News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pulih dari Cedera dan Siap Comeback di Japan Open 2025, Perasaan Gregoria Mariska Tunjung Campur Aduk

Setelah pulih dari cedera dan absen di beberapa turnamen, Gregoria Mariska Tunjung siap comeback pada ajang BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025.
Kamis, 10 Juli 2025 - 20:33 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung
Sumber :
  • ANTARA FOTO/FAUZAN

tvOnenews.com - Setelah pulih dari cedera dan absen di beberapa turnamen, Gregoria Mariska Tunjung siap comeback pada ajang BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025.

BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025 sendiri akan berlangsung di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, pada 15-20 Juli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Grogi iya, tidak sabar iya, tapi pastinya rindu bertanding juga,” kata Gregoria.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung
Sumber :
  • ANTARA FOTO/FAUZAN

 

Gregoria akan kembali bertanding setelah absen selama sekitar tiga bulan akibat gangguan vertigo sejak April lalu.

Ia terakhir kali tampil pada Kejuaraan Asia 2025 di Ningbo, China, dan batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025 karena kondisi tersebut.

Setelah menjalani masa pemulihan dan istirahat total, atlet kelahiran Wonogiri itu kini telah kembali berlatih penuh dan menyatakan kondisinya sudah jauh membaik.

“Latihan sudah normal sekali, sudah full. Awalnya memang ada sedikit penyesuaian, tapi tidak lama. Sekarang, puji Tuhan, sudah maksimal,” ujar peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut.

Gregoria menjelaskan selama proses pemulihan ia fokus pada penguatan fisik secara bertahap serta menjalani terapi, termasuk akupunktur yang disarankan oleh tim medis PBSI untuk mengatasi gangguan vestibular yang memicu vertigo.

“Yang paling menyiksa waktu itu adalah vertigonya gampang kambuh. Nyalain lampu saja harus merem terlebih dahulu. Tapi sekarang sudah membaik, dan makin latihan, tubuh makin bisa menerima,” ujarnya.

Menghadapi Japan Open dan Super 1000 China Open 2025, sepekan setelahnya, Gregoria memilih tidak terlalu terburu-buru dalam menargetkan hasil.

Ia lebih memprioritaskan penyesuaian kembali dengan atmosfer pertandingan setelah cukup lama absen.

“Saya berharap bisa memberikan yang terbaik dari awal pertandingan, tapi juga sadar harus menyesuaikan dulu. Tiga bulan tidak bertanding pasti berpengaruh ke tensi dan tekanan di lapangan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gregoria mengatakan belum sempat melihat hasil undian lawan, namun tetap siap menghadapi siapa pun pada babak awal Japan Open.

“Lawannya bukan pemain mudah juga. Dia lebih muda dan pasti punya motivasi besar. Tapi aku akan coba keluarkan kemampuan terbaik dan menikmati pertandingan saja,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT