Kembali jumpa Vietnam di Babak Semifinal SEA V Cup 2026, Reidel Toiran Minta Indonesia Tampil Maksimal
- SEA V Cup
tvOnenews.com - Timnas Voli Putra Indonesia memastikan langkah ke semifinal SEA V Cup 2026 Leg 2 usai mengalahkan Filipina di laga terakhir fase grup.
Pada laga yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Jumat (24/7/2026) Timnas Voli Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1.
Kemenangan tersebut pun mengantarkan Indonesia finis sebagai juara Pool A sekaligus menjaga peluang mempertahankan performa impresif sepanjang turnamen.
- SEA V Cup
Indonesia tampil agresif sejak awal hingga berhasil menguasai jalannya pertandingan dan merebut dua set pembuka.
Rotasi pemain yang dilakukan setelah unggul membuat Filipina sempat memperkecil ketertinggalan dengan merebut satu set.
Namun, Timnas Voli Indonesia mampu kembali menemukan ritme permainan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Pelatih Reidel Toiran mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit setelah sempat kehilangan konsentrasi di tengah laga.
"Saya selalu bicara bahwa jika lawan meningkatkan level permainannya dan kami menurunkan intensitas bermain maka kami pasti akan kena dampaknya." kata Reidel Toiran.
"Dari situasi ini tidak masalah karena ini menjadi pengalaman untuk kami menghadapi laga berikutnya. Saya tidak memaksa para pemain karena tim ini masih dalam proses dan terpenting kami bisa meraih kemenangan," ujar pelatih asal Kuba itu.
Hasil tersebut membuat Indonesia kembali bertemu Vietnam pada babak semifinal SEA V Cup 2026 sebagai runner up Pool B.
- SEA V Cup
Pada putaran pertama di Candon City, Indonesia sempat menundukkan Vietnam dengan skor telak 3-0.
Meski memiliki modal positif, Reidel Toiran meminta para pemain tidak terlena menghadapi pertandingan penting tersebut.
"Menghadapi babak semifinal tentu semuanya harus maksimal. Siapapun lawannya, kami harus menampilkan permainan terbaik. Saya percaya kepada semua pemain." katanya.
"Saat ini terpenting untuk mereka menikmati pertandingan dan tidak bermain dalam tekanan berlebihan. Tekanan untuk menang memang pasti ada, tetapi jangan sampai hal itu menjadikan mereka stres," pungkas Toiran.
(akg)
Load more