Saptoyogo Purnomo Bidik Catat Rekor di Asian Para Games 2026, Misi Pertahankan 3 Emas
- ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/tom.
Jakarta, tvOnenews.com - Atlet lari Indonesia, Saptoyogo Purnomo memasang target tinggi untuk mempertajam catatan waktunya di Asian Para Games 2026. Ia bahkan memiliki misi saat tampil di nomor 100 meter T37.
Saptoyogo Purnomo mengaku bahwa dirinya ingin memenuhi target catatan waktu terbaik di Asian Para Games 2026. Sprinter para atletik Indonesia itu membidik waktu 11,10 detik pada nomor 100 meter T37.
"Untuk target best time, semoga bisa pecah rekor. Semoga sekarang 11,10 detik," kata Saptoyogo Purnomo.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Saptoyogo yang datang ke Jepang dengan status juara bertahan Asian Para Games. Atlet berusia 28 tahun itu ingin kembali menguasai nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter T37 seperti yang dilakukannya pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
"Untuk target, semoga seperti di Hangzhou mendapatkan tiga medali emas. Semoga kali ini mendapatkan tiga medali emas lagi karena ini mempertahankan gelar juga," ujar atlet yang akan turun di empat nomor tersebut.
Sebelumnya di edisi 2022, Saptoyogo tampil impresif dengan merebut emas 100 meter T37 dalam waktu 11,35 detik. Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games sebelumnya, yakni 11,49 detik, yang juga tercatat atas namanya.
Prestasinya berlanjut di nomor 200 meter T37 dengan torehan waktu 23,34 detik dan nomor 400 meter T37 dengan catatan 54,80 detik. Selain tiga emas tersebut, Saptoyogo turut menyumbangkan medali perak melalui nomor estafet universal 4x100 meter.
Meski memiliki rekam jejak gemilang, Saptoyogo mengaku dirinya menyadari persaingan di Aichi-Nagoya bakal semakin ketat. Sejumlah atlet pesaing mengalami peningkatan performa sehingga ia tidak bisa hanya mengandalkan pencapaian pada edisi sebelumnya.
"Beban pasti ada karena cukup berat, terutama dari lawan. Ada yang baru, ada yang catatannya lebih bagus lagi," jelasnya.
Salah satu rival yang diwaspadainya adalah sprinter Arab Saudi, Ali Yousef S Alnakhli. Pasalnya pada final 100 meter T37 Asian Para Games Hangzhou 2022, Alnakhli finis sebagai peraih perak dengan catatan 12,11 detik.
Sehingga Saptoyogo berfokus menjaga kesiapan mental sekaligus meningkatkan catatan waktunya. Pengalaman tampil dalam dua edisi Asian Para Games sebelumnya diharapkan membantunya menghadapi tekanan sebagai juara bertahan.
"Persiapannya sama seperti tahun-tahun kemarin. Kemungkinan tinggal melatih mental, terus juga catatan waktu. Saya sangat yakin untuk mendapatkan itu juga," ucap dia.
Asian Para Games 2026 juga menjadi bagian penting dari persiapan Saptoyogo menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Setelah meraih tiga emas di Hangzhou dan medali perak 100 meter T37 pada Paralimpiade Paris 2024, ia bertekad menjaga konsistensi performanya demi menghadapi persaingan di level dunia.
"Kalau sudah berhasil, paling mempersiapkan menuju LA. Tahun 2028 ke LA untuk Paralimpiade. Jadi ini harus mendapatkan medali emas karena ini juga sebagai poin penting menuju LA," kata Saptoyogo.
(ant/nad)
Load more