News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jafar/Felisha Perpanjang Rekor Buruk, Telan Kekalahan Untuk Ketujuh Kalinya di Malaysia Open 2026

Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kembali memperpanjang rekor buruk usai menelan kekalahan di babak pertama Malaysia Open 2026.
Rabu, 7 Januari 2026 - 12:01 WIB
Ganda Campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kembali memperpanjang rekor buruk usai menelan kekalahan di babak pertama Malaysia Open 2026.

Jafar/Felisha memulai perjuangannya di awal tahun dengan melawan jagoan tuan rumah sekaligus unggulan keempat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di babak 32 besar Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpurpada Selasa (6/1/2026) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya Jafar/Felisha dipaksa menelan pil pahit usai kalah dari Chen/Toh lewat dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 17-21 dari pasangan tuan rumah.

Ini menjadi kekalahan ketujuh secara beruntun yang dialami oleh pasangan Indonesia tersebut, memperpanjang catatan buruk saat berhadapan dengan Chen/Toh.

Sebelumnya Jafar/Felisha tumbang dari Chen/Toh dengan skor 22-24, 14-21 di Indonesia Masters 2025, lalu dengan skor 17-21, 16-21, 12-21 di Japan Open 2025. Kemudian di Kejuaraan Dunia 2025 melalui laga tiga gim 21-14, 19-21, 17-21.

Mereka juga tumbang dengan skor 13-21, 21-13 dan 16-21 di China Masters, lalu 16-21 dan 11-21 di Australian Open 2025, serta terakhir juga kalah dengan skor 21-17, 14-21 dan 15-21 di BWF World Tour Finals 2025.

Felisha sendiri mengaku bahwa penampilannya di Malaysia Open 2026 tak sesuai dengan ekspektasinya dan mengatakan bahwa mereka memang melakukan banyak kesalahan sendiri.

"Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Saya mengakui banyak melakukan error, pergerakan tidak nyaman. Kalau penyebabnya mungkin karena terlalu menggebu-gebu pengen menang terus malah jadi berbalik pressure ke diri sendiri jadi tidak bisa maksimal." kata Felisha, dari rilis PBSI.

"Kami belum pernah menang dari mereka jadi tadi pengen coba lagi di tahun yang baru tapi tidak terkontrol mainnya. Jadi jelek banget, tidak yakin dan banyak mati sendiri. Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini." tambah Jafar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Jafar/Felisha mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi agar bisa kembali maksimal, terutama dalam hal teknis.

"Evaluasinya kami harus cari caranya gimana biar performa bisa kembali maksimal. Lalu misalkan di awal match pun kurang bagus, bisa balik dan menemukan performa yang in lagi di tengah-tengah," ucap Felisha.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 
Prediksi Skor Australia vs Turki di Grup D Piala Dunia 2026: Arda Guler Bisa Jadi Penentu Kemenangan

Prediksi Skor Australia vs Turki di Grup D Piala Dunia 2026: Arda Guler Bisa Jadi Penentu Kemenangan

Pertandingan menarik akan tersaji di Grup D Piala Dunia 2026 saat Australia menghadapi Turki di BC Place, Vancouver, pada Sabtu. Berikut prediksi skornya.

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia

John Herdman menilai Piala AFF 2026 tetap menjadi ajang penting bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT