Leo/Daniel Sumbang Medali Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026, Menpora Nantikan Prestasi dari Cabor Lainnya
- NOC Indonesia / Naif Muhammad Al as
tvOnenews.com - Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyumbangkan medali emas ketiga Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Keberhasilan tersebut membuat Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, berharap cabang olahraga lain segera mengikuti jejak mereka.
Leo/Daniel mengamankan emas setelah menaklukkan pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang, dalam pertarungan tiga gim.
- NOC Indonesia / Naif Muhammad Al as
Pasangan Indonesia menang 18-21, 21-13, 21-18 pada pertandingan final yang berlangsung sengit.
Erick menyambut positif pencapaian tersebut karena Indonesia semakin dekat dengan target empat medali emas.
"Ini prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," kata Erick.
Selain menambah koleksi emas Indonesia, kemenangan Leo/Daniel juga menciptakan catatan penting bagi bulu tangkis nasional.
Gelar tersebut menjadi emas ganda putra pertama Indonesia di Asian Games setelah terakhir kali diraih Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada Jakarta 2018.
Bulu tangkis Indonesia kini telah mengoleksi dua medali emas di Aichi-Nagoya 2026, melewati target awal satu emas.
Erick menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari persiapan dan kerja keras seluruh elemen tim bulu tangkis Indonesia.
- NOC Indonesia
Ia memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, serta seluruh pihak yang mempersiapkan kontingen.
"Karena setiap cabor harus menjaga komitmen untuk memenuhi target yang telah disepakati bersama," kata Erick.
Menpora juga menyoroti pencapaian angkat besi yang telah memenuhi target emas sesuai kesepakatan awal.
Menurut Erick, target tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet untuk memberikan performa terbaik sepanjang kompetisi.
Perjuangan Indonesia di Asian Games 2026 masih berlanjut dengan sejumlah cabang olahraga yang berpeluang menambah medali emas.
"Jadikan pencapaian emas ini sebagai pemacu semangat atlet-atlet kita yang masih berjuang untuk mendapatkan emas berikutnya," kata dia.
Erick memastikan dirinya akan terus mengawal perjuangan Kontingen Indonesia hingga pertandingan terakhir Asian Games 2026.
(ant/akg)
Load more