Belum Genap Seminggu Latih Red Sparks, Kwon Soon-chan Langsung Dapat Ujian Berat
- KOVO
Namun, ia melihat masih ada persoalan dalam kerja sama antarpemain yang perlu diperbaiki
Menurutnya, terlalu banyak kesalahan dapat menghambat potensi tim meskipun para pemain memiliki kualitas yang baik.
"Secara individu, mereka adalah pemain yang cukup bagus, tetapi sayangnya mereka melakukan terlalu banyak kesalahan dalam hal kerja sama tim. Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk mengintegrasikan para pemain tersebut untuk mengurangi kesalahan dan membangun tim yang memanfaatkan kekuatan mereka. Kami tidak dapat mengubah semuanya sekaligus, tetapi yang penting adalah membuat tim menjadi solid, stabil, dan kuat."
Dalam pertandingan debut Kwon, Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders dengan skor 1-3 (25-18, 23-25, 16-25, 25-27).
Hasil tersebut cukup menarik karena Red Sparks sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Mereka mengambil inisiatif pada set pertama melalui serangan terorganisasi dan permainan yang cukup efektif.
Bahkan, Red Sparks mencatatkan tingkat keberhasilan serangan sebesar 48,4 persen pada set pembuka. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Heungkuk Life yang hanya mencapai 31,3 persen.
Keunggulan itu memperlihatkan bahwa Red Sparks mampu memberikan perlawanan meskipun persiapan bersama pelatih baru berlangsung singkat.
Sayangnya, konsistensi permainan mereka belum terjaga hingga akhir pertandingan. Pink Spiders mampu bangkit pada set kedua dan mempertahankan momentum pada dua set berikutnya.
Situasi Red Sparks juga tidak sepenuhnya ideal karena mereka harus bermain tanpa penyerang andalan Vanja Bukiric yang mengalami cedera.
Absennya pemain tersebut menjadi tantangan tambahan bagi Kwon dalam menentukan komposisi dan strategi serangan.
Meski kalah, penampilan Red Sparks pada set pertama memberikan gambaran bahwa tim tersebut memiliki potensi untuk berkembang.
Pekerjaan Kwon berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan dan mengurangi kesalahan ketika menghadapi tekanan lawan.
Pertemuan dengan Heungkuk Life memiliki latar belakang tersendiri bagi Kwon. Sebelum kembali menangani tim profesional, ia pernah menduduki posisi pelatih kepala di klub tersebut, tetapi kemudian diberhentikan di tengah musim melalui proses yang sempat dipertanyakan.
Meski demikian, Kwon menegaskan bahwa status Heungkuk Life sebagai mantan klubnya tidak membuat pertandingan kali ini terasa berbeda.
Load more