600 Perenang dari 5 Negara akan Ramaikan Ajang 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 di Jakarta
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang renang internasional bertajuk 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026.
Ajang 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 18 Oktober mendatang.
Ini menjadi kali kedua Indonesia dipercaya menyelenggarakan salah satu kompetisi renang masters terbesar di kawasan Asia Tenggara.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Kejuaraan tersebut akan menghadirkan hampir 600 perenang dari 76 klub di lima negara Asia Tenggara yang siap bersaing di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Kelima negara yang akan berpartisipasi adalah Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyambut positif tingginya antusiasme peserta dalam kejuaraan tersebut.
Sosok yang juga menjabat Ketua Panitia Pengarah 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 itu berharap ajang ini mampu menghadirkan persaingan berkualitas.
Harlin yang merupakan anggota Masters Technical Committee World Aquatics bahkan membuka peluang terciptanya sejumlah rekor baru.
Menurutnya, para peserta tidak hanya akan bersaing untuk memecahkan rekor SEAA Masters, tetapi juga berpeluang mencatatkan rekor dunia renang masters.
Pada 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Shauna Krkalo.
Ia tercatat sebagai pemegang rekor dunia renang masters kelompok umur 45 hingga 49 tahun kategori putri.
Shauna dijadwalkan tampil mewakili komunitas renang URPA ITB dalam kejuaraan yang berlangsung di Jakarta.
"Di antara peserta 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 ini ada pemegang rekor dunia renang masters di KU 45 - 49 wanita, yaitu Shauna Krkalo yg akan berlomba mewakili Komunitas Renang URPA ITB Mudah-mudahan bisa ada pemecahan rekor dunia renang masters di Stadion Akuatik GBK," ujar Harlin, Jumat (9/10/2026).
Harlin berharap 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 tak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi tapi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan popularitas olahraga renang di Indonesia.Â
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Harlin juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026.
Ia berharap dukungan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri olahraga akuatik sekaligus pembinaan atlet Indonesia.
"Masters Swimming berkembang pesat di Indonesia, dan seluruh dunia karena para perenang masters ini kan dari segala usia, asal di atas 25 dan berasal dari berbagai kalangan, ada mantan atlet renang dan akuatik lainnya, para penggemar renang, sport enthusiast cabor lain seperti triathlon, finswimming, Aquarox, dan lain sebagainya. Ini sejalan dengan misi Akuatik Indonesia untuk lebih mempopulerkan cabor Akuatik khususnya renang dengan gerakan Ayo Berenang," kata Harlin
"Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung event ini. Dengan banyaknya dukungan terhadap event2 seperti ini akan memajukan industri olahraga Akuatik Indonesia, sehingga dapat mendukung pula pembinaan atlet-atlet Indonesia ke panggung dunia," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Panitia 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Anita Sapardjiman, mengaku terkejut melihat tingginya jumlah peserta yang mendaftar.Â
Pasalnya, angka partisipasi dalam kejuaraan tahun ini berhasil melampaui target yang sebelumnya ditetapkan panitia.
Peningkatan tersebut terlihat apabila dibandingkan dengan penyelenggaraan kejuaraan renang masters Asia Tenggara pertama pada 2019 yang saat itu hanya diikuti 344 peserta.
"Kalau kita lihat renang master se-Asia Tenggara pertama tahun 2019 di Indonesia itu, pesertanya 344, tapi yang sekarang jg di Indonesia menembus hampir 600 perenang master. Jadi terima kasih sekali untuk support dari atlet renang master yang begitu luar biasa", ucap Anita.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Anita juga berharap perkembangan renang masters dapat membuka kesempatan lebih luas bagi para atlet yang telah menyelesaikan masa persaingan di kelompok umur.
"Kita berharap ke depannya peserta kategori umur renang master di Indonesia bisa semakin muda muda dari yang sekarang 25 tahun agar para atlet renang yang selesai di persaingan kompetisi Kelompok Umur tidak kosong terlalu lama untuk bisa mengikuti persaingan di renang master", harapan dari Ketua Panitia 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026.
Kejuaraan tahun ini juga menarik perhatian karena menghadirkan peserta dari berbagai generasi dengan rentang usia yang cukup jauh.
Pertandingan akan menggunakan kolam sepanjang 25 meter atau short course, berbeda dengan kolam long course yang mempunyai panjang 50 meter.
Untuk kategori peserta termuda, Ryeza Aaron Naipospos dari klub IMS tercatat sebagai perenang putra dengan tanggal lahir 23 Oktober 2001. Sementara itu, kategori putri diwakili Azka Fitri Humaira dari komunitas Teman Renang Indonesia yang lahir pada 18 Desember 2001.
Pada kelompok usia senior, Rahardjo Djojonegoro dari klub IMS menjadi peserta putra tertua dengan usia yang tercatat mencapai 86 tahun dan tanggal lahir 2 Desember 1940.
Adapun peserta putri tertua adalah Kartini Sapardjiman yang juga berasal dari IMS, dengan usia tercatat 86 tahun dan lahir pada 4 April 1940.
Keberagaman usia tersebut memperlihatkan bahwa renang masters bukan hanya menjadi ajang persaingan untuk mengejar prestasi.
Kejuaraan ini juga mengedepankan kebugaran, kesehatan, kegembiraan, dan persahabatan melalui semangat Fit, Fun and Friendships yang diusung PB Akuatik Indonesia.
Penyelenggaraan 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 turut mendapat dukungan BRI sebagai sponsor utama, bersama PT Cakrawala Langit Sejahtera, PT Freeport Indonesia, BTN, Pertamina, TASPEN, Petromine, Adaro, PT Dire Pratama, Bakrie Pipe Industries, Danone, ISG, dan GMC.
Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pertandingan dapat datang ke Stadion Akuatik GBK pada 17-18 Oktober 2026 mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB tanpa dipungut biaya masuk.
(igp)
Load more