News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IOC Resmi Cabut Larangan Rusia, Halal Tampil di Olimpiade Los Angeles dengan Syarat Ketat

Pencabutan terhadap ROC dilakukan IOC setelah melakukan evaluasi hukum secara menyeluruh terhadap status ROC.
Rabu, 8 Juli 2026 - 01:55 WIB
Ilustrasi Olimpiade
Sumber :
  • IOC

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi mencabut larangan aktivitas Komite Olimpiade Rusia pada Selasa (7/7/2026).

Pencabutan terhadap ROC dilakukan IOC setelah melakukan evaluasi hukum secara menyeluruh terhadap status ROC. Sebelumnya, Rusia dijatuhi sanksi sejak 2023 karena dianggap melanggar Piagam Olimpiade menyusul invasi ke Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dicabutnya sanksi tersebut, peluang atlet Rusia untuk kembali berpartisipasi di berbagai ajang internasional, termasuk Olimpiade Los Angeles 2028.

Meski demikian, IOC menegaskan bahwa pencabutan larangan ini tidak berarti seluruh pembatasan terhadap Rusia langsung dihapus.

IOC memastikan tetap tidak akan menggelar kegiatan resmi di wilayah Rusia maupun mengundang pejabat pemerintah Rusia ke berbagai acara yang berada di bawah naungannya. Sikap solidaritas terhadap Ukraina juga tetap dipertahankan.

Dalam pernyataan resminya, IOC menjelaskan alasan utama pencabutan larangan tersebut.

"Keputusan ini diambil setelah analisis menyeluruh oleh komisi urusan hukum IOC, dengan mempertimbangkan bahwa ROC tidak lagi memasukkan organisasi olahraga regional di wilayah yang berada di bawah yurisdiksi Komite Olimpiade Nasional Ukraina sebagai anggotanya," demikian bunyi pernyataan IOC, dikutip dari laman UPI, Rabu (8/7/2026).

"Selain itu, ROC telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak sedang dan tidak akan melakukan aktivitas apa pun di wilayah-wilayah tersebut," lanjut pernyataan tersebut.

Meski demikian, IOC menegaskan pengawasan terhadap Rusia belum berakhir.

"Dewan Eksekutif IOC akan terus memantau secara ketat setiap aktivitas ROC di wilayah tersebut dan berhak mengambil langkah lanjutan apabila dianggap perlu," lanjut pernyataan IOC.

Pengumuman tersebut muncul hanya dua hari setelah serangan Rusia ke Kyiv dilaporkan menewaskan lebih dari belasan orang dan menyebabkan banyak korban luka. Namun IOC menegaskan bahwa keputusan ini murni didasarkan pada aspek hukum dan kepatuhan terhadap regulasi Olimpiade.

Selain itu, IOC juga belum memberikan keputusan final terkait penggunaan atribut nasional Rusia di Olimpiade. Status bendera, lagu kebangsaan, warna resmi negara, maupun identitas nasional lainnya akan diputuskan pada waktu yang akan datang.

Persyaratan ketat juga masih diberlakukan terkait program antidoping. IOC menegaskan atlet Rusia wajib memenuhi seluruh regulasi antidoping yang berlaku, termasuk standar dari Badan Antidoping Dunia (WADA) dan federasi internasional masing-masing cabang olahraga.

Jika hingga menjelang Olimpiade 2028 Badan Antidoping Rusia (RUSADA) masih dinyatakan belum patuh oleh WADA, IOC akan meminta International Testing Agency (ITA) untuk melakukan pengujian independen terhadap seluruh atlet Rusia yang akan tampil.

Sebelumnya, IOC juga telah melonggarkan rekomendasi pembatasan terhadap atlet Belarus pada Mei lalu. Kini, pencabutan sanksi terhadap ROC menjadi sinyal baru bahwa peluang Rusia kembali tampil di panggung olahraga dunia semakin terbuka, meski tetap berada di bawah pengawasan ketat komunitas olahraga internasional.

Olimpiade Musim Panas 2028 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 14-30 Juli 2028 dengan Los Angeles, Amerika Serikat, sebagai tuan rumah.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Apa Kabar Mees Hilgers yang Lama Menepi karena Cedera ACL? Ngaku Sudah Kontak John Herdman

Kabar segar menghampiri lini pertahanan Timnas Indonesia. Bek tangguh Mees Hilgers menyuarakan optimismenya untuk bisa kembali mengenakan jersey Merah Putih ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT