News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pisah dari Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto Siap Duet dengan Yeremia Rambitan Usai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025

Pebulu tangkis ganda putra, Muhammad Rian Ardianto mengaku siap duet dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan usai akan berpisah dengan Fajar Alfian setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:33 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pebulu tangkis ganda putra, Muhammad Rian Ardianto mengaku siap duet dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan usai akan berpisah dengan Fajar Alfian setelah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan berpisah setelah 11 tahun berpasangan di sektor ganda putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski gtak lagi dipasangkan dengan Fajar usai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 di Paris, Prancis, 25–31 Agustus mendatang, Rian menegaskan komitmennya untuk tetap fokus dan memberikan yang terbaik bersama partner barunya.

“Memang dari pelatih ingin melihat dulu bagaimana Fajar/Fikri setelah juara China Open. Jadi saya diberi kesempatan untuk dicoba dengan Yere karena dia juga punya kualitas,” ujar Rian.

Lebih lanjut Rian juga menjelaskan bahwa keputusan itu murni dari tim pelatih, bukan pilihannya pribadi.

“Saya juga melihat Yere punya potensi besar. Dia pernah juara Asia saat masih bersama Pramudya (Kusumawardana) pada 2022. Jadi menurut saya tidak ada salahnya dicoba,” katanya.

Rian tidak menampik perpisahan dengan Fajar meninggalkan kesan emosional. Pasangan ini sudah bersama sejak level junior dan telah meraih banyak prestasi internasional.

“Pasti awal-awal ada rasa aneh. Selama 11 tahun bareng terus, saya sudah tahu banget kebiasaan Fajar di lapangan. Tapi sekarang dengan partner baru, ya harus adaptasi dan maksimalkan,” ujar atlet 29 tahun itu.

Di sisi lain, Yeremia Rambitan menyambut antusias kesempatan baru yang diberikan PBSI untuk berduet dengan Rian. Ia mengaku ingin membuktikan diri masih bisa bersaing di level atas.

Ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Rambitan/Rahmat Hidayat
Ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Rambitan/Rahmat Hidayat
Sumber :
  • PBSI

 

“Dikasih kesempatan main di turnamen level 750 dan 500 itu tantangan buat saya. Saya ingin buktikan masih bisa tampil top performance, bisa bersaing meski sekarang ranking masih 30 ke bawah,” ujar Yeremia.

Pemain yang akrab disapa Yere itu senang bisa berpasangan dengan pemain sekelas Rian, yang telah mengoleksi banyak gelar internasional.

“Dia lebih senior dan kualitasnya bagus. Jadi kesempatan ini harus dimaksimalkan, jangan disia-siakan,” katanya.

Yeremia juga mengungkapkan belum sempat berbicara langsung dengan pasangan sebelumnya Rahmat Hidayat, karena keputusan ini baru disampaikan setelah pulang dari tur Asia.

“Saya dikasih tahu pas baru pulang tanding hari Selasa. Jadi belum ngobrol juga sama Rahmat,” ujarnya.

Duet Rian/Yere direncanakan tampil di dua turnamen setelah Kejuaraan Dunia, yakni Super 750 China Masters (16–21 September) dan Super 500 Korea Open (23–28 September).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PBSI menargetkan evaluasi menyeluruh hingga akhir tahun sebelum menetapkan pasangan permanen untuk musim 2026.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT