News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Matheos Berhitu, Juara Dunia Ultra Marathon Asal Ambon dan Harapannya kepada Negara

Berapa sedikit orang mampu berlari berhari-hari, menjejak ribuan kilometer? Matheos Berhitu melintasi kisah berliku, sepi apresiasi meski mengharum nama bangsa.
Kamis, 8 September 2022 - 22:05 WIB
Matheos Berhitu jelajahi Malaysia dengan berlari dalam waktu satu bulan.
Sumber :
  • tvonenews

Ambon, Maluku – Berapa sedikit orang mampu berlari berhari-hari, menjejak ribuan kilometer? Matheos Berhitu melintasi kisah berliku, sepi apresiasi meski mengharum nama bangsa.

Suatu siang, Jumat (01/09/2022), Matheos Berhitu menonton acara pada stasiun televisi swasta nasional. Matanya tak berkedip. Keningnya berkerut. Wajahnya sedikit memerah saat menonton berita selebriti yang menampilkan Farel Prayoga yang penampilannya menghebohkan hampir sejagat Bumi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Si lelaki dengan hidung mancung, Matheos Berhitu, menyimak. Dengan lagunya yang berjudul “Ojo Dibandingke”, penampilan Farel pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2022 membuat sang Presiden bersama para menteri ikut berjoget. Penampilan yang menyita perhatian Kepala Negara dan para pembantunya berujung dengan pemberian sejumlah hadiah dan penghargaan.

Seluruh stasiun televisi serta channel youtube dan media sosial ikut menayangkan aksi dari penyanyi cilik asal Banyuwangi. Kening Matheos sedikit berkerut setelah melihat seorang menteri memberi penghargaan kepada Farel.

Kepalanya sedikit menggeleng. Sambil tangannya mengusap-usap rambutnya. Matheos bilang Farel begitu beruntung karena bisa mendapat penghargaan dari seluruh pejabat. “Itu adalah rezeki, sudah garis tangan anak,” kata juara dunia lari ultra marathon.

 

Berlari Menjelajah Malaysia

Matheos Berhitu, pelari jarak jauh atau Ultra Marathon asal Maluku, mampu mengibarkan sang Merah-Putih di Tanah Jiran Malaysia, Desember 2021. Ia menjadi manusia tercepat dan terlama dengan memecahkan rekor dunia yang sudah bertahan 19 tahun, dalam kejuaraan berjarak 2.243 kilometer.

Mengandalkan kekuatan dan kecepatan kaki, pria kelahiran 04 Desember 1972 memulai karier sebagai atlet lari jarak pendek (sprinter) sejak usia 15 tahun. Ia menekuni lari 100-400 meter sembari menekuni pekerjaan sebagai sopir angkutan kota untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Setelah beberapa kali mengalami kegagalan, Matheos mulai jadi juara kejuaraan ultramarathon dengan jarak 69 kilometer di Sulawesi Tenggara pada 2014, hingga ia mampu jadi pemenang lomba dengan jarak lebih jauh, 100 kilometer di Jakarta pada 2017.

 

Supir Angkot dan Pelari Malam

Sejak bergabung Run for Indonesia, ia memilih untuk menekuni lari jarak jauh puluhan kilometer hingga menjuarai satu demi satu event lari marathon nasional bahkan internasional. Theo, panggilannya, memanfaatkan jalan raya untuk mengasah kekuatannya.

Bahkan saat kendaraannya sepi tanpa penumpang, Matheos memarkir angkotnya di Bandara Pattimura. Ia lalu berlari mengelilingi Ambon dan kembali ke titik awal sebelum memulangkan mobil ke rumah majikan. Ayah empat anak kemudian berlari lagi, bahkan kadang sampai semalam suntuk.

Pada 2018, stasiun televisi nasional menawari ia untuk mengikuti lari Ultra Marathon dengan jarak tempuh 320 kilometer di Kota Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Sebenarnya beta belum biasa. Tapi karena tekad, beta pun menyanggupi. Tapi ada hal yang membuat beta agak canggung, yaitu dari sisi finansial. Memang komunitas sudah berjanji membantu namun namanya juga manusia ada rasa malu,” ungkap Matheos.

“Dari Kota Ambon, dengan modal nekat, saya tanggung sendiri biaya makan dan minum,” ujar Matheos yang membeli kostum dan sepasang sepatu lari dengan harga Rp200 ribu di pasar tradisional Mardika.

Keberhasilan Matheos Berhitu menjadi juara terdengar sampai kantor Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Apresiasi mengalir. Theo bersemangat mengikuti kejuaraan lari paling ekstrem dan terpanjang di dunia, 2.243 kilometer.

 

Berpacu dengan Gajah-gajah Liar

Seolah mengitari Semenanjung Malaysia, Matheos berlari selama satu bulan penuh, dari 01 hingga 30 Desember 2021. Sesuai ketentuan penyelenggara, setiap hari pelari menempuh jarak 72-80 kilometer, untuk mengantisipasi agar tidak berlari pada malam di daerah yang dipenuhi bintang buas.

