Catatan PBSI untuk Raymond/Joaquin yang Kalah di Dua Final Berturut-turut
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyoroti performa ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang gagal di dua final berturut-turut.
Pada Thailand Masters 2026 kemarin, Raymond/Joaquin gagal menutup perjalanan dengan gelar juara usai kalah dari sesama wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

- PBSI
Sulit mengembangkan permainan sejak awal, Raymond/Joaquin harus mengakui kemenangan senior mereka 10-21 dan 17-21.
Meski pencapaian sebagai runner-up cukup baik, Eng Hian menilai penampilan Raymond/Joaquin di final akan mendapat evaluasi dari tim kepelatihan PBSI.
"Catatan untuk Raymond/Joaquin, pada dua partai final tersebut performa mereka tidak tampil seperti pada babak-babak sebelumnya," ujar Eng Hian dalam rilis PBSI.
"Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama antara saya, Raymond/Joaquin, pelatih, serta tim pendukung setelah kembali ke Jakarta," lanjutnya.
Eng Hian mengatakan faktor fisik akan jadi salah satu evaluasi untuk Raymond/Joaquin.
Raymond/Joaquin yang muncul sebagai andalan baru Indonesia di sektor ganda putra diharapkan bisa lebih bersaing untuk turnamen berikutnya.
"Yang pasti, peningkatan kondisi fisik harus dilakukan untuk mendukung performa dan prestasi mereka agar mampu bersaing di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi," kata Eng Hian menambahkan.
Seperti diketahui, sebelumnya Raymond/Joaquin juga kalah di final Indonesia Masters 2026 pada akhir Januari lalu.
Saat itu mereka takluk dari ganda putra asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin 21-19 dan 21-13 di partai final.
(aes)
Load more