News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Atlet Bulu Tangkis Berbakat yang Meninggal di Usia Muda saat Berada di Puncak Karier, Ada Tunggal Putra Kebanggaan Indonesia

Mengenang tiga atlet bulu tangkis berbakat yang meninggal tragis di usia muda saat masih berada di puncak kariernya, salah satunya merupakan pemain Indonesia.
Rabu, 4 September 2024 - 14:22 WIB
Almarhum Syabda Perkasa Belawa, pemain tunggal putra PBSI
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Mengenang tiga atlet bulu tangkis berbakat yang meninggal tragis di usia muda saat masih berada di puncak kariernya.

Kematian adalah kenyataan yang tak bisa dihindari, bahkan bagi mereka yang tengah berada di puncak karier olahraga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia bulutangkis telah kehilangan beberapa bintang muda yang menjanjikan, yang harus pergi terlalu cepat karena tragedi yang tak terduga. 

Dari beberapa pebulu tangkis yang meninggal dunia saat berada di puncak kariernya, salah satunya merupakan atlet Indonesia.

tvonenews

Masing-masing dari mereka memiliki cerita yang tragis, namun meninggalkan warisan yang abadi dalam dunia bulu tangkis.

Tanpa berlama-lama, berikut tiga atlet bulutangkis berbakat yang wafat di usia muda:

1. Syabda Perkasa Belawa (20 Maret 2023)

Lahir di Pemalang pada 25 Agustus 2001, Syabda Perkasa Belawa tumbuh menjadi salah satu harapan besar bulutangkis Indonesia. 

Sejak kecil, Syabda sudah menunjukkan kecintaannya pada olahraga ini dan bergabung dengan klub bergengsi, PB Djarum. 

Kariernya di dunia bulu tangkis berkembang pesat, dengan berbagai prestasi yang diraihnya di usia muda.

Salah satu prestasi paling membanggakan adalah saat Syabda membantu Tim Bulu Tangkis Indonesia meraih medali emas di Piala Suhandinata 2019 dan medali perak di Piala Thomas 2022.

Pada level individu, Syabda berhasil meraih beberapa gelar bergengsi seperti Lithuanian International 2022, Malaysia International 2022, dan Iran Fajr International 2023. 

Sederet pencapaian ini, Syabda digadang-gadang sebagai salah satu pemain yang akan menjadi penerus bagi Anthony Ginting dan Jonatan Christie, dua bintang bulutangkis Indonesia saat ini.

Atlet Bulu Tangkis Syabda Perkasa Belawa
Atlet Bulu Tangkis Syabda Perkasa Belawa
Sumber :
  • PBSI

 

Namun, nasib tragis menimpa Syabda pada Senin, 20 Maret 2023. Saat dalam perjalanan bersama keluarganya di jalan tol Pemalang, mobil yang mereka kendarai mengalami kecelakaan fatal. 

Syabda dan ibunya, Anik Sulistyowati, meninggal dunia di tempat, sementara ayahnya, Muanis Hadi Sutamto, serta kakak dan adiknya mengalami luka-luka. 

Kabar duka ini mengguncang dunia bulutangkis Indonesia dan internasional, serta meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan para penggemarnya.

2. Syed Modi (28 Juli 1988)

Syed Modi, yang memiliki nama lengkap Syed Mehdi Hassan Zaidi, lahir di Gorakhpur, Uttar Pradesh, India, pada 31 Desember 1962. 

Meski lahir dari keluarga sederhana, Syed menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap bulutangkis sejak usia muda.

Ia berhasil mencatatkan sejumlah prestasi, termasuk meraih medali emas di Commonwealth Games 1982 dan medali perunggu di Asian Games 1982.

Dengan prestasi tersebut, Syed Modi diharapkan menjadi penerus legenda bulutangkis India, Prakash Padukone. 

Namun sayang, hidup Syed berakhir tragis pada 28 Juli 1988. Setelah menyelesaikan sesi latihan malam di stadion di Lucknow, India, Syed ditembak mati oleh seorang penyerang tak dikenal. 

Kematian Syed Modi menjadi berita besar di India dan mencuri perhatian dunia internasional.

Kasus pembunuhan ini menjadi lebih kontroversial ketika polisi menuduh istrinya, Ameeta, terlibat dalam konspirasi pembunuhan bersama pria yang kemudian menjadi suaminya, Sanjay Singh. 

Meskipun pada akhirnya Ameeta dan Sanjay dibebaskan dari tuduhan, kematian Syed Modi meninggalkan luka yang mendalam. 

Untuk mengenang jasanya, nama Syed Modi diabadikan dalam turnamen Syed Modi India Internasional.

3. Yu Xiayu (11 Desember 2023)

Yu Xiayu lahir di Anhui, China, pada tahun 1992, dan merupakan putra dari Yu Bing Long, seorang mantan pemain bulu tangkis yang kemudian menjadi pelatih kepala di akademi bulutangkis Provinsi Anhui. 

Berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang bulu tangkis, Yu Xiayu tumbuh dengan semangat dan bakat yang luar biasa dalam olahraga ini.

Ia bergabung dengan akademi bulu tangkis di Beijing dan berkesempatan untuk berlatih bersama para pemain top seperti Zhang Nan dan Xiaobin. 

Selama kariernya, Yu Xiayu pernah berpasangan dengan Wang Shao Dong di nomor ganda putra dan turut berpartisipasi dalam berbagai turnamen internasional, termasuk China Masters Super Series 2009.

Setelah pensiun dari tim nasional, Yu Xiayu melanjutkan kariernya sebagai pelatih kepala di akademi bulutangkis di Provinsi Anhui. 

Namun, nasib tragis menimpa Yu Xiayu pada 11 Desember 2023, ketika ia dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam di laut pada usia 31 tahun. 

Pihak Akademi Bulutangkis Provinsi Anhui mengonfirmasi bahwa Yu Xiayu terpeleset dari batu saat berjalan-jalan di pantai setelah makan malam. 

Kematian ini terjadi hanya dua bulan setelah pernikahannya pada Oktober 2023, menambah kesedihan mendalam bagi keluarganya dan komunitas bulu tangkis.

Kisah-kisah tragis ini mengingatkan kita bahwa bahkan para atlet muda yang berbakat pun tidak luput dari takdir yang tak terduga. 

Syabda Perkasa Belawa, Syed Modi, dan Yu Xiayu mungkin telah meninggalkan kita, namun warisan prestasi dan dedikasi mereka akan terus dikenang dalam dunia bulu tangkis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian mereka di usia muda adalah kehilangan besar, tetapi semangat mereka akan selalu hidup dalam setiap pertandingan dan inspirasi bagi generasi berikutnya. 

(dwi/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Italia Sebut AC Milan Blunder karena Pilih Estupinan ketimbang Guela Doue Musim Panas Lalu: Penyesalan Besar Rossoneri

Media Italia Sebut AC Milan Blunder karena Pilih Estupinan ketimbang Guela Doue Musim Panas Lalu: Penyesalan Besar Rossoneri

AC Milan mendapat sorotan dari media Italia setelah keputusan transfer mereka musim lalu dianggap blunder. Nama Guela Doue kini dikaitkan dengan Rossoneri.
Indonesia Ajak Rusia Kerja Sama Bangun Jaringan Perkeretaapian di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Indonesia Ajak Rusia Kerja Sama Bangun Jaringan Perkeretaapian di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

AHY menawarkan Rusia bekerja sama di bidang perkeretaapian, maritim, logistik, dan pelabuhan.
Mengenal Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Suruh Ruben Onsu 'Mati Aja'

Mengenal Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Suruh Ruben Onsu 'Mati Aja'

Mengenal Wendy Lo, adik Sarwendah yang menjadi sorotan usai mengkritik Ruben Onsu terkait polemik nafkah anak. Simak profil, karier, dan perjalanan hidupnya.
Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Turun Rp32.000 Jadi Rp2.738.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juni 2026 Turun Rp32.000 Jadi Rp2.738.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 6 Juni 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.23 WIB terpantau turun Rp32.000.
Menko AHY Tawarkan Rusia Kerja Sama Bangun Proyek Giant Sea Wall

Menko AHY Tawarkan Rusia Kerja Sama Bangun Proyek Giant Sea Wall

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak Rusia bekerja sama dalam proyek giant sea wall.
Meski Menang 3-0 atas Oman dan Pecahkan Rekor 38 Tahun, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Masih Banyak Kekurangan

Meski Menang 3-0 atas Oman dan Pecahkan Rekor 38 Tahun, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Masih Banyak Kekurangan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta anak asuhnya tetap rendah hati setelah meraih kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday, Jumat (5/6/2026).

Trending

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Kalahkan Tim Terkuat Asia Barat

Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026. Media Vietnam mengaku terkejut dan menilai level Garuda mulai meningkat pesat.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam Mulai Curiga dengan Timnas Indonesia usai Skuad John Herdman Bungkam Oman 3-0

Media Vietnam soroti kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman dengan skor akhir 3-0. Media Vietnam curiga Skuad John Herdman akan jadi lawan kuat di AFF 2026
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Reaksi Warganet Lihat Debut Mathew Baker Bersama Timnas Indonesia Senior: Ajaib

Mathew Baker mencetak sejarah saat debut bersama Timnas Indonesia senior melawan Oman. Bek berusia 17 tahun itu langsung banjir pujian dari warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT