News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Kalah, Anthony Ginting Sempat "Headshot" Lakshya Sen Hingga Jatuh Bangun

Sementara India unggul 1-0 melawan Indonesia berkat permainan epik atlet muda asal Almora India, Lakshya Sen.
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:34 WIB
Tangkapan layar - Anthony Ginting vs Lakshya Sen
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Permainan Ginting buat Lakshya Sen hilang fokus dan terjebak dalam pola permainan lawan. Gim pertama Sen frustasi dengan trick shot yang dilancarkan Ginting demi meraih angka kemenangan. Sen balas dengan mengubah pola permainan di gim kedua dan ketiga.

Sepanjang interval pada gim pertama, Sen bagai tidak tahu harus melakukan apa karena setiap pukulannya dapat dikembalikan Ginting dengan trick shot. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berulang kali sepanjang gim pertama Sen tersungkur di lapangan karena intersepsi Ginting yang menakjubkan. Ginting terlihat nyaman dalam permainannya kali ini tidak seperti pertemuan terakhir mereka yang terjadi di German Open 2022.

Sen sering melakukan kesalahan sendiri dan kesulitan mendorong Ginting ke dalam posisi yang tertekan. Tampak tidak melakukan perlawanan yang sengit, Sen melepaskan gim pertama karena skor tertinggal jauh. 

Ginting menutup gim pertama dengan skor 21-8 lewat trick shot epiknya dalam waktu 17 menit. 

Permainan terbaik Sen mulai keluar di gim kedua. Dia memberikan perlawanan yang sengit dan lebih sedikit melakukan kesalahan. Keadaan mulai berbalik, di gim kedua justru Gitning yang terburu-buru ingin mematikan kok namun justru membawa dia melakukan banyak kesalahan yang tidak perlu. Hingga interval gim kedua Sen unggul sementara 11-7.

Setelah interval kedua, Ginting sempat mengejar angka yang tertinggal namun Sen bermain cukup baik. Keduanya saling meraih poin demi poin. Permainan Ginting juga sudah lebih tenang daripada sebelumnya, tetapi kesalahan dalam placing smash masih sering keluar dari lapangan.

Lakshya Sen menutup gim kedua dengan pukulan smash silang yang sulit dijangkau oleh Ginting. Skor sementara imbang 21-8, 17-21.

Memasuki gim ketiga Ginting mulai bermain dengan berhati-hati dan mendapatkan angka pertamanya lewat permainan net. Memiliki kelebihan dalam membalikan net tipis, Ginting memanfaatkan peluang ini meraih poin satu per satu.

Kombinasi pola permainan pengembalian net tipis lalu dituntaskan dengan smash kuat sejauh ini berhasil membawa Ginting meraih banyak angka, justru andalannya trick lob shot yang membawa kemenangan di gim pertama justru banyak membuang angka percuma di gim ketiga. Interval sementara dimenangkan oleh Ginting 11-7 dalam waktu 13 menit.

Melanjutkan permainan usai interval pola permainan Ginting tampak kembali berubah, kali ini Ginting bermain dengan tempo lebih cepat dan tipe menyerang. Tidak memberi peluang bagi Sen mendapatkan kok melambung.

Justru keputusan merubah pola permainan menjadi senjata makan tuan bagi Ginting, sehingga Sen dapat mengejar ketertinggalan poin menjadi 12-12. Berbeda dengan Sen yang mengubah pola permainan dengan lebih sabar dan bertahan, kini Sen memimpin permainan.

Kali ini Ginting masuk ke dalam pola permainan Sen, ia berulang kali melakukan kesalahan sendiri karena tertekan akibat ketinggalan angka yang cukup jauh di poin krusial. Lewat net tipisnya Lakshya Sen membawa kemenangan tim India dengan skor 21-8, 17-21, 16-21. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara India unggul 1-0 melawan Indonesia berkat permainan epik atlet muda asal Almora India, Lakshya Sen. (gan/ito)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp2,2 Miliar untuk 110 Sekolah di Aceh, Sumut dan Sumbar

Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp2,2 Miliar untuk 110 Sekolah di Aceh, Sumut dan Sumbar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan telah menghimpun donasi untuk membantu pemulihan sekolah terdampak bencana banjir bandang di Sumatera.
Nasib 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih, Zulhas: Usai Kontrak 2 Tahun, Langsung Jadi Petugas Koperasi

Nasib 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih, Zulhas: Usai Kontrak 2 Tahun, Langsung Jadi Petugas Koperasi

Pemerintah mengungkap arah karier puluhan ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) setelah masa kontrak awal berakhir.
Hardiknas, Pemprov DKI Jamin Semua Anak di Jakarta Bisa Sekolah

Hardiknas, Pemprov DKI Jamin Semua Anak di Jakarta Bisa Sekolah

Pemprov DKI Jakarta menyatakan komitmennya bahwa seluruh anak di Jakarta bisa mengakses pendidikan. Meskipun memiliki kendala biaya, akses, dan terdampak bencana.
John Herdman Bisa Bernapas Lega meski Jay Idzes Terancam Absen, Satu Pemain Timnas Indonesia Bawa Kabar Bahagia

John Herdman Bisa Bernapas Lega meski Jay Idzes Terancam Absen, Satu Pemain Timnas Indonesia Bawa Kabar Bahagia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak perlu cemas dengan kondisi Jay Idzes yang terancam absen. Sebab, salah satu pemain skuad Garuda membawakan kabar gembira.
Menko Pangan Zulhas Tegaskan 35 Ribu Calon Manajer dan Pegawai Kopdes Merah Putih Wajib Ikut Komcad

Menko Pangan Zulhas Tegaskan 35 Ribu Calon Manajer dan Pegawai Kopdes Merah Putih Wajib Ikut Komcad

Pemerintah mengatakan tak hanya seleksi ketat, sebanyak 35.476 calon manajer dan pegawai Koperasi Desa Merah Putih yang lolos nantinya diwajibkan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad).
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Fabio Wardley vs Daniel Dubois di Kelas Berat

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Fabio Wardley vs Daniel Dubois di Kelas Berat

Jadwal tinju dunia pekan ini, yang akan diramaikan dengan sejumlah laga seru salah satunya ialah perebutan gelar juara antara Fabio Wardley vs Daniel Dubois.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT