ketika Red Sparks berhadapan dengan Hillstate. Dalam laga penting tersebut, Red Sparks justru tampil dominan dan menang telak 3-0 di kandang lawan.

Di pertandingan itulah Megawati benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Hyundai Hillstate. Ia tampil sangat tajam dengan mencetak 24 poin sekaligus menjadi top skor laga.

Serangan-serangannya membuat pertahanan Hillstate kerepotan sepanjang pertandingan, terutama ketika duel memasuki fase-fase krusial di akhir set. Hillstate sebenarnya sempat memberi perlawanan ketat, tetapi tetap tumbang dengan skor 24-26, 23-25, dan 19-25.

Kekalahan itu rupanya meninggalkan kesan tersendiri bagi Kang Sung-hyung. Pelatih Hyundai Hillstate tersebut secara terbuka mengakui timnya kesulitan menghadapi permainan Red Sparks yang kala itu digerakkan dengan sangat efektif, termasuk oleh Megawati.

"Set pertama dan kedua berjalan seimbang, tetapi penerimaan bola tim kami goyah. Kami juga menggoyahkan lawan dengan servis kami, tetapi Red Sparks entah bagaimana berhasil membuat permainan dalam situasi itu dan mencetak poin di sana-sini," kata Kang Sung-hyung dikutip dari Xsportsnews.

Pernyataan Kang menunjukkan bahwa kekuatan Red Sparks saat itu bukan hanya soal serangan keras, melainkan juga kemampuan mereka bertahan dalam situasi sulit.

Hyundai Hillstate sebenarnya sempat mencoba menekan lewat servis, tetapi Red Sparks tetap mampu mengubah tekanan menjadi poin.

Dalam konteks itu, Megawati menjadi salah satu faktor pembeda karena ia sangat efektif menyelesaikan bola-bola penting ketika pertandingan sedang ketat.

"Saya pikir kami tidak mampu mengerahkan kekuatan kami di akhir karena kami kurang dalam hal itu," lanjutnya.

Kalimat itu bisa dibaca sebagai pengakuan bahwa Hillstate kalah dalam urusan penyelesaian akhir. Mereka mampu bersaing pada awal set, tetapi kehilangan ketajaman saat laga memasuki titik penentuan.

Di sisi lain, Red Sparks justru punya sosok seperti Megawati yang sanggup menjaga kualitas serangan sampai momen paling menentukan.

"Meskipun Moma adalah Moma, tampaknya alasan kekalahan itu adalah karena blocker tengah tidak dapat dimanfaatkan karena penerimaan bola tidak bagus. Kami juga melakukan permainan yang sulit, tetapi hasilnya tidak banyak," sambung Kang.

Saat itu, Hillstate sebenarnya juga memiliki senjata utama yang tak kalah berbahaya, yakni Laetitia Moma Bassoko. Opposite andalan mereka bahkan menorehkan 23 poin, hanya terpaut satu angka dari Megawati.

Namun, penampilan Moma tetap belum cukup untuk membalikkan keadaan. Hillstate kesulitan menjaga kualitas first pass, yang kemudian berimbas pada distribusi bola dan efektivitas serangan.

Dalam situasi seperti itu, Megawati justru tampil lebih efisien dan menjadi pembeda nyata di lapangan.

Kini, situasinya berbalik total. Pemain yang dulu membuat Hyundai Hillstate kesal justru resmi direkrut untuk menjadi tumpuan baru klub tersebut.

Megawati tidak lagi akan menjadi ancaman dari seberang net, melainkan diharapkan menjadi mesin poin utama Hillstate pada musim 2026/2027.

Keputusan Hyundai Hillstate merekrut Megawati jelas bukan tanpa alasan. Dalam dua musim bersama Red Sparks, pevoli kelahiran 1999 itu tampil sangat konsisten sebagai pendulang angka.

Ia membantu Red Sparks lolos ke playoff pada musim 2023/2024, lalu melangkah lebih jauh hingga mencapai final pada 2024/2025.

Reputasinya sebagai opposite yang agresif, kuat dalam serangan, dan berani mengambil tanggung jawab di momen-momen besar membuat namanya sangat diperhitungkan di V-League.

Megawati juga datang ke Suwon dengan modal yang tidak main-main.

Sebelum kembali ke Korea Selatan, ia lebih dulu mengantar Jakarta Pertamina Enduro menjuarai Proliga 2026. Gelar itu semakin menegaskan bahwa performanya tetap berada di level tinggi.

Bagi Hillstate, kedatangan Megawati bukan hanya soal menambah satu pemain asing Asia, tetapi juga menghadirkan figur yang sudah terbukti mampu mengubah arah pertandingan.

Pelatih Kang Sung-hyung pun tampak sangat yakin dengan keputusan merekrut Megawati.

Ia bahkan tak terlalu khawatir dengan kondisi sang pemain yang sempat disebut-sebut tengah menjalani pemulihan cedera.

ā€œSaya tidak merasakan masalah signifikan dengan kondisi fisiknya,ā€ kata Kang Sung-hyung, dikutip dari JoongAng.

