Polri Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Hanya Lewat Seleksi Reguler
- Humas Polri
Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur resmi, yakni jalur reguler. Penegasan ini disampaikan untuk menepis berbagai isu yang beredar terkait adanya jalur khusus dalam seleksi Akpol.
Langkah tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan kemudahan masuk Akpol melalui cara tidak resmi.
Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Jalur Reguler
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari pimpinan Polri. Ia menegaskan tidak ada kuota khusus dalam proses seleksi Akpol 2026.
Menurutnya, seluruh peserta harus mengikuti prosedur yang sama tanpa pengecualian. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan keadilan dalam proses rekrutmen.
“Rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler,” tegas Johnny di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Dengan sistem ini, Polri ingin memastikan bahwa setiap calon taruna dan taruni yang lolos merupakan hasil seleksi murni berdasarkan kemampuan dan kompetensi.
Waspada Calo dan Penipuan Rekrutmen Akpol
Polri juga mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran dari pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan melalui jalur khusus atau dengan imbalan sejumlah uang.
Johnny menegaskan bahwa segala bentuk praktik percaloan dalam rekrutmen Akpol merupakan penipuan. Ia meminta masyarakat untuk mengabaikan tawaran semacam itu.
“Kalau ada yang mengiming-imingi dengan bayaran tertentu, abaikan saja,” ujarnya.
Fenomena penipuan dalam rekrutmen Akpol kerap terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, Polri mengimbau calon peserta dan keluarga untuk lebih waspada dan hanya mengacu pada informasi resmi.
Saluran Pengaduan Dibuka, Pelaku Akan Ditindak
Polri memastikan akan menindak tegas setiap praktik kecurangan dalam proses rekrutmen Akpol 2026. Masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau sudah menjadi korban diminta segera melapor.
Berikut saluran pengaduan yang disediakan:
-
Divisi Propam Polri
-
Hotline rekrutmen: 0821-1685-877
-
Bareskrim Polri
-
Kantor kepolisian terdekat
Jika pelaku melibatkan oknum anggota Polri, penanganan akan dilakukan melalui mekanisme disiplin dan kode etik. Sementara jika melibatkan pihak sipil, proses hukum pidana akan diberlakukan.
Load more