Ivan Gunawan Rancang Seragam Defile Tim Indonesia di Asian Para Games 2026, Bawa Makna Kemenangan
- NPC Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Desainer ternama Ivan Gunawan mendapat kepercayaan untuk merancang seragam defile kontingen Indonesia pada upacara pembukaan Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Tak sekadar mengedepankan unsur fesyen, busana yang akan digunakan atlet terbaik Indonesia tersebut membawa identitas batik sekaligus pesan kemenangan bagi para atlet Indonesia.
Ivan Gunawan terpilih sebagai desainer seragam khusus yang akan dikenakan kontingen Indonesia ketika mengikuti defile pembukaan Asian Para Games 2026. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, pada 18 Oktober 2026.
Ketua Umum National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun, mengatakan pemilihan desainer dilakukan melalui proses yang digagas Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani.
Menurut Senny, seragam defile merupakan bagian penting dari penampilan kontingen sehingga pembuatannya harus dipersiapkan secara matang.
"Ini merupakan gagasan dari bapak Reda, bahwa membuat seragam itu tidak bisa sembarangan. Mudah-mudahan Ivan Gunawan bisa menghadirkan desain yang sesuai keinginan kita bersama," kata Senny Marbun, Minggu (30/8/2026).
Proses pembuatan seragam tersebut kini telah berjalan dan Ivan Gunawan bersama timnya bahkan turun langsung ke Solo. Mereka bertemu dengan para atlet dan ofisial untuk melakukan pengukuran sekaligus memastikan busana yang dibuat sesuai dengan kebutuhan kontingen.
"Saya berharap semuanya senang dan bangga mengenakan seragam yang akan kita pakai di Nagoya nanti. Ini menentukan apa yang harus kita lakukan di Nagoya nanti," tutur Senny.
Ivan Gunawan mengaku kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus kebanggaan tersendiri dalam perjalanan kariernya sebagai desainer. Ia untuk pertama kalinya mendapat kesempatan merancang busana yang digunakan atlet dalam ajang olahraga profesional.
"Saya bersyukur banget. Di antara nama-nama desainer besar, lalu keluar dua nama dan pada akhirnya desain saya yang terpilih," kata Ivan Gunawan.
Untuk seragam defile tersebut, Ivan memilih konsep bertajuk Sekar Jagad Vijaya yang terinspirasi dari batik Sekar Jagad asal Madura. Menurutnya, pemilihan motif tersebut memiliki keterkaitan kuat dengan perjuangan para atlet Indonesia yang akan membawa nama bangsa di Jepang.
"Tahun ini bersama brand Ivan Gunawan, saya sedang mempopulerkan kembali batik sekar jagad dari Madura. Jadi dari motif Sekar Jagad ini, dengan saya kasih tambahan Vijaya, saya melihat motif ini relate banget untuk teman-teman yang nantinya akan berlomba di Jepang," jelas Igun.
Kata Vijaya sendiri memiliki makna kemenangan dan sengaja dipilih untuk memberikan doa serta semangat kepada para atlet Indonesia. Ivan berharap identitas tersebut dapat menjadi simbol perjuangan sekaligus membawa energi positif bagi kontingen Merah Putih.
"Vijaya itu sendiri memiliki arti dan melambangkan sebuah kemenangan. Insya Allah, dari nama baik, judul baik dan tema baik ini prestasi Indonesia bisa lebih membanggakan, meraih lebih banyak medali emas di Jepang nanti," imbuhnya.
Ivan juga sengaja datang ke Solo agar dapat berkomunikasi secara langsung dengan para atlet yang akan mengenakan hasil rancangannya. Ia mengaku kagum melihat perjuangan Kholidin dan para atlet lainnya yang mampu mencapai level dunia meski menghadapi berbagai keterbatasan.
"Saya hanya bisa memberikan semangat, memberikan support, karena buat saya mereka yang sudah menjadi atlet dengan kondisi yang mereka alami saja, buat aku sudah hebat banget," tutur Ivan Gunawan.
Di sisi lain, NPC Indonesia memastikan persiapan kontingen menuju Jepang terus dilakukan secara khusus. Tim yang bertugas melakukan pengecekan dan koordinasi bahkan telah diberangkatkan lebih dahulu untuk memastikan berbagai kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan.
Senny juga mengungkapkan bahwa kontingen Indonesia akan menuju Jepang menggunakan pesawat carteran yang disediakan pemerintah pusat. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian negara terhadap perjuangan atlet Indonesia di ajang olahraga disabilitas tingkat Asia.
"Kami berterima kasih kepada negara, kepada bapak Presiden Prabowo Subianto dan bapak Menpora Erick Thohir yang selalu melihat kita, selalu memperhatikan kita, sama dengan teman-teman kita yang non difabel," ungkap Senny.
Asian Para Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026. Sebanyak 45 kontingen akan bersaing memperebutkan ratusan medali emas dari 18 cabang olahraga.
Load more