“Saat melintasi perbatasan Malaysia dan Thailand, sekawanan gajah mengejar beta sampai sejauh satu kilometer,” ungkap Matheos yang kemudian melakukan aksi patriotis sewaktu mendekati garis finish.

Dalam video amatir di akun youtube Sonora FM Bangka, Matheos berlari seorang diri, tanpa ada pelari lain di belakang, kecuali beberapa petugas menggunakan motor patroli milik polisi Malaysia. Satu meter menjelang finish, ia membentangkan bendera merah-putih di jalan kota Kuala Lumpur.

“Saya menangis… karena berhasil pecahkan rekor dunia lari terjauh dan terlama di dunia,” ujar Matheos bangga, mengingat puncak prestasi dari lebih 30 event yang ia pernah rajai.

 

Cinta Mati Indonesia

Namun mengenang sukses di Malaysia, Matheos pun bertutur sedih: “Saya kecewa pada Pemerintah Pusat. Saya mengibarkan bendera Merah-Putih di Negeri Jiran tapi tak satu pun pejabat yang peduli.”

Bukan membandingkan dengan rekan atlet lari jarak lebih pendek, atau pemanjat tiang bendera yang seolah jadi pahlawan, penyanyi yang hanya berdiri dan menari di panggung mendapat perhatian serius, namun ia melihat olahraga yang merupakan primadona dunia justru sunyi dan tidak mendapat tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak membandingkan, namun setidaknya ada perhatian pemerintah pusat karena sebenarnya saya ini sudah ditawari untuk pindah warga negara lain, namun saya tetap berprinsip bahwa Indonesia harga mati,” tegas suami Vien Tahapary.

Indonesia selalu merayakan 09 September sebagai Hari Olahraga Nasional. Sambil berharap sedikit akan mendapat perhatian pemerintah, Matheos Berhitu tetap berlatih untuk mewakili Indonesia pada kejuaraan lari Ultra Marathon di kawasan Pegunungan Himalaya, Oktober 2022. (ris/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Hanya Lewat Seleksi Reguler

Polri Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Hanya Lewat Seleksi Reguler

Polri tegaskan rekrutmen Akpol 2026 hanya jalur reguler tanpa kuota khusus. Masyarakat diminta waspada calo dan laporkan penipuan seleksi.
Bung Ropan Tagih Keseriusan PSSI untuk Segera Rekrut Striker Ganas Ini ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Tagih Keseriusan PSSI untuk Segera Rekrut Striker Ganas Ini ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni

Bung Ropan menagih keseriusan PSSI untuk segera merekrut striker ganas untuk gabung ke Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday Juni 2026. Siapakah striker itu?
Jauh-jauh Datang dari China, Ini Pernyataan Irina Voronkova Usai Bantu JPE Kalahkan Popsivo Polwan

Jauh-jauh Datang dari China, Ini Pernyataan Irina Voronkova Usai Bantu JPE Kalahkan Popsivo Polwan

Irina Voronkova langsung menunjukkan kualitasnya usai perjalanan panjang dari China dengan membawa Jakarta Pertamina Enduro menundukkan Popsivo Polwan. (7/4).
John Herdman Pusing Tujuh Keliling, Semua Pemain Persib Bandung Harus Dicoret di Laga Pembuka Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Jika Skenario Ini Terjadi

John Herdman Pusing Tujuh Keliling, Semua Pemain Persib Bandung Harus Dicoret di Laga Pembuka Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Jika Skenario Ini Terjadi

Jadwal bentrok ACL 2 ancam keikutsertaanpara pemain Persib Bandung seperti Thom Haye dan Beckham di laga perdana Timnas Indonesia lawan Kamboja di Piala AFF.
Instruksi Prabowo: Anak Sekolah Boleh Masuk Istana

Instruksi Prabowo: Anak Sekolah Boleh Masuk Istana

Langkah tak biasa diambil Presiden Prabowo Subianto dengan membuka pintu Istana Kepresidenan untuk pelajar dari seluruh Indonesia.
Setelah Yeum Hye-seon Bawa Agen Chris Kim ke Surabaya, Media Korea Yakin Megawati Hangestri akan Kembali Main di V-League

Setelah Yeum Hye-seon Bawa Agen Chris Kim ke Surabaya, Media Korea Yakin Megawati Hangestri akan Kembali Main di V-League

Media Korea Selatan cukup percaya diri Megawati Hangestri akan kembali bermain di V-League musim depan usai Yeum Hye-seon temui langsung Megatron di Surabaya.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Bukan Sekadar Janji, Dedi Mulyadi Guyur Ribuan Siswa Jabar dengan Beasiswa Jutaan Rupiah

Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan delapan siswa SMKN 1 Bandung. Mereka menjadi bagian dari penerima Beasiswa Personal Pancawaluya, sebuah bantuan pendidikan yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT