News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jendi Pangabean Tak Gentar Usia 35 Tahun, Siap Pertahankan Emas di Asian Para Games 2026

Jendi Pangabean bertekad mempertahankan prestasi emas meski kini harus menghadapi tantangan usia dan persaingan yang semakin ketat.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:02 WIB
Jendi Pangabean
Sumber :
  • NPC Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean berambisi untuk kembali membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. Menjadi atlet tersukses di ASEAN Para Games, Jendi kini siap unjuk gigi di Asian Para Games 2026. 

Jendi Pangabean bertekad mempertahankan prestasi emas meski kini harus menghadapi tantangan usia dan persaingan yang semakin ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asian Para Games 2026 menjadi penampilan keempat Jendi di ajang multievent para olahraga terbesar di Asia. Atlet asal Sumatera Selatan tersebut sebelumnya sukses meraih emas nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi S9 pada Asian Para Games 2018 dan 2022.

Memasuki usia 35 tahun, Jendi menyadari persaingan di Nagoya tidak akan mudah. Namun, pengalaman panjang dan hasil positif pada ASEAN Para Games 2025 menjadi modal penting untuk kembali memberikan prestasi bagi Merah Putih.

Jendi bahkan tampil gemilang di ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan mengoleksi tujuh medali emas. Capaian tersebut membuat kepercayaan dirinya meningkat, tetapi ia tetap sadar level Asian Para Games jauh lebih tinggi.

"Persiapannya sekarang sudah persiapan pra-pertandingan. Program sudah siap menuju pertandingan. Kita sudah hampir 100 persen. Besok (Selasa) kita berangkat, kita harus fight," ujar Jendi, Senin (12/10/2026).

Pelatih menargetkan Jendi membawa pulang medali dari Nagoya. Kendati demikian, ia memilih tidak menjadikan target tersebut sebagai beban dan hanya ingin memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia.

"Mudah-mudahan, berharap yang terbaik untuk Indonesia, bisa menyumbangkan medali," katanya. Jendi menilai fokus dan konsistensi menjadi kunci untuk menghadapi persaingan di Jepang.

"Tentu ini event yang lebih besar dari ASEAN Para Games kemarin, jadi saya harus benar-benar fokus di sini untuk bisa menghasilkan yang terbaik untuk Indonesia," tutur Jendi. 

Ia pun mengakui faktor usia menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kerja lebih keras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini menjadi tantangan yang berat juga buat saya, karena umur saya sudah tidak muda lagi. Jadi saya harus lebih kerja keras lagi di Asian Para Games yang di Nagoya ini," ungkapnya.

Dukungan keluarga juga menjadi sumber motivasi Jendi meski istri dan anaknya tidak dapat hadir langsung di Jepang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Mana Pria Y Pertama Kali Bertemu Ruben Onsu?

Di Mana Pria Y Pertama Kali Bertemu Ruben Onsu?

Pris inisial Y yang terekam dalam video viral mengungkap awal mula perkenalan dengan presenter ternama, Ruben Onsu tak lepas saat menjadi host acara tvOne.
Sanksi Empat Pelaku Bullying di Telkom University: Satu Mahasiswa di-DO, Satu Diskors, Dua Lainnya Ikut Kegiatan Sosial

Sanksi Empat Pelaku Bullying di Telkom University: Satu Mahasiswa di-DO, Satu Diskors, Dua Lainnya Ikut Kegiatan Sosial

Sanksi terhadap empat pelaku bullying atau perundungan di Telkom University telah ditetapkan. Satu mahasiswa di-DO, satu mahasiswa lainnya diskors selama dua semester dan dua mahasiswa lainnya dikenai sanksi etik.
Kemenhut Ambil Langkah Tegas soal Karhutla, 31 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya

Kemenhut Ambil Langkah Tegas soal Karhutla, 31 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya

Pemerintah tengah berfokus dan berupaya maksimal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah, paling besar Kalimantan
Perlengkapan Tim Dijarah Hingga Singgung Mental Pemain, Persib U-18 Minta Penundaan Laga EPA

Perlengkapan Tim Dijarah Hingga Singgung Mental Pemain, Persib U-18 Minta Penundaan Laga EPA

Insiden ini terjadi setelah oknum suporter melakukan penyerangan pada bus yang ditunggangi oleh Persib U-18, termasuk pengrusakan bus, penyerangan pada staf tim hingga penjarahan perlengkapan tim. 
Tegas! Awkarin Singgung A Juju Usai Ditegur Lewat DM Instagram Soal Isu Karhutla

Tegas! Awkarin Singgung A Juju Usai Ditegur Lewat DM Instagram Soal Isu Karhutla

Dianggap tidak bersuara atas musibah karhutla yang terjadi di Kalimantan, selebgram Awkarin atau Karin Novilda semprot A Juju lewat Instagram Stories-nya..
Calvin Verdonk Cs Terima Kabar Superburuk Jelang Hadapi Arsenal di Liga Champions, Lille Kehilangan Pemain Kunci

Calvin Verdonk Cs Terima Kabar Superburuk Jelang Hadapi Arsenal di Liga Champions, Lille Kehilangan Pemain Kunci

Lille mendapatkan kabar buruk menjelang pertandingan melawan Arsenal di Liga Champions. Calvin Verdonk kehilangan salah satu rekan setimnya yang penting.

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, mengalami kenaikan 1.917 titik pada Senin 12 Oktober 2026. Atas kenaikan hotspot tersebut, membua
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak pernah benci dengan Indonesia, ternyata Radja Nainggolan punya kisah miris dengan orang yang mengalirkan darah Indonesia padanya, yakni ayahnya sendiri. 
Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dean James sempat menjadi Si Anak Hilang setelah terkena skandal paspor yang melibatkan para pemain naturalisasi kelahiran Belanda di akhir musim 2025-2026 lalu. 
Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Bukan Cuma Shin Tae-yong, Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Ini Jadi Perbincangan usai Persija Menang Telak

Persija Jakarta menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta, media Korea soroti Shin Tae-yong dan Kwon Chang-hoon yang mencetak gol debut serta menyumbang satu assist.
Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Bandara di Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Buka Suara Soal Nasib Calon Jemaah Umrah Indonesia

Situasi mencekam melanda kawasan ibu kota Arab Saudi usai serangan kelompok Houthi menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT