Sukses Atasi Perlawanan Wakil Singpaura, Jonatan Christie Merasa Dicurangi Lawan Pada Ronde Pertama India Open 2026
- PBSI
tvOnenews.com - Pada ronde pertama India Open 2026, tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie merasakan sesuatu yang janggal saat berjumpa wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh.
Pebulu tangkis yang akrab disapa Joji itu menyinggung dugaan adanya insiden fair play yang dilakukan oleh lawan.
Berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Rabu, Jojo menyebut insiden itu terjadi pada gim pertama ketika ia mulai merasakan perbedaan pada shuttlecock yang digunakan saat pertandingan berlangsung.
- PBSI
“Saat dia servis, saya buang, kok terasa kencang. Feeling dan touch-nya berbeda. Saya sempat berpikir apakah bolanya diganti,” ujar Jonatan Christie.
Kecurigaan tersebut, kata Jonatan, makin terasa ketika shuttlecock berpindah ke sisinya. Ia mengaku melihat adanya tanda yang tidak biasa pada kok tersebut.
“Saat saya pegang, kelihatan seperti ada bekas dipetik. Kalau dipetik itu kadang bisa jadi cepat atau lambat. Kebetulan di gim pertama saya juga sedikit menang angin, jadi terasa tambah kencang,” ujarnya.
Meski begitu, Jojo mengungkapkan kalau dirinya tidak melihat secara langsung kapan tindakan kecurangan itu dilakukan.
Ia juga telah mengkonfirmasi kepada service judge yang menyatakan pertandingan berlangsung sesuai aturan.
“Saya tanya ke service judge dan dinyatakan clean. Tapi di shuttlecock-nya memang ada bekas seperti petikan kuku yang tidak ada di shuttlecock baru,” katanya.
Hingga pertandingan berakhir, Jonatan menyebut lawannya tidak mengakui adanya hal tersebut. Namun ia memilih untuk tidak memperpanjang persoalan.
“Pertandingan sudah selesai dan tidak perlu dibahas lagi,” ujar Jonatan.
Jonatan yang berstatus unggulan ketiga menang dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-10 dalam laga berdurasi 40 menit tersebut.
Pada babak kedua, Jonatan dijadwalkan menghadapi wakil Jepang Yushi Tanaka, yang pernah mengalahkannya pada pertemuan terakhir di Australia Open 2025.
(akg)
Load more