Ucapan tersebut menjadi sinyal penting bahwa Hillstate sudah melakukan penilaian serius sebelum mengambil keputusan.Ā 

Kang bahkan datang langsung memantau kondisi Megawati di Indonesia, termasuk saat final Proliga 2026.

Artinya, perekrutan ini bukan keputusan dadakan, melainkan hasil pemantauan dan evaluasi yang matang.

ā€œSaya memastikan tekadnya yang kuat untuk kembali ke V-League.ā€

Bukan cuma soal kemampuan teknis, tetapi juga hasrat besar untuk kembali bersaing di level tertinggi. Bagi tim seperti Hillstate yang ingin bangkit lagi dalam perebutan gelar, pemain dengan mental kompetitif seperti ini tentu sangat dibutuhkan.

ā€œAda pembicaraan tentang operasi, tetapi tampaknya tidak terlalu serius, dan tingkat cederanya tampaknya telah dibesar-besarkan,ā€ ujarnya.

ā€œJika dia ditangani dengan baik selama musim liburan, saya yakin dia tidak akan kesulitan bermain satu musim penuh,ā€ lanjut Kang Sung-hyung.

Dari sini terlihat bahwa Hyundai Hillstate menilai kondisi Megawati masih sangat memungkinkan untuk menjalani satu musim penuh.

Ini penting, sebab Hillstate jelas tak ingin berjudi dengan pemain yang diproyeksikan sebagai poros utama serangan.Ā 

Keyakinan Kang sekaligus menegaskan bahwa klub melihat Megawati sebagai investasi besar untuk target jangka satu musim, bukan sekadar rekrutan pelengkap.

Megawati diproyeksikan mengisi peran opposite hitter utama, sementara Jordan Wilson yang direkrut melalui draft pemain asing akan menambah daya gedor dari posisi outside hitter.Ā 

Kombinasi ini dinilai memberi dimensi baru bagi lini depan Hillstate yang musim lalu beberapa kali dianggap kurang stabil saat menghadapi laga-laga besar.

Selain dua nama itu, Hyundai Hillstate juga masih memiliki fondasi pemain lokal berpengalaman seperti setter Kim Da-in, middle blocker senior Bae Yoona, Lee Han-bi, hingga libero Han Mi-reu.

Dengan komposisi seperti itu, Hillstate tampak serius membangun tim yang lebih seimbang, bukan hanya kuat di serangan, tetapi juga lebih stabil dalam distribusi bola dan pertahanan.

(tsy)

Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Voli Asian Games 2026: Siang Ini Ada Indonesia vs Iran, Wajib Menang Demi Tiket Perempat Final

Link Live Streaming Voli Asian Games 2026: Siang Ini Ada Indonesia vs Iran, Wajib Menang Demi Tiket Perempat Final

Link live streaming voli Asian Games 2026 hari ini, Selasa (29/9/2026), ada laga seru antara Timnas Voli Putra Indonesia vs Iran. Skuad Merah Putih wajib menang demi memastikan tiket ke babak perempat final.
Bung Harpa Kritik Kartu Merah Thom Haye, Singgung Permainan Timnas Indonesia yang Mengkhawatirkan

Bung Harpa Kritik Kartu Merah Thom Haye, Singgung Permainan Timnas Indonesia yang Mengkhawatirkan

Hasil imbang 0-0 Timnas Indonesia kontra Malaysia menyisakan sejumlah catatan. Pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa, menyoroti kartu merah dari Thom Haye.
Atasi Dampak El Nino, Korem 051/Wijayakarta Sediakan 55 Ribu Liter Air Bersih

Atasi Dampak El Nino, Korem 051/Wijayakarta Sediakan 55 Ribu Liter Air Bersih

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 329 titik mengalami kekeringan. Lokasi tersebut tersebar di 50 desa yang berada di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi.
Nguyen Xuan Son Absen Perkuat Vietnam di Sisa FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Sosok Penggantinya di Laga Kontra Thailand

Nguyen Xuan Son Absen Perkuat Vietnam di Sisa FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Sosok Penggantinya di Laga Kontra Thailand

Nguyen Xuan Son harus absen membela Vietnam di sisa FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, Vietnam sudah memiliki penggantinya untuk pertandingan melawan Thailand.
Klarifikasi SMAN 1 Pagaden Soal Video Viral Guru Laki-laki yang Rekam Bagian Rok Siswi

Klarifikasi SMAN 1 Pagaden Soal Video Viral Guru Laki-laki yang Rekam Bagian Rok Siswi

SMAN 1 Pagaden beri klarifikasi setelah siswinya menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan guru laki-laki ketika sedang ambil ijazah di SMP asal.
5 Shio Beruntung Soal Cinta Besok 30 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Cinta Besok 30 September 2026

5 shio diprediksi beruntung soal cinta besok 30 September 2026. Ada yang makin dekat dengan si dia, hubungan makin hangat, hingga peluang asmara baru.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT