News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disingkirkan Ganda China di Babak Pertama Indonesia Open 2026, Fajar Alfian: Ini Penampilan Paling Buruk

Fajar Alfian akui penampilannya bersama M. Shohibul Fikri saat hadapi pasangan China Chen Bo Yang/Liu Yi di Indonesia Open 2026 sebagai salah satu yang terburuk
Rabu, 3 Juni 2026 - 19:02 WIB
Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri
Sumber :
  • PBSI

Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri
Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri
Sumber :
  • PBSI

Menurutnya, jadwal padat merupakan hal yang biasa dihadapi para pemain profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fajar menjelaskan kemampuan menjaga kondisi fisik dan mental menjadi faktor penting dalam menghadapi turnamen beruntun.

Karena itu, ia tidak ingin menjadikan jadwal kompetisi sebagai alasan utama atas hasil yang diraih.

“Kalau efek back to back turnamen itu sudah biasa, tergantung pemainnya bisa jaga kondisi atau tidak,” jelas Fajar.

Dalam pertandingan tersebut, tim pelatih sebenarnya telah memberikan sejumlah masukan dan opsi perubahan strategi. Berbagai cara dicoba agar Fajar/Fikri bisa keluar dari tekanan yang terus diberikan lawan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan bermain lebih bertahan untuk meredam agresivitas Chen/Liu. Akan tetapi, pendekatan tersebut tidak mampu memberikan hasil maksimal karena bukan karakter utama permainan mereka.

“Dari pelatih tadi banyak beberapa opsi untuk mengubah strategi. Kami juga sudah mencoba bertahan dulu, tapi memang itu bukan strategi kami bermain. Kami sudah mencoba, tetapi serangan lawan juga bagus,” ujar Fajar.

Di sisi lain, Muhammad Shohibul Fikri mengungkapkan bahwa dirinya dan Fajar tidak pernah berhenti berusaha mencari solusi sepanjang pertandingan. Namun, solidnya permainan pasangan China membuat mereka kesulitan membalikkan keadaan.

Fikri menilai pertahanan lawan menjadi faktor pembeda yang paling terasa di lapangan. Setiap serangan yang dibangun oleh wakil Indonesia mampu dikembalikan dengan baik oleh Chen/Liu.

‎“Usaha pasti ada, dari awal juga kami selalu berusaha. Cuma memang di saat kami sedang berusaha, mereka juga bermain sangat solid, defense mereka sangat kuat,” kata Fikri.

‎Selain faktor permainan lawan, Fikri mengakui bahwa aspek kesabaran juga menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya dan Fajar.

‎Menurut Fikri, kondisi tersebut membuat pasangan Indonesia kehilangan sejumlah poin penting yang seharusnya bisa dipertahankan.

Kesalahan-kesalahan sendiri akhirnya menjadi faktor yang semakin memudahkan lawan mengontrol pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadinya kami berdua banyak melakukan kesalahan sendiri, kurang sabar," ungkap Fikri.

‎Kekalahan ini membuat langkah Fajar/Fikri di Indonesia Open 2026 harus berakhir lebih cepat.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Balita di Bantul Ditemukan dengan Tangan dan Kaki Terikat serta Mulut Dilakban oleh Ibu Kandung, Polisi Beberkan Kronologi

Balita di Bantul Ditemukan dengan Tangan dan Kaki Terikat serta Mulut Dilakban oleh Ibu Kandung, Polisi Beberkan Kronologi

Aksi dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 
Respons Menkeu Purbaya soal IHSG Ambles Sangat Dalam, Minta Investor Jangan Panik: Fondasi Ekonomi Bagus

Respons Menkeu Purbaya soal IHSG Ambles Sangat Dalam, Minta Investor Jangan Panik: Fondasi Ekonomi Bagus

Purbaya minta investor tidak panik meski IHSG pada perdagangan Rabu sore ditutup di zona merah yang cukup dalam, terkoreksi 254,36 poin atau 4,11 persen ke level 5.941,07.
Dukung Kebutuhan Distribusi Nasional, Harddies Cargo Perkuat Layanan Cargo Murah Jakarta dan Ekspedisi Jakarta-Batam

Dukung Kebutuhan Distribusi Nasional, Harddies Cargo Perkuat Layanan Cargo Murah Jakarta dan Ekspedisi Jakarta-Batam

Dinamika perdagangan dan distribusi barang di tanah air kini menuntut ketersediaan layanan logistik yang jauh lebih efektif. 
Posisi Maarten Paes Terancam? Ajax Dikabarkan Bisa Datangkan Mantan Kiper Inter Milan yang Pernah Juara Serie A

Posisi Maarten Paes Terancam? Ajax Dikabarkan Bisa Datangkan Mantan Kiper Inter Milan yang Pernah Juara Serie A

Tak main-main, posisi Maarten Paes terancam dengan peluang Ajax untuk mendatangkan kiper senior berpengalaman, Yann Sommer.
Ibu Kandung Balita yang Ditemukan Terikat di Bantul Diamankan, Polisi Dalami Motif Pelaku

Ibu Kandung Balita yang Ditemukan Terikat di Bantul Diamankan, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus penemuan balita dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terus berkembang. 
Alat Berat Diterjunkan di Sungai Nepen, Telusuri Potensi Sumber Gas Pemicu Kemunculan Api di Sleman

Alat Berat Diterjunkan di Sungai Nepen, Telusuri Potensi Sumber Gas Pemicu Kemunculan Api di Sleman

Upaya mengungkap penyebab fenomena kemunculan api yang meresahkan warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta terus dilakukan. 

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT