Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan
- Facebook SAVA
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Timnas Voli Indonesia mampu meraih gelar juara usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) di final AVC Men's Cup 2026 pada 28 Juni lalu. Meski sudah sepekan berlalu, namun hal ini masih mencuri perhatian.
Media Korea Selatan, MyDaily, menerbitkan sebuat artikel dengan judul yang cukup mencuri perhatian, yakni "Tim Bola Voli Putra Indonesia Menerima Hadiah Uang Setelah Mengalahkan Korea di AVC Cup dengan Skor '3.000 vs 12'".
Meski belum lama diterbitkan yakni pada Minggu (5/7/2026) pagi WIB, namun artikel tersebut langsung melejit dan menjadi berita nomor dua paling trending di Naver.
- AVC
Hal ini pun cukup menarik. Selama beberapa tahun terakhir, nama Indonesia yang paling sering menghiasi daftar trending Naver hampir selalu berkaitan dengan Megawati Hangestri.
Popularitas Megawati Hangestri yang juga merupakan pemain Timnas Voli Putri Indonesia itu memang meningkat pesat sejak tampil gemilang bersama Red Sparks di V-League Korea Selatan pada edisi 2023-2024 dan 2024-2025.
Akan tetapi kali ini nama Timnas Voli Indonesia yang sukses menarik atensi, setelah menumbangkan Korea Selatan di partai final AVC Men's Cup 2026.
Indonesia mencatat sejarah dengan meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam turnamen ini. Hasil tersebut sekaligus menjadi pembalasan manis karena Indonesia sebelumnya sempat kalah 0-3 dari Korea Selatan pada fase penyisihan grup.
Dalam artikelnya, MyDaily tidak hanya mengulas kekalahan Korea Selatan, tetapi juga membahas bonus yang diterima para pemain Indonesia usai menjadi juara. Mengutip laporan media Indonesia, para pemain disebut akan menerima bonus sebesar Rp900 juta dari PBVSI, di luar bonus tambahan dari pemerintah dan sejumlah lembaga olahraga.
Media tersebut juga menyoroti dua pemain yang menjadi kunci keberhasilan Indonesia, yakni Alfin Daniel Pratama dan Boy Arnez Arabi. Alfin dinobatkan sebagai Best Setter, sementara Boy Arnez Arabi menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
MyDaily bahkan memberikan pujian kepada Alfin dengan menyebut performanya tidak kalah dari setter utama Korea Selatan, Hwang Taek-ui. Sementara Boy Arnez Arabi disebut sebagai aktor utama kemenangan Indonesia di final setelah menjadi pencetak angka terbanyak dengan koleksi 17 poin.
Tak hanya itu, media Korea juga membandingkan penghasilan pemain Proliga Indonesia dengan pemain V-League Korea. Menurut laporan tersebut, mayoritas pemain Proliga menerima gaji sekitar Rp15 juta hingga Rp30 juta per bulan, atau sekitar Rp150 juta hingga Rp300 juta dalam satu musim kompetisi.
Sebaliknya, Hwang Taek-ui disebut memperoleh total kompensasi sekitar 1,2 miliar won atau sekitar Rp14,4 miliar per musim.
(nad)
Load more