Skuad Indonesia Habiskan 4 Jam pada Latihan Perdana di Denmark Jelang Piala Thomas dan Uber 2026
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Skuad Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber menunjukkan keseriusan tinggi dalam menyusun strategi persiapan sejak hari pertama tiba di Horsens, Denmark, Sabtu 18 April 2026.
Fokus utama bukan hanya latihan teknis, tetapi juga membangun kondisi ideal secara menyeluruh, mulai dari fisik, mental, hingga kekompakan tim.
- PBSI
Bertempat di Horsens Badminton Club, para pemain menjalani sesi latihan panjang selama sekitar empat jam.
Program yang dijalankan mencerminkan pendekatan terstruktur: diawali pemanasan, dilanjutkan ice breaking untuk membangun chemistry, hingga latihan teknis intensif dengan berbagai variasi.
Pendekatan ini dipilih karena waktu persiapan yang terbatas menjelang Piala Thomas dan Uber 2026. Tim pelatih menilai adaptasi cepat menjadi kunci, sehingga intensitas latihan langsung ditingkatkan sejak hari pertama.
"Memang karena waktunya juga cuma beberapa hari jadi memang latihan pertama ini, saya menekankan intensitasnya sudah agak naik. Tidak menunggu besok atau lusa," ungkap Imam Tohari, pelatih tunggal putri.
"Jadi tadi harus dipaksakan biar ke depan sudah seperti biasa dan sudah lebih bagus dan enak kondisinya," lanjut Imam.
Selain peningkatan intensitas, program latihan juga diarahkan untuk memperkuat detail teknis serta menjaga kondisi fisik atlet tetap stabil hingga hari pertandingan.
"Pematangan pasti dari segi teknik dan akurasi pukulan, pemantapan di situ. Selain juga kita menjaga di faktor fisik, hari ini sampai mulai pertandingan," jelas Imam.
- PBSI
"Dengan waktu yang mepet ini, saya juga akan berusaha meningkatkan kekuatan anak asuh saya di tunggal putri," sahut Imam.
Dari sisi pemain, sesi awal ini dimanfaatkan sebagai momentum penyesuaian sekaligus membangun kembali ritme permainan setelah perjalanan panjang.
Pasangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, menilai latihan perdana sangat penting untuk mengembalikan feeling di lapangan.
Load more