News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Jadi Korban Spike Petir Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Timnas Korea Bicara Blak-blakan soal Megatron

Pernah jadi korban spike petir Megawati Hangestri hingga tangan memerah, Kim Da-in, setter nomor 1 Timnas Voli Korea, kini bicara jujur soal Megatron.
Senin, 5 Oktober 2026 - 15:48 WIB
Megawati Hangestri dan rekan setimnya di Hyundai Hillstate, Kim Da-in.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kini tidak lagi menjadi lawan bagi Kim Da-in karena keduanya akan menjadi bagian penting dari tim Hyundai E&C Hillstate pada musim V-League 2026/2027.

Namun, sebelum berada di kubu yang sama, Kim Da-in ternyata pernah merasakan langsung kerasnya spike Megawati ketika masih menjadi lawan di Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman tersebut kembali menjadi sorotan menjelang debut kompetitif Megawati bersama Hyundai Hillstate.

Sang setter bahkan secara blak-blakan mengakui betapa kerasnya pukulan pemain berjuluk Megatron tersebut.

Momen tersebut terjadi ketika Megawati masih memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023/2024.

Saat itu, Megawati sedang menjalani musim pertamanya di V-League dan langsung mencuri perhatian berkat kekuatan serangannya.

Dalam salah satu pertandingan Red Sparks melawan Hyundai Hillstate, Megawati melepaskan spike keras yang mengarah ke area pertahanan lawan.

Kim Da-in yang ketika itu bertugas sebagai salah satu pemain di lini belakang tidak sempat menghindari laju bola.

Smash Megawati menghantam tubuhnya hingga membuat sang setter terjatuh sebelum akhirnya kembali melanjutkan pertandingan.

Lewat tayangan video di kanal YouTube resmi Hyundai Hillstate, setter tersebut mengungkap pengalamannya ketika harus menghadapi dua mesin serangan lawan.

“Aku terkena pukulan Mega 1 kali dan Gia 1 kali,” ujar Kim Da-in seusai pertandingan.

Kim Da-in kemudian membandingkan pukulan Megawati dengan serangan Gia, pemain asing yang juga pernah menjadi lawannya.

Menurutnya, serangan Gia lebih banyak mengandalkan placing sehingga dampaknya tidak terlalu terasa. Berbeda dengan Megawati yang memiliki power sangat besar.

"Ah, tapi sedikit (sakit). Spike Gia itu pukulan placing jadi tidak terlalu keras. Tapi spike Mega beneran keras, sampai merah, lihat ini. Pukulan dia (Megawati Hangestri) sangat keras," jelasnya.

Kim Da-in saat Jadi Korban Spike Keras Megawati Hangestri
Kim Da-in saat Jadi Korban Spike Keras Megawati Hangestri
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Pengakuan tersebut menggambarkan bagaimana kerasnya serangan Megawati dari sudut pandang pemain yang pernah menjadi sasaran pukulannya.

Tidak mengherankan jika Megawati kemudian mendapatkan julukan Megatron karena kekuatan serangannya menjadi salah satu senjata utama sepanjang dua musim bersama Red Sparks.

Tak sampai di situ, Kim Da-in bahkan memberikan penilaian sederhana tetapi cukup menggambarkan kualitas pemain Indonesia tersebut.

"Mega memang jago," pungkas Kim Da-in.

Kini, ada perubahan menarik yang terjadi beberapa tahun setelah momen tersebut.

Kim Da-in yang sebelumnya harus berusaha menghentikan serangan Megawati kini justru akan menjadi salah satu pemain yang bertugas membangun serangan bersama sang opposite.

Megawati resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate setelah meninggalkan Red Sparks. Sementara Kim Da-in tetap menjadi bagian penting dari klub asal Suwon tersebut.

Artinya, keduanya sekarang berada dalam satu tim.

Kim Da-in akan memiliki tugas mengatur distribusi bola, sedangkan Megawati menjadi salah satu opsi utama untuk menyelesaikan serangan.

Perubahan status tersebut membuat chemistry Kim Da-in dan Megawati menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diperhatikan sepanjang musim 2026/2027.

Megawati Hangestri dan kapten Hillstate Kim Da-in
Megawati Hangestri dan kapten Hillstate Kim Da-in
Sumber :
  • YouTube Hyundai E&C Hillstate

Peran Kim Da-in di Hillstate sendiri bukan sembarangan.

Setter tersebut merupakan salah satu pemain berpengalaman di kompetisi Korea dan juga memiliki pengalaman membela tim nasional Korea Selatan.

Selain Megawati, Hillstate juga memiliki Jordan Wilson sebagai pemain asing lainnya.

Dalam persiapan menuju musim baru, Megawati dan Jordan bahkan sudah terlihat dimainkan bersamaan ketika Hillstate menjalani uji tanding tertutup melawan Pink Spiders.

Komposisi tersebut semakin menarik karena Kim Da-in juga diproyeksikan menjadi salah satu pengatur serangan utama ketika Hillstate tampil di kompetisi resmi.

Dengan kata lain, formula Kim Da-in–Megawati–Jordan Wilson berpotensi menjadi salah satu senjata utama Hillstate.

Sejak bergabung dengan Red Sparks pada musim 2023/2024, Megawati langsung menunjukkan produktivitas tinggi.

Pada musim debutnya, pemain asal Jember tersebut mencatat 736 poin dan menjadi pencetak angka terbanyak Red Sparks. Ia juga mencatat tingkat keberhasilan serangan 43,95 persen.

Performa Megawati bahkan meningkat pada musim keduanya.

Ia membukukan 802 poin dan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak angka liga. Tingkat keberhasilan serangannya mencapai 48,06 persen dan ia memimpin sejumlah kategori serangan.

Megawati juga menjadi bagian penting dari perjalanan Red Sparks menuju final V-League 2024/2025.

Red Sparks berhasil melewati playoff sebelum akhirnya bertemu Pink Spiders di partai puncak. Seri final berlangsung hingga lima pertandingan sebelum Pink Spiders keluar sebagai juara.

Catatan tersebut menjadi alasan mengapa kedatangan Megawati ke Hyundai Hillstate mendapat perhatian besar.

Duet Kim Da-in dan Megawati semakin dinantikan karena keduanya akan memasuki fase penting sebelum V-League 2026/2027.

KOVO Cup 2026 akan menjadi kompetisi resmi yang mempertemukan Megawati dengan klub barunya. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Yeosu Jinnam Gymnasium pada 11-18 Oktober 2026.

Hyundai Hillstate berada di Grup B dan dijadwalkan menghadapi Korea Expressway Hi-Pass pada 14 Oktober, kemudian GS Caltex pada 16 Oktober.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapan BSU 2026 Cair? Ini Jadwal Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu

Kapan BSU 2026 Cair? Ini Jadwal Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu

Kapan BSU 2026 cair? Simak jadwal penyaluran bantuan Rp900 ribu, syarat penerima, dan cara cek status BSU melalui link resmi Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.
Ratusan Massa Geruduk SDN 01 Kebondalem Buntut Tewasnya Siswa Dibully Kakak Kelas: Mana Kepala Sekolah?

Ratusan Massa Geruduk SDN 01 Kebondalem Buntut Tewasnya Siswa Dibully Kakak Kelas: Mana Kepala Sekolah?

Viral di media sosial ratusan orang tua siswa hingga masyarakat menggeruduk SDN 01 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah pada Senin (5/10/2026).
Timnas Day Malam Ini! Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Waktunya Garuda Juara!

Timnas Day Malam Ini! Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Waktunya Garuda Juara!

Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Dukungan suporter SUGBK mengiringi misi Garuda merebut trofi perdana turnamen.
Pameran “Wahyu Tumurun” Hadirkan Perpaduan Seni dan Warisan Budaya di Yogyakarta

Pameran “Wahyu Tumurun” Hadirkan Perpaduan Seni dan Warisan Budaya di Yogyakarta

Hari Batik Nasional 2026 di Yogyakarta diramaikan oleh Collective Art Exhibition “Wahyu Tumurun”, pameran perpaduan karya seni dengan kekayaan warisan budaya
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand Menurut Media Vietnam: Garuda Cuma Bisa Menang Tipis?

Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Thailand Menurut Media Vietnam: Garuda Cuma Bisa Menang Tipis?

Prediksi skor Timnas Indonesia vs Thailand dari media Vietnam mengarah 1-0 untuk Garuda. Simak analisis, pemain kunci, dan faktor penentu final FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Vietnam 1-0, Gol Fergus Tierney Jadi Pahlawan

Malaysia Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Vietnam 1-0, Gol Fergus Tierney Jadi Pahlawan

Malaysia meraih posisi ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Vietnam 1-0. Fergus Tierney menjadi pahlawan Harimau Malaya lewat gol tunggalnya di babak kedua.

Trending

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera ke Sjafrie Sjamsoeddin hingga Agus Subiyanto

Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera oleh Presiden ini tertuang di Keppres Nomor 87/TK/2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera
10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

10 Link Twibbon HUT ke-81 TNI , Bagikan ke Media Sosial untuk Ucapan Dirgahayu TNI 2026

Berikut 10 link twibbon peringatan HUT TNI ke-81, bagikan ke media sosial untuk ucapan Dirgahayu TNI 2026.
Sepak Takraw Indonesia  Raih 4 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski Pemain Terbatas

Sepak Takraw Indonesia Raih 4 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski Pemain Terbatas

Sepak takraw Indonesia membawa pulang satu perak dan tiga perunggu dari Asian Games 2026. PSTI mengungkap minimnya pemain menjadi kendala utama tim.
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam di Upacara HUT TNI ke-81

Di tengah upacara HUT TNI ke-81, Presiden Prabowo melantik enam Pangdam serta resmikan 204 Satuan Baru TNI
Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari Ini BEM Seluruh Indonesia Sampaikan Aspirasi di Gedung DPR dan Mengawal RUU Sisdiknas

Hari ini 5 Oktober 2026, ada aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa. Mereka disebut BEM Seluruh Indonesia yang berencana mengawal RUU Sisdiknas di Gedung DPR.
Intip Harta Kekayaan Kalapas Cibinong yang Dipecat Buntut Temuan Kamar Sel Mewah

Intip Harta Kekayaan Kalapas Cibinong yang Dipecat Buntut Temuan Kamar Sel Mewah

Sosok Wisnu Hani Putranto mendadak jadi pusat perhatian publik usai dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Cibinong dan dipecat dari -
Beras Fortifikasi Sempat Ramai Dibicarakan, Apa Bedanya dengan yang Jenis Biasa?

Beras Fortifikasi Sempat Ramai Dibicarakan, Apa Bedanya dengan yang Jenis Biasa?

Perbandingan beras fortifikasi & beras biasa di kandungan mikronutriennya. Jenis yang biasa mempunyai gizi alami, sedangkan fortifikasi dapat tambahan vitamin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT