Jakarta, tvOnenews.com - Persaingan di sektor tunggal putri bulu tangkis dunia kian menunjukkan dinamika baru seiring munculnya deretan pemain muda berbakat. Kondisi tersebut ditegaskan oleh tunggal putri China, Chen Yu Fei, usai meraih gelar juara Indonesia Masters 2026.
Turnamen yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, menjadi panggung penting bagi pertemuan pemain senior dan generasi muda. Chen Yu Fei menilai ajang level elite seperti Indonesia Masters mencerminkan perubahan peta kekuatan tunggal putri dunia.
Tunggal putri China, Chen Yu Fei juara Indonesia Masters 2026Sumber : - tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Menurut Chen, kehadiran pemain muda tidak hanya menambah warna kompetisi, tetapi juga meningkatkan kualitas persaingan secara keseluruhan. Ia menilai regenerasi yang berjalan cepat justru membawa dampak positif bagi perkembangan sektor tunggal putri.Chen menyebut pemain muda kini tampil lebih berani dan kompetitif saat menghadapi atlet berpengalaman. Hal tersebut membuat setiap pertandingan menjadi semakin menantang dan sulit diprediksi.
“Menurut saya ini adalah hal yang sangat bagus. Ada pemain senior dan ada pemain muda bisa bersaing dan mendorong perkembangan tunggal putri,” kata Chei yang berusia 27 tahun.Pebulu tangkis peringkat empat dunia itu membuktikan kualitasnya dengan tampil dominan sepanjang turnamen. Chen berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan atlet muda Thailand, Pitchamon Opatniputh, di partai final.Pada laga puncak tersebut, Chen menunjukkan ketenangan dan pengalaman dalam menghadapi lawan yang terpaut usia cukup jauh. Ia mengunci kemenangan dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-13.Kemenangan tersebut semakin menegaskan posisi Chen sebagai salah satu pemain paling konsisten di sektor tunggal putri. Meski mendapat tekanan dari lawan yang lebih muda, Chen mampu mengontrol jalannya pertandingan.Chen menilai Indonesia Masters merupakan ajang yang sangat ideal bagi pemain muda untuk menguji kemampuan. Bertemu dengan pemain berpengalaman dinilai dapat mempercepat proses pembelajaran dan regenerasi atlet.Menurutnya, pengalaman bertanding di turnamen besar akan membentuk mental dan kedewasaan permainan pemain muda. Hal itu menjadi bekal penting untuk bersaing di level internasional yang lebih tinggi.Sepanjang Indonesia Masters 2026, Chen tampil impresif sejak babak awal. Ia tercatat tidak kehilangan satu gim pun hingga memastikan gelar juara.Gelar tersebut menjadi yang kedua bagi Chen di Indonesia Masters setelah sebelumnya juga meraih trofi pada edisi 2022. Catatan itu semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemain yang selalu tampil solid di turnamen besar.Selain soal persaingan, Chen juga memberikan apresiasi terhadap atmosfer Istora Senayan. Ia menilai dukungan penonton selalu memberikan energi tambahan bagi para pemain yang bertanding.Atmosfer khas Istora disebut Chen mampu memacu adrenalin dan semangat bertanding. Hal itu membuat setiap pertandingan terasa lebih hidup dan penuh emosi.
“Di sini selalu sangat ramai dan penuh semangat. Saya senang bermain di Istora,” kata peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu.
(igp/aes)
Load more