News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perebutan Medali FAI 2022, Jawa Timur dan DKI Bersaing Ketat

Jawa Timur memimpin perolehan medali Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2022 cabang renang. Hari ketiga Kejurnas Akuatik, Jawa Timur mengumpulkan total 56 medali.
Kamis, 28 Juli 2022 - 22:51 WIB
Festival Akuatik Indonesia 2022 berlangsung seru hingga ketiga.
Sumber :
  • prsi

Jakarta – Jawa Timur memimpin perolehan medali Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2022 cabang renang. Hari ketiga Kejurnas Akuatik, Jawa Timur mengumpulkan total 56 medali.

Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2022 berjalan seru hingga hari ketiga pelaksanaan, Kamis (28/07/2022). Tiga daerah terus bersaing menambah perolehan dengan masing-masing menambah lima medali emas, yakni Jawa Timur, DKI Jakarta dan Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tambahan lima keping emas pada hari ketiga FAI 2022, Kontingen Jawa Timur mengumpulkan 24 medali emas, 14 perak dan 18 perunggu. DKI Jakarta terus membuntuti dengan raihan 22 emas, 23 perak dan 23 medali perunggu.

Jawa Barat menempati posisi ketiga dengan 16 medali emas, 26 perak dan 23 perunggu. Bali duduk di peringkat keempat dengan koleksi 11 emas, 19 perak dan 12 perunggu. Jawa Tengah mengikuti dengan 11 emas, 2 perak dan 12 perunggu. Banten berada di urutan keenam (9 emas, 3 perak dan 3 perunggu).

 

Aksi Faqih dan Pande Lisa

Tambahan medali emas DKI Jakarta makin lengkap setelah dua perenang, Ibrahim Faqih dan Ni Putu Pande Lisa meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional pada kelompok umur masing-masing.

Perenang DKI Jakarta, Ibrahim Faqih berhasil memecahkan rekor nasional kelompok umur 2 (14-15 tahun) nomor 50 meter gaya bebas putra. Faqih membukukan catatan 24,40 detik. Ia memecahkan rekor Alexis Omar Wijaya yang sudah bertahan 13 tahun, yakni 24,44 detik.

“Hasil ini sesuai dengan target. Karena tanding secara back to back, saya atur cara berenang sehingga bisa memecahkan rekor nomor 50 meter,” ucap Ibrahim Faqih seusai perlombaan.

Rekor nasional kelompok umur 2 (14-15 tahun) pada nomor 50 meter gaya bebas putri juga pecah. Atlet DKI Jakarta, Ni Putu Pande Lisa Primasari, mencatat kecepatan 27,25 detik, dan melewati rekor lama 27,26 detik milik Laila Siti Amina pada 2016 di Singapura.

 

Keseruan Polo Air Putra

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada cabang olahraga polo air putra usia di bawah 18 tahun, Tim DKI Jakarta B memimpin klasemen sementara Grup A. DKI meraih dua kemenangan beruntun setelah menaklukkan Yogyakarta 15-1 dan kemudian menang telak atas Jambi 15-5 pada pertandingan selanjutnya.

Pertandingan Grup A lain mempertemukan Jawa Barat dan Jambi. Jawa Barat menang mutlak 24-3.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT