News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Cetak Rekor Juara Dunia di Dua Negara Berbeda

Kisah Tony Gunawan, legenda bulu tangkis Indonesia yang mencetak rekor unik sebagai juara dunia bersama dua negara berbeda, Indonesia dan Amerika Serikat.
Jumat, 19 Juni 2026 - 11:46 WIB
Tony Gunawan, nama yang begitu lekat di hati para pecinta bulutangkis Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / http://bwfshuttletime.com / Instagram @t_gun75

tvOnenews.com - Nama Tony Gunawan mungkin tidak sepopuler generasi pebulu tangkis Indonesia saat ini.

Namun bagi pencinta bulu tangkis sejati, sosok kelahiran Surabaya tersebut merupakan salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya sukses mempersembahkan medali emas Olimpiade untuk Merah Putih, Tony juga mencatatkan prestasi yang hingga kini belum mampu disamai siapa pun di dunia.

Ia menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang berhasil merebut gelar juara dunia dengan membela dua negara berbeda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat.

Pencapaian langka tersebut membuat nama Tony Gunawan terukir abadi dalam sejarah bulu tangkis internasional.

Pahlawan Indonesia di Olimpiade Sydney 2000

Karier Tony Gunawan mencapai salah satu puncaknya pada Olimpiade Sydney 2000.

Saat itu ia berpasangan dengan Candra Wijaya di nomor ganda putra.

Duet Indonesia tersebut tampil luar biasa sepanjang turnamen hingga mencapai partai final.

Di laga penentuan medali emas, Tony/Candra berhasil menundukkan pasangan Korea Selatan, Lee Dong-soo dan Yoo Yong-sung.

Kemenangan itu memastikan Indonesia membawa pulang medali emas Olimpiade dari cabang bulu tangkis sekaligus mengukuhkan Tony sebagai salah satu pemain ganda putra terbaik dunia pada masanya.

Tak berhenti di situ, setahun kemudian Tony kembali menunjukkan kelasnya di panggung internasional.

Juara Dunia Bersama Indonesia

Tony Gunawan dan Hendra Setiawan berhasil juara di turnamen kejuaraan dunia senior 2025.
Tony Gunawan dan Hendra Setiawan berhasil juara di turnamen kejuaraan dunia senior 2025.
Sumber :
  • Instagram/t_gun75

Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2001 di Sevilla, Spanyol, Tony tampil bersama Halim Haryanto.

Pasangan Indonesia tersebut tampil dominan sejak awal turnamen.

Bahkan di partai final, mereka memperlihatkan salah satu penampilan paling luar biasa dalam sejarah kejuaraan dunia.

Tony/Halim mengalahkan pasangan Korea Selatan, Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon, dengan skor telak 15-0 dan 15-3.

Kemenangan itu mengantarkan Tony meraih gelar juara dunia pertamanya sekaligus menambah daftar prestasi gemilang Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.

Keputusan Besar yang Mengejutkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah karier yang sedang bersinar, Tony mengambil keputusan yang cukup mengejutkan publik Tanah Air.

Pada 2002, ia memilih meninggalkan Pelatnas PBSI dan berangkat ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikan teknik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Horor di Piala Dunia 2026! Rekan Setim Jay Idzes Alami Patah Kaki Usai Tekel Brutal Pemain Qatar

Horor di Piala Dunia 2026! Rekan Setim Jay Idzes Alami Patah Kaki Usai Tekel Brutal Pemain Qatar

Kemenangan besar Kanada atas Qatar di Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Gelandang andalan mereka, Ismael Kone, mengalami cedera serius berupa patah kaki.
Indonesia dan 7 Negara Muslim Bersatu Kecam Israel Imbas Serangan ke Masjid di Tepi Barat

Indonesia dan 7 Negara Muslim Bersatu Kecam Israel Imbas Serangan ke Masjid di Tepi Barat

Kecaman tersebut secara khusus ditujukan terhadap serangan terbaru yang menargetkan Masjid Agung di Desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di Desa Mazar’a al-Nubani, wilayah utara Ramallah, Tepi Barat.
Prabowo Absen di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Sampaikan Permintaan Maaf Langsung kepada Putin

Prabowo Absen di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Sampaikan Permintaan Maaf Langsung kepada Putin

Menlu Sugiono menyampaikan permintaan maaf Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin negara peserta ASEAN-Rusia Summit setelah Kepala Negara memutuskan tidak menghadiri forum tingkat tinggi tersebut di Kazan, Rusia.
Di Hadapan Putin, Indonesia Tegaskan ASEAN Tak Mau Terjebak Politik Blok

Di Hadapan Putin, Indonesia Tegaskan ASEAN Tak Mau Terjebak Politik Blok

Indonesia menyampaikan pesan tegas di hadapan Rusia dan para pemimpin kawasan bahwa ASEAN tidak ingin terseret dalam rivalitas geopolitik global yang semakin tajam.
Posisi Dewan Pengarah Masih Kosong, BGN Pastikan Bakal Diisi Ahli Gizi dan Kesmas

Posisi Dewan Pengarah Masih Kosong, BGN Pastikan Bakal Diisi Ahli Gizi dan Kesmas

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari saat menanggapi soal rekomendasi Ombudsman agar peran KSP dioptimalkan untuk menjadi Dewan Pengawas BGN dan program MBG.
Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Tahun Ajaran Baru, Polres Bogor Ajak 80 Anak Yatim Piatu Borong Perlengkapan Sekolah dan Nobar di CCM

Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Tahun Ajaran Baru, Polres Bogor Ajak 80 Anak Yatim Piatu Borong Perlengkapan Sekolah dan Nobar di CCM

Polres Bogor menggelar aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung aspek psikologis dan masa depan generasi muda dengan mengajak sebanyak 80 anak yatim piatu untuk merasakan sensasi berbelanja kebutuhan sekolah dan bersenang-senang bersama di CCM.

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Heboh Dua Mahasiswa UNAIR Surabaya Mesum dalam Kelas, Ini Kata Pihak Kampus

Heboh Dua Mahasiswa UNAIR Surabaya Mesum dalam Kelas, Ini Kata Pihak Kampus

Viral di media sosial video yang memperlihatkan pasangan tengah bermesraan dalam ruang kelas yang diduga di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026 pada Jumat (19/6/2026) hadirkan kepastian pertama menuju babak 32 besar. Tuan rumah Meksiko menjadi tim pertama lolos ke fase gugur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT