Bak Bumi dan Langit, Media Korea Heran Gaji Tinggi Pemain V-League Malah Bisa Kalah dari Timnas Voli Indonesia
- asianvolleyball.com (AVC)
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Indonesia berhasil membuktikan kualitas dengan bersaing di level Asia. Termasuk membungkam Korea Selatan dengan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Timnas Voli Indonesia berhasil menjuarai AVC Men's Cup dengan menaklukkan Korea Selatan lewat straight set 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada akhir Juni 2026 lalu.
Korea Selatan yang barus saja terguncang dengan kegagalan Son Heung-min cs di Piala Dunia pun semakin terpuruk dengan kegagalan AVC Men's Cup.
Media Korea Selatan, My Daily pada awalnya menyoroti jumlah bonus yang diberikan oleh PBVSI pada Timnas Voli Indonesia sebesar Rp900 juta rupiah.
Tak hanya itu, para pemain juga dikabarkan masih akan memperoleh bonus tambahan dari pemerintah Indonesia maupun sejumlah lembaga olahraga sebagai apresiasi atas prestasi bersejarah tersebut.
"Secara khusus, Alfin Daniel sebagai setter terbaik dan Boy Arnez sebagai MVP turnamen diperkirakan akan mendapatkan lebih banyak bonus," tulis laporan My Daily dikutip Senin (6/7/2026).
Pada laga final, Boy Arnez Arabi menjadi bintang kemenangan Indonesia setelah mencetak 17 poin, terbanyak dibanding seluruh pemain yang tampil di pertandingan tersebut.
Sementara Alfin Daniel Pratama tampil luar biasa dalam mengatur ritme permainan dan dinilai mampu mendominasi duel melawan setter utama Korea Selatan.
Terkejut dengan apresiasi federasi yang menjadi pemberitaan di Indonesia, media Korea Selatan tersebut ternyata lebih terkejut dengan kondisi iklim kompetisi voli di Indonesia.
Bak bumi dan langit, My Daily menyoroti perbedaan signifikan antara gaji yang didapatkan oleh atlet Korea Selatan dan juga Indonesia.
"Menurut laporan media Indonesia, sebagian besar pemain yang berlaga di Proliga menerima gaji sekitar Rp15-30 juta per bulanselama musim kompetisi berlangsung. Jika dihitung dalam setahun, nilainya berkisar Rp150-300 juta," tulis laporan tersebut.
Sebagai pemain papan atas di Indonesia, Alfin Daniel Pratama dan Boy Arnez Arabi diperkirakan berada di kelompok pemain dengan pendapatan tertinggi di kompetisi domestik.
Perbedaan itu sangat mencolok jika dibandingkan dengan pemain bintang Liga Voli Korea. Sebut saja setter utama Korea Selatan, Hwang Taek-ui, misalnya, disebut menerima pendapatan mencapai total 1,2 miliar won per musim yang terdiri dari gaji pokok dan bonus, nilai tersebut setara sekitar Rp14,4 miliar.
Load more