News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangis Saat Latihan, Emma Raducanu Abaikan Cedera Demi Pertahankan Gelar Juara US Open

Juara bertahan Emma Raducanu mengabaikan kekhawatiran soal kondisi fisiknya di US Open meskipun ia terlihat menangis selama sesi latihan di Flushing Meadows, New York, Jumat waktu setempat.
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 13:44 WIB
Petenis Emma Raducanu merayakan kemenangan dengan trofinya usai menjuarai turnamen AS Terbuka 2021 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing, New York, Amerika Serikat, Sabtu (11/9/2021)
Sumber :
  • (ANTARA FOTO/USA TODAY Sports/Robert Deutsch/via REUTERS/wsj)

Jakarta - Juara bertahan Emma Raducanu mengabaikan kekhawatiran soal kondisi fisiknya di US Open meskipun ia terlihat menangis selama sesi latihan di Flushing Meadows, New York, Jumat waktu setempat.

Petenis remaja asal Inggris itu ditenangkan oleh pelatihnya Dmitry Tursunov selama sesi latihan ketika dia menangis mengeluh tentang masalah dengan tangan kanannya.

Namun, dalam sesi temu media usai latihan, dikutip dari AFP, petenis berusia 19 tahun itu menepis insiden itu. Dia mengaku "tidak khawatir" menjelang babak pembuka yang dijadwalkan Senin.

"Saya pikir hari ini, latihannya, saya mengalami beberapa hal kecil, ada beberapa lecet, sedikit goyang di sana-sini," kata Raducanu.

"Ini hanya salah satu dari hari-hari aneh di mana Anda merasa seperti tidak ada apa-apa... Saya tidak tahu. Anda hanya merasa sedikit keluar dari itu."

"Sejujurnya, saya tidak bisa menjelaskan diri saya sendiri. Saya yakin semua orang di ruangan ini mungkin pernah mengalami hari seperti itu. Begitulah adanya."

Saat ditanya lebih lanjut soal kebugarannya, dia menjawab: "Maksud saya, saya tidak khawatir, atau seperti ada masalah, tidak."

Raducanu, yang berulang kali mengalami masalah dengan lecet musim ini, mengukir sejarah tahun lalu setelah menjadi petenis kualifikasi pertama era Open yang memenangi gelar tunggal Grand Slam.

Unggulan ke-11, yang membuka pertahanan gelarnya pada Selasa melawan petenis veteran Prancis Alize Cornet, mengatakan dia tidak merasakan tekanan sebagai juara bertahan.

"Saya pikir kalian mungkin lebih memikirkan tekanan dan peringkat daripada saya," kata Raducanu.

"Saya pikir mempertahankan gelar hanyalah sesuatu yang dibuat oleh pers. Saya hanya menjalaninya satu per satu. Setiap pemain sangat mampu dalam undian ini. Saya hanya fokus pada apa yang saya lakukan."

"Seperti yang saya katakan tahun lalu, saya hanya akan melakukan hal-hal dengan cara saya," imbuhnya. (ant/ari)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT