Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026, Pelatih Tim Voli Pantai Indonesia Ungkap Biang Kerok Kekalahan di Final
- NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro
tvOnenews.com - Tim voli pantai Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar/Sofyan Rachman membawa pulang medali perak dari Asian Games 2026.
Hal itu dipastikan setelah Bintang/Sofyan takluk dari pasangan Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, di babak final.
Indonesia membuka laga dengan skor 21-19. Namun, keadaan berubah setelah Bintang mengalami cedera ankle pada set kedua.
- NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro
Cedera terjadi saat Bintang melakukan blok dan kaki pemain Qatar menginjak kakinya.
Medical time out diberikan, tetapi Bintang memilih tetap bermain dengan pergerakannya yang terbatas karena cedera.
Kondisi itupun mempengaruhi performa Indonesia dimana sisi pertahanan mereka menjadi melemah sejak set yang kedua.
Sampai akhirnya, Qatar pun sukses merebut set kedua 21-16, lalu mengunci kemenangan 15-8 pada set penentuan.
Seusai laga, Pelatih Indonesia yakni Andy Ardyansyah mengatakan strategi tim berjalan sesuai rencana sebelum cedera terjadi.
"Untuk pertandingan ini kami sudah mengatur strategi dari tim pelatih dan sebenarnya sudah berjalan sesuai instruksi. Chance untuk menang juga kelihatan, karena set pertama sudah kami ambil," ujar Andy.
Andy menyebut cedera yang dialami Bintang pada set kedua benar-benar mengubah jalannya pertandingan.
"Yang tidak terduga adalah Bintang mengalami cedera ankle sampai tidak bisa berjalan dengan normal. Itu menjadi salah satu faktor karena rasa sakitnya membuat defense tidak bisa maksimal," katanya.
- NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro
"Cederanya cukup parah dan sangat mempengaruhi performance. Kami sempat meminta medical timeout, tetapi Bintang tetap memaksakan untuk bermain," ujar Andy.
Meski begitu, Andy tetap mensyukuri raihan medali perak ini yang sekaligus mengakhiri penantian podium voli pantai Indonesia sejak 2018.
"Untuk capaian ini sangat bagus. Terakhir kami meraih medali itu di Asian Games 2018 Jakarta. Insyaallah untuk Asian Games berikutnya kami bisa kembali meraih medali,” kata Andy.
"Setelah ini mereka akan ke Turki untuk pengumpulan poin, kemudian ke Jepang juga untuk mengumpulkan poin menuju Olimpiade," ungkap Andy.
(akg)
Load more