Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Sandang Julukan Baru di Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate
- Instagram @hdecvolleyballteam
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Setelah resmi kembali berkarier di V-League bersama Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027, pevoli andalan Timnas Indonesia itu ternyata mendapat julukan baru dari media Negeri Ginseng.
Jika sebelumnya Megawati lebih akrab dikenal dengan sebutan "Megatron" berkat pukulan keras dan ketajamannya saat membela Red Sparks, kini media Korea swtvnews menyematkan julukan "Hijab Spiker" kepada opposite hitter berusia 26 tahun tersebut.
- Instagram @red__sparks
Dalam laporannya, swtvnews menyebut Megawati sebagai pemain voli berhijab Timnas Indonesia yang sukses mengantar Jung Kwan Jang menembus babak perebutan gelar pada musim 2024-2025.
Julukan baru itu sekaligus menjadi pengakuan atas identitas khas yang dimiliki Megawati sebagai salah satu atlet muslim paling menonjol di kompetisi voli Korea Selatan.
"'Hijab Spiker' Mega Kembali… Bergabung dengan Hyundai E&C sebagai Pemain Kuota Asia," tulis media Korea, swtvnews, dalam laporannya.
Media tersebut juga menyoroti kedatangan Megawati di Bandara Internasional Incheon pada 10 Juli 2026 untuk memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate.
- Instagram @hdecvolleyballteam
Klub tersebut merekrutnya sebagai pemain kuota Asia dengan harapan mampu memperkuat lini serang sekaligus membawa tim bersaing memperebutkan gelar juara V-League musim depan.
Performa impresif Megawati selama membela Jung Kwan Jang menjadi salah satu alasan utama Hyundai Hillstate merekrutnya.
Pada musim debut 2023-2024, ia langsung tampil mengesankan dengan mengumpulkan 736 poin, menjadi pencetak angka terbanyak di tim, masuk tujuh besar top skor liga, serta menempati posisi empat besar dalam efektivitas serangan.
Penampilannya semakin meningkat pada musim berikutnya. Megawati mengoleksi 802 poin dan finis di posisi ketiga daftar pencetak angka terbanyak V-League.
Ia bahkan menjadi pemain paling dominan dalam berbagai kategori serangan, termasuk efektivitas serangan keseluruhan, serangan terbuka, serangan waktu tunda, hingga serangan dari lini belakang.
Kontribusinya juga sangat terasa pada fase playoff. Megawati membantu Jung Kwan Jang menyingkirkan Hyundai Hillstate dengan agregat 2-1 sebelum membawa tim memaksa final berlangsung hingga gim kelima saat menghadapi Heungkuk Life.
Usai menyelesaikan musim kompetisi, Megawati sempat pulang ke Indonesia pada April 2025.
Load more