News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Thailand Hajar Indonesia 3-0, Manajer Timnas Voli Putri Sebut Ada Perubahan Positif di AVC Women's Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa tumbang dari Thailand di AVC Women's Continental 2026, tetapi kekalahan tersebut tidak sepenuhnya dipandang negatif. Manajer Garuda Pertiwi justru melihat adanya perubahan positif dalam permainan anak asuh Marcos Sugiyama.
Senin, 24 Agustus 2026 - 21:38 WIB
Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Chelsa Berliana saat berhadapan dengan Thailand di AVC Women's Continental 2026.
Sumber :
  • asianvolleyball.com (AVC)

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa tumbang dari Thailand di AVC Women's Continental 2026, tetapi kekalahan tersebut tidak sepenuhnya dipandang negatif. Manajer Garuda Pertiwi justru melihat adanya perubahan positif dalam permainan anak asuh Marcos Sugiyama.

Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan dari Thailand lewat skor telak 0-3 (16-25, 18-25, dan 15-25) dalam pertandingan kedua Pool B di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin (24/8/2026). Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama setelah sebelumnya menang 3-0 dari Kazakhstan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand memang mampu mengontrol pertandingan sejak awal dan membuat Timnas Voli Putri Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Namun, bagi manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, laga tersebut memberikan pelajaran penting bagi skuad Merah Putih.

“Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami,” kata Luciana Taroreh.

Meski demikian, Luciana mengaku bahwa sejatinya Garuda Pertiwi menunjukkan perkembangan performa meski menelan kekalahan melawan Thailand. Salah satunya karena berkurangnya kesalahan sendiri dibandingkan laga sebelumnya.

“Meski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya,” tambahnya.

Chelsa Berliana dkk juga dinilai tetap berusaha menjalankan strategi yang sudah disiapkan meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan. Mereka mencoba menjaga intensitas permainan, memperkuat pertahanan, serta tetap berani mengambil peluang untuk menyerang.

“Mereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang,” tukasnya lagi.

Kekalahan dari Thailand pun menjadi bahan evaluasi sebelum Indonesia menghadapi pertandingan terakhir Pool B. Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Australia pada Rabu (26/8/2026).

“Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026,” tutupnya.

Berikut klasemen Pool B AVC Women's Continental 2026 per Senin (24/8/2026):

1. Thailand (2x main, 1x menang, 0x kalah, set 6-0, 6 poin)

2. Kazakhstan (2x main, 1x menang, 1x kalah, set 3-3, 3 poin)

3. Indonesia (2x main, 1x menang, 1x kalah, set 3-3, 3 poin)

4. Australia (2x main, 0x menang, 2x kalah, set 0-6, 0 poin)

(nad)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT