GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBSI Evaluasi Tim Bulu Tangkis Indonesia Usai Gagal Raih Gelar di Hong Kong Open 2025

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merilis sejumlah evaluasi usai skuad Garuda gagal meraih gelar di Hong Kong Open 2025.
Senin, 15 September 2025 - 14:01 WIB
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, ganda campuran Indonesia
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merilis sejumlah evaluasi usai skuad Garuda gagal meraih gelar di Hong Kong Open 2025.

Sejumlah wakil Indonesia telah merampungkan perjuangannya di Hong Kong Open 2025 yang bergulir pada 16-21 September.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya skuad Garuda gagal membawa pulang gelar juara dan hanya mampu sampai babak semifinal saja.

Kemudian Karel Mainaky selaku pelatih ganda putri PBSI dan Rionny Mainaky sebagai pelatih ganda campuran buka suara.

Mainaky bersaudara itu juga bicara tentang harapan mereka di China Masters 2025 kali ini dengan menilik hasil di Hong Kong 2025.

"Untuk ganda putri, penampilan pertama Ana/Trias dan Rachel/Febi lumayan baik. Secara permainan dan kemistri sudah terlihat klop," kata Karel Mainaky.

"Hanya memang masih diperlukan waktu dan pengalaman bertanding untuk semakin menumbuhkan keyakinan di dalam lapangan. Beberapa momen kemarin terlihat satu dua kesalahan sendiri membuat mereka menjadi down. Itu yang tidak boleh terjadi," tambahnya.

"Pekerjaan rumah ada di pasangan Lanny/Tiwi yang belum menemukan ritme dan pola permainan yang pas," jelasnya lagi.

Karel berharap perbaikan dan hasil lebih oke bisa didapat ganda putri di China Masters 2025.

"Saya berharap anak asuh saya bisa memperbaiki penampilan, bermain sebaik mungkin di China Masters ini. Tidak mudah tapi bukan tidak mungkin," sahut Karel.

Sementara bagi Rionny, tiga pasang ganda campuran andalannya sedang berada di fase positif.

Setelah Jafar/Felisha dan Amri/Nita, kini Adnan/Indha juga mulai berbicara banyak di level atas. Terakhir di Hong Kong, babak semifinal Super 500 ditapaki mereka.

"Selain Jafar/Felisha dan Amri/Nita yang sudah cukup baik, Adnan/Indah pelan-pelan sudah mulai mengikuti. Di beberapa turnamen level atas mereka bisa bersaing dengan mengalahkan pasangan-pasangan unggulan," ucap Rionny.

"Ini perkembangan yang sangat bagus tapi tidak boleh gampang puas. Masih banyak yang harus ditambah, ini untuk semua ya, bagaimana bermain konsisten di lapangan, cara keluar dari tekanan, tidak terburu-buru, tidak mudah mati sendiri dan keyakinan. Harus terus belajar," terang Rionny.

China Masters sekali lagi akan menjadi ujian bagi Jafar/Felisha dan kawan-kawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini menjadi lagi uji kompetensi buat tiga pasangan ganda campuran. Saya ingin mereka melangkah sejauh-jauhnya. Levelnya lebih tinggi dari minggu lalu, otomatis tekanan semakin besar tapi saya yakin anak-anak bisa handle," tutup Rionny. 

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sebut Ada Tiga Komoditas yang Hasilkan Devisa Rp1.100 Triliun, Tapi Rasio Penerimaan Negara Rendah

Prabowo Sebut Ada Tiga Komoditas yang Hasilkan Devisa Rp1.100 Triliun, Tapi Rasio Penerimaan Negara Rendah

Untuk sektor minyak kelapa sawit, Indonesia disebut masih menjadi eksportir terbesar dunia dengan nilai devisa mencapai US$23 miliar atau sekitar Rp391 triliun sepanjang 2025.
Puan Maharani Sebut Rapat Paripurna DPR Hari Ini Sangat Spesial karena Ada Prabowo

Puan Maharani Sebut Rapat Paripurna DPR Hari Ini Sangat Spesial karena Ada Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Rapat Paripurna DPR RI pada hari ini terasa sangat spesial lantaran dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 6,5 Persen di 2027

Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 6,5 Persen di 2027

Prabowo menegaskan kehadirannya secara langsung dalam rapat paripurna bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah menghadapi tantangan ekonomi dunia yang semakin tidak pasti.
Jawaban Pep Guardiola soal Kabar Bakal Tinggalkan Manchester City usai Gagal Juara Liga Inggris

Jawaban Pep Guardiola soal Kabar Bakal Tinggalkan Manchester City usai Gagal Juara Liga Inggris

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menjawab kabar soal dirinya bakal meninggalkan klub. Hal itu dilontarkan setelah kepastian gagal meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026.
Rupiah Ditargetkan Maksimal Rp17.500 per Dolar AS di 2027, Prabowo Pasang Alarm Stabilitas Ekonomi

Rupiah Ditargetkan Maksimal Rp17.500 per Dolar AS di 2027, Prabowo Pasang Alarm Stabilitas Ekonomi

Di tengah ketidakpastian global dan tekanan pasar keuangan internasional, pemerintah menegaskan fokus utama kebijakan fiskal dan moneter adalah menjaga kestabilan rupiah agar tidak terguncang oleh gejolak mata uang dunia.
Begini Hukum Pesugihan dalam Islam yang Tengah Ramai Diperbincangkan sampai Menyeret Nama Artis Sarwendah

Begini Hukum Pesugihan dalam Islam yang Tengah Ramai Diperbincangkan sampai Menyeret Nama Artis Sarwendah

Tengah heboh nama Sarwendah dirumorkan pernah ke Gunung Kawi untuk melakukan pesugihan. Hal ini sudah dibantah oleh Kuasa Hukum.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT