News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Runner-up di Ganda Putra Indonesia Masters 2026, Raymond/Joaquin Petik Banyak Pelajaran Berharga

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus puas finis sebagai runner-up di ajang Indonesia Masters 2026 usai kalah dua game langsung dari pasangan Malaysia di final.
Minggu, 25 Januari 2026 - 20:17 WIB
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus puas finis sebagai runner-up di ajang Indonesia Masters 2026 usai kalah dua game langsung dari pasangan Malaysia di final.
Sumber :
  • PBSI

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus puas finis sebagai runner-up di ajang Indonesia Masters 2026. Tampil di partai puncak, keduanya tak mampu membendung kekuatan ganda Malaysia, Nur Izzuddin/Goh Sze Fei.

‎Bermain di hadapan publik sendiri, Raymond/Joaquin sejatinya memulai laga dengan penuh semangat. Namun, pengalaman dan konsistensi lawan membuat pasangan Merah Putih itu harus menyerah dua gim langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Sumber :
  • PBSI

‎Nur Izzuddin/Goh Sze Fei keluar sebagai pemenang setelah menuntaskan pertandingan dengan skor 21-19, 21-13. Hasil tersebut memastikan gelar juara bagi wakil Malaysia di turnamen level BWF Super 500 tersebut.

‎Pada gim pertama, duel berlangsung cukup ketat dan menarik. Raymond/Joaquin mampu memberikan perlawanan sengit dan terus menempel perolehan angka lawan.

‎Bahkan, pasangan muda Indonesia itu sempat memangkas jarak hingga 18-19. Sayangnya, di poin-poin krusial, Izzuddin/Sze Fei tampil lebih tenang dan berhasil mengamankan gim pembuka.

‎Memasuki gim kedua, situasi berbalik kurang menguntungkan bagi Raymond/Joaquin. Ritme permainan mereka mulai menurun dan kerap melakukan kesalahan sendiri.

‎Kesalahan demi kesalahan membuat pasangan Indonesia tertinggal jauh. Raymond/Joaquin bahkan sempat berada dalam posisi sulit saat tertinggal 6-20, sebelum akhirnya gim kedua juga menjadi milik lawan.

‎“Saya rasa permainan kami hari ini kurang all out, kesulitannya ada di lapangan karena kami belum pernah-pernah main di lapangan satu," ujar Joaquin, Minggu (25/1/2026). 

‎"Dari babak awal sampai sampai kemarin main di lapangan dua terus. Jadi masih butuh adaptasi anginnya, kalau mukul suka lupa arah anginnya, ini jadi pelajaran buat saya juga, kami harus siap main di lapangan mana saja karena musuh juga mengalami hal yang sama,” tambahnya. 

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Sumber :
  • PBSI
‎Joaquin juga menyoroti momen krusial yang menjadi pembeda pada gim pertama. Menurutnya, kesalahan di poin-poin akhir membuat momentum berbalik ke pihak lawan.‎‎“Secara permainan, di game pertama saya rasa imbang. Cuma memang di golden point atau di poin akhir saya melakukan kesalahan yang memang seharusnya tidak dilakukan. Harusnya dapat poin, malah berbalik," kata Joaquin. ‎‎"Untuk di game kedua, mereka bermain sangat-sangat baik. Mulai dari pukulan satu-duanya dan pukulan depannya, sementara kami terus membuang poin,” sambungnya. ‎‎Sepanjang turnamen, Raymond/Joaquin juga kerap mencuri perhatian lewat aksi psy war di lapangan. Bahkan, hal tersebut juga terlihat saat mereka berhadapan dengan pasangan senior Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.‎‎Menanggapi hal itu, Raymond/Joaquin menegaskan bahwa psy war dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kepercayaan diri. Mereka menilai aspek mental menjadi bagian penting dalam menunjang performa di lapangan.‎‎“Dari awal tahun semenjak dipasangkan oleh mas Chafidz (Yusuf), beliau memang juga menyampaikan bahwa kalau mau tengil, tengil aja. Karena dengan tengil itu kan bisa menambah confident kami, bisa keluar semua permainan kami. Tapi tidak boleh berlebihan, sewajarnya saja,” kata Joaquin.‎‎Meski gagal membawa pulang gelar dari sektor ganda putra, Indonesia tetap mencatatkan prestasi di turnamen ini. Satu gelar berhasil diamankan dari sektor tunggal putra.‎

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Alwi Farhan tampil impresif dengan keluar sebagai juara Daihatsu Indonesia Masters 2026. Ia menang telak atas wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-5, 21-6, hanya dalam waktu 25 menit.

(igp/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Pastikan Polemik Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia Hanya Masalah Teknis Administrasi di Liga Belanda

PSSI Pastikan Polemik Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia Hanya Masalah Teknis Administrasi di Liga Belanda

PSSI buka suara terkait polemik paspoortgate yang menyeret pemain Timnas Indonesia yang ada di Belanda. Federasi menegaskan persoalan tersebut bukan isu besar.
Belum Juga Digelar, Media Vietnam Sudah Takut Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Juga Digelar, Media Vietnam Sudah Takut Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam mulai khawatir menghadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Timnas Indonesia. Simak prediksi, pot undian, dan ancaman nyata yang disorot.
Mau Jual Emas? Cek Dulu Harga Buyback Emas Antam yang Masih Stabil

Mau Jual Emas? Cek Dulu Harga Buyback Emas Antam yang Masih Stabil

Potongan pajak tersebut langsung mengurangi total nilai buyback yang diterima penjual.
Media Asing Heran, Bisa-bisanya PSSI Tetap Tenang soal Paspoorgate Pemain Timnas Indonesia

Media Asing Heran, Bisa-bisanya PSSI Tetap Tenang soal Paspoorgate Pemain Timnas Indonesia

Media asing menyoroti sikap tenang PSSI di tengah polemik “Paspoorgate” pemain Timnas Indonesia di Belanda. Simak fakta, kronologi, dan dampaknya bagi para pemain.
Timnas Indonesia Era John Herdman Banjir Pujian, Pelatih Eropa Ini Akui Skuad Garuda Mampu Sulitkan Ranking 86 Dunia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Era John Herdman Banjir Pujian, Pelatih Eropa Ini Akui Skuad Garuda Mampu Sulitkan Ranking 86 Dunia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia era John Herdman tuai pujian usai tampil impresif saat hadapi Bulgaria dalam FIFA Series 2026. Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengakui.
Indonesia–Korea Selatan Kerja Sama Energi Laut, Anjungan Migas Bekas Disulap Jadi LNG dan CCS

Indonesia–Korea Selatan Kerja Sama Energi Laut, Anjungan Migas Bekas Disulap Jadi LNG dan CCS

Kerja sama ini juga membuka ruang besar bagi keterlibatan pelaku industri nasional, termasuk Pertamina dan perusahaan swasta

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT