News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korea Masters 2025: Strategi Ulur Waktu Lawan Bikin Hilang Fokus, Yohanes Saut Sayangkan Tak Ada Respons Tegas dari Wasit

Yohanes Saut Marcellyno kalah dua game langsung dari unggulan satu asal Singapura, Jason Teh, di 16 besar Korea Masters 2025.
Kamis, 6 November 2025 - 11:37 WIB
Yohanes Saut Marcellyno di Korea Masters 2025 - PBSI
Sumber :
  • PBSI

Iksan, tvOnenews.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno, terhenti di babak 16 besar Korea Masters 2025. Saut kalah dari unggulan utama asal Singapura, Jason Teh Jia Heng. 

Pertandingan babak 16 besar berlangsung di Iksan, Korea Selatan, Kamis (30/10). Sempat unggul di awal, Saut akhrinya menyerah dua gim langsung dengan skor 19-21, 12-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yohanes Saut dipulangkan unggulan satu di babak 16 besar Korea Masters 2025.
Yohanes Saut dipulangkan unggulan satu di babak 16 besar Korea Masters 2025.
Sumber :
  • PBSI

 

Sebenarnya, Saut sempat tampil menjanjikan di awal gim pertama dan bahkan memimpin jalannya pertandingan. Namun, ritmenya buyar akibat beberapa kali penundaan dari lawan yang membuat fokusnya terganggu dan momentum pun hilang begitu saja.

“Saya sebenarnya sudah unggul di awal, tapi lawan sering menunda dan saya tidak siap dengan situasi itu. Sudah saya protes ke wasit, tapi tidak ada tindakan tegas,” ujar Saut dalam keterangan resmi PP PBSI.

Gangguan tersebut membuat permainan Saut tak lagi stabil dan peluang untuk mencuri gim pertama pun sirna. Ia menyesal karena merasa seharusnya bisa memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game jika mampu mempertahankan keunggulan awal.

“Sayang banget, harusnya bisa ambil gim pertama dan lanjut ke rubber. Tapi memang saya kehilangan fokus di momen penting,” tuturnya.

Memasuki gim kedua, Jason Teh tampil lebih trengginas dan menekan sejak awal laga. Serangan-serangan cepat dan akurat dari pemain Singapura itu membuat Saut kesulitan mencari celah untuk membalas.

“Lawan punya serangan tajam dan strategi yang sangat matang untuk mencuri poin. Saya harus belajar mengantisipasi pola main seperti ini di turnamen berikutnya,” ucap Saut.

Ia juga menyoroti finishing atau penyelesaian akhir pukulannya yang masih belum maksimal. Beberapa kali peluang emas untuk mematikan bola justru tak bisa dimanfaatkan dengan baik.

Tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno.
Tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno.
Sumber :
  • PBSI

 

“Finishing saya masih kurang, tadi ada beberapa bola yang sebenarnya bisa dimatikan tapi malah balik lagi ke lawan. Itu yang harus saya perbaiki,” katanya.

Meski tersingkir, Saut tetap berusaha mengambil sisi positif dari kekalahan tersebut. Menurutnya, pengalaman menghadapi pemain berperingkat tinggi menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas dan ketenangan saat menghadapi tekanan.

“Ini jadi pembelajaran besar buat saya. Lawan-lawan di level ini sangat cerdik, jadi saya harus bisa lebih siap secara mental dan fokus dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Saut sebelum turun di turnamen berikutnya di kalender BWF World Tour. Ia bertekad untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih konsisten di kesempatan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya akan evaluasi semuanya dan kembali berlatih untuk memperbaiki kekurangan. Masih banyak turnamen ke depan, jadi saya tidak mau larut dalam hasil ini,” tutupnya penuh semangat.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

BNN RI bersama Polda Kepri, Bea Cukai, dan TNI AL menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau. Ini menjadi pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena gagal bayar atau galbay pinjaman online ramai diperbincangkan di media sosial. Simak penyebab, dampak, risiko hukum, hingga fakta soal ancaman pidana bagi debitur pinjol
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
BI Rate Naik ke 5,5%, Bunga Pinjol Ikut Melambung? Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai

BI Rate Naik ke 5,5%, Bunga Pinjol Ikut Melambung? Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai

Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,5%. Kebijakan ini berpotensi mendorong kenaikan bunga pinjol, KPR, dan kredit konsumsi. Simak dampaknya bagi masyarakat.

Trending

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakri bersama jajaran pengurus serta perwakilan asosiasi, dan himpunan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kadin bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/06/2026).
Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena gagal bayar atau galbay pinjaman online ramai diperbincangkan di media sosial. Simak penyebab, dampak, risiko hukum, hingga fakta soal ancaman pidana bagi debitur pinjol
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT