News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setter Nomor 1 Korea Pernah Blak-blakan Soal Megawati Hangestri dan Giovanna Milana, Ungkap Perbedaan Keduanya

Kim Da-in pernah merasakan kerasnya smash Megawati Hangestri dan membandingkannya dengan Giovanna Milana. Begini kata setter nomor 1 Korea itu.
Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25 WIB
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana saat di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

tvOnenews.com - Setter Hyundai E&C Hillstate, Kim Da-in, ternyata pernah merasakan langsung kerasnya serangan Megawati Hangestri Pertiwi ketika keduanya masih berstatus sebagai lawan di Liga Voli Korea.

Menariknya, Kim Da-in tidak hanya mengingat smash Megawati. Ia juga pernah membandingkan pukulan pemain berjuluk Megatron tersebut dengan serangan Giovanna Milana atau Gia, pemain Amerika Serikat yang juga pernah menjadi salah satu mesin poin di V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbandingan tersebut muncul dari pengalaman Kim Da-in ketika harus menerima serangan kedua pemain asing tersebut.

Megawati pertama kali merasakan atmosfer V-League pada musim 2023/2024 bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Megawati Hangestri dan Kim Da-in.
Megawati Hangestri dan Kim Da-in.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram @hdecvolleyballteam

Pada musim tersebut, Megawati langsung mencuri perhatian karena kemampuan menyerangnya. Power besar yang dimilikinya membuat pemain asal Jember tersebut kemudian mendapatkan julukan Megatron.

Salah satu pemain yang pernah merasakan langsung kerasnya smash Megawati adalah Kim Da-in.

Ketika Red Sparks menghadapi Hyundai Hillstate, Megawati melepaskan serangan keras ke area pertahanan lawan. Kim Da-in yang berada di barisan belakang tidak sempat menghindari laju bola.

Bola hasil spike Megawati mengenai tubuh sang setter hingga membuatnya terjatuh. Momen tersebut kemudian menjadi kenangan tersendiri bagi Kim Da-in.

Dalam tayangan video di kanal YouTube resmi Hyundai Hillstate, Kim Da-in mengungkap bahwa dirinya pernah terkena serangan dari Megawati dan Gia.

“Aku terkena pukulan Mega 1 kali dan Gia 1 kali,” ujar Kim Da-in seusai pertandingan.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi menarik karena Kim Da-in secara langsung membandingkan karakter serangan kedua pemain.

Menurut Kim Da-in, pukulan Gia dan Megawati memiliki karakter berbeda.

Serangan Gia disebut lebih banyak mengandalkan placing sehingga tidak terasa sekeras smash Megawati.

Sementara itu, Megawati mengandalkan power besar ketika melakukan serangan.

"Ah, tapi sedikit (sakit). Spike Gia itu pukulan placing jadi tidak terlalu keras. Tapi spike Mega beneran keras, sampai merah, lihat ini. Pukulan dia (Megawati Hangestri) sangat keras," jelasnya.

Pengakuan Kim Da-in tersebut memberikan gambaran menarik mengenai perbedaan dua pemain yang sama-sama pernah menjadi andalan serangan di V-League.

Gia lebih dikenal dengan variasi serangan dan kemampuan menempatkan bola, sedangkan Megawati memiliki salah satu senjata yang sangat menonjol berupa kekuatan pukulan.

Bagi Kim Da-in, perbedaan tersebut bahkan terasa ketika dirinya menjadi penerima serangan.

Tak heran jika pengalaman menghadapi Megawati meninggalkan kesan tersendiri.

Kim Da-in pun tidak membutuhkan penjelasan panjang ketika memberikan penilaian terhadap Megawati.

"Mega memang jago," pungkas Kim Da-in.

Megawati Hangestri di sesi latihan Hillstate
Megawati Hangestri di sesi latihan Hillstate
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Hal paling menarik dari cerita tersebut adalah perubahan hubungan keduanya.

Saat itu, Kim Da-in harus berusaha mengantisipasi smash Megawati sebagai lawan.

Kini, ia justru berpotensi menjadi salah satu pemain yang paling sering memberikan umpan kepada Megawati.

Kim Da-in tetap menjadi bagian dari Hyundai Hillstate, sementara Megawati datang ke klub asal Suwon tersebut sebagai pemain kuota Asia.

Perubahan ini membuat hubungan setter dan opposite tersebut sangat layak diperhatikan.

Sebagai setter, Kim Da-in bertugas membaca situasi permainan dan menentukan distribusi bola. Sementara Megawati akan menjadi salah satu opsi utama untuk menyelesaikan serangan.

Chemistry keduanya akan menjadi bagian penting dalam upaya Hillstate membangun pola permainan baru.

Apalagi, Megawati bukan satu-satunya pemain asing yang dipersiapkan Hillstate.

Klub tersebut juga memiliki Jordan Wilson yang diproyeksikan memperkuat sektor serangan.

Kehadiran dua pemain asing membuat Kim Da-in memiliki sejumlah pilihan dalam mendistribusikan bola.

Megawati dapat menjadi opsi dari posisi opposite, sedangkan Jordan Wilson memberikan alternatif serangan dari sisi luar.

Menariknya, penggemar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat bagaimana kombinasi tersebut bekerja dalam pertandingan resmi.

KOVO Cup 2026 akan menjadi salah satu panggung pertama Megawati bersama Hyundai Hillstate sebelum V-League 2026/2027 dimulai.

Turnamen tersebut berlangsung di Yeosu Jinnam Gymnasium pada Oktober 2026.

Hillstate berada di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX. Mereka dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober dan GS Caltex pada 16 Oktober.

Bagi Kim Da-in dan Megawati, turnamen itu juga bisa menjadi awal dari hubungan baru di dalam lapangan.

Jika dahulu Kim Da-in pernah terjatuh setelah menjadi sasaran smash Megawati, kini ia justru memiliki tugas untuk membuat smash Megatron kembali menjadi senjata mematikan Hyundai Hillstate.

Perubahan peran itulah yang membuat duet keduanya menjadi salah satu kombinasi paling menarik untuk dinantikan pada musim V-League 2026/2027.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaji UMR Jakarta Mau Beli Xiaomi 17? Jangan Kaget Lihat Berapa Persen Gaji yang Harus Disiapkan

Gaji UMR Jakarta Mau Beli Xiaomi 17? Jangan Kaget Lihat Berapa Persen Gaji yang Harus Disiapkan

Xiaomi 17 dibanderol mulai Rp14,999 juta, sedangkan UMP Jakarta 2026 Rp5,73 juta. Berapa persen gaji yang harus disiapkan untuk membeli HP flagship ini?
Rocky Gerung Blak-blakan Soal Alasan Masuk Lingkaran Istana: Ingin Pikiran Saya Tiba Dua Detik di Kuping Presiden

Rocky Gerung Blak-blakan Soal Alasan Masuk Lingkaran Istana: Ingin Pikiran Saya Tiba Dua Detik di Kuping Presiden

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung mengingatkan pentingnya kepiawaian mengelola persepsi publik dalam menjembatani arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
Kata Andovi da Lopez Soal Tantangan Perannya dalam Film Bapak Paling Jujur: Harus Mengerti Filosofi Pemimpin

Kata Andovi da Lopez Soal Tantangan Perannya dalam Film Bapak Paling Jujur: Harus Mengerti Filosofi Pemimpin

Kini Andovi kembali menjajal kemampuan aktingnya di film terbaru berjudul Bapak Paling Jujur, sebuah film drama-komedi garapan sang sutradara Fajar Nugros.
Dinkes Pemkot Bandung Buka Suara soal Dugaan Kasus Keracunan Massal di Restoran 88 Seoul: Masih Investigasi

Dinkes Pemkot Bandung Buka Suara soal Dugaan Kasus Keracunan Massal di Restoran 88 Seoul: Masih Investigasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Bandung pun angkat bicara terkait dugaan keracunan massal pada sejumlah pelanggan yang menyantap makanan korea di 88 Seoul.
Kesaksian Ibu Korban Sebelum Bocah SD Pemalang Meninggal: Bukan Pola Makan, seperti Ada Pukulan di Perut

Kesaksian Ibu Korban Sebelum Bocah SD Pemalang Meninggal: Bukan Pola Makan, seperti Ada Pukulan di Perut

Sambil menahan tangis, Ibu bocah SD di Pemalang mengenang perubahan kondisi anaknya sebelum meninggal. Dokter disebut menemukan tanda seperti pukulan
Liverpool Disarankan Pulangkan Jarell Quansah ke Anfield: Keputusan yang Sangat Tepat untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool Disarankan Pulangkan Jarell Quansah ke Anfield: Keputusan yang Sangat Tepat untuk Gantikan Virgil van Dijk

Klub Liga Inggris, Liverpool mendapat saran untuk memulangkan Jarell Quansah ke Anfield. Bek berusia 23 tahun itu dinilai sebagai penerus ideal Virgil van Dijk.

Trending

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti, sementara media Thailand menyoroti perjuangan timnya
Polisi Temukan 12 Batang Ganja di Ladang Warga, Seorang Pria Diamankan

Polisi Temukan 12 Batang Ganja di Ladang Warga, Seorang Pria Diamankan

Polisi mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ganja yang ditanam di areal perladangan warga di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan Panei, Kabupaten
Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Usai Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, akun resmi sepak bola Thailand justru dibanjiri komentar netizen Garuda yang memberikan apresiasi dan rasa.
FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA memberi sorotan khusus terhadap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand secara dramatis adu penalti
Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Timnas Indonesia resmi keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan dramatis menghadapi Thailand.
Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia Sorot Perjuangan Timnas Indonesia Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Pantang Menyerah

Media Malaysia mengakui keberhasilan timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Garuda menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti, Senin (05/10/2026).
Reaksi Rayo Vallecano usai Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Rayo Vallecano usai Emil Audero Jadi Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Rayo Vallecano memperlihatkan reaksi atas kesuksesan Emil Audero menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sang kiper menjadi pahlawan untuk Timnas Indonesia di laga final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT