Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Cetak Rekor Juara Dunia di Dua Negara Berbeda
- Kolase tvOnenews.com / http://bwfshuttletime.com / Instagram @t_gun75
tvOnenews.com - Nama Tony Gunawan mungkin tidak sepopuler generasi pebulu tangkis Indonesia saat ini.
Namun bagi pencinta bulu tangkis sejati, sosok kelahiran Surabaya tersebut merupakan salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Indonesia.
Tak hanya sukses mempersembahkan medali emas Olimpiade untuk Merah Putih, Tony juga mencatatkan prestasi yang hingga kini belum mampu disamai siapa pun di dunia.
Ia menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang berhasil merebut gelar juara dunia dengan membela dua negara berbeda, yakni Indonesia dan Amerika Serikat.
Pencapaian langka tersebut membuat nama Tony Gunawan terukir abadi dalam sejarah bulu tangkis internasional.
Pahlawan Indonesia di Olimpiade Sydney 2000
Karier Tony Gunawan mencapai salah satu puncaknya pada Olimpiade Sydney 2000.
Saat itu ia berpasangan dengan Candra Wijaya di nomor ganda putra.
Duet Indonesia tersebut tampil luar biasa sepanjang turnamen hingga mencapai partai final.
Di laga penentuan medali emas, Tony/Candra berhasil menundukkan pasangan Korea Selatan, Lee Dong-soo dan Yoo Yong-sung.
Kemenangan itu memastikan Indonesia membawa pulang medali emas Olimpiade dari cabang bulu tangkis sekaligus mengukuhkan Tony sebagai salah satu pemain ganda putra terbaik dunia pada masanya.
Tak berhenti di situ, setahun kemudian Tony kembali menunjukkan kelasnya di panggung internasional.
Juara Dunia Bersama Indonesia
- Instagram/t_gun75
Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2001 di Sevilla, Spanyol, Tony tampil bersama Halim Haryanto.
Pasangan Indonesia tersebut tampil dominan sejak awal turnamen.
Bahkan di partai final, mereka memperlihatkan salah satu penampilan paling luar biasa dalam sejarah kejuaraan dunia.
Tony/Halim mengalahkan pasangan Korea Selatan, Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon, dengan skor telak 15-0 dan 15-3.
Kemenangan itu mengantarkan Tony meraih gelar juara dunia pertamanya sekaligus menambah daftar prestasi gemilang Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.
Keputusan Besar yang Mengejutkan
Di tengah karier yang sedang bersinar, Tony mengambil keputusan yang cukup mengejutkan publik Tanah Air.
Pada 2002, ia memilih meninggalkan Pelatnas PBSI dan berangkat ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikan teknik.
Keputusan tersebut sempat mengundang banyak pertanyaan karena dilakukan ketika dirinya masih berada dalam usia produktif sebagai atlet elite.
Namun bagi Tony, pendidikan dan masa depan menjadi pertimbangan penting.
Selama tinggal di Amerika Serikat, ia tidak sepenuhnya meninggalkan bulu tangkis. Tony aktif melatih di Orange County Badminton Club sembari menyelesaikan studinya.
Aktivitas tersebut membuatnya tetap dekat dengan olahraga yang telah membesarkan namanya.
Menciptakan Sejarah Bersama Amerika Serikat
Meski sudah meninggalkan Indonesia, kemampuan Tony ternyata belum memudar.
Pada 2005, ia mendapat kesempatan berpasangan dengan pebulu tangkis Amerika Serikat, Howard Bach, di sektor ganda putra.
Banyak pihak tidak menjagokan pasangan tersebut. Namun keduanya justru tampil mengejutkan sepanjang turnamen Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2005.
Mereka berhasil melangkah hingga partai final dan berhadapan dengan pasangan Indonesia, Candra Wijaya/Sigit Budiarto.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Tony/Howard akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 15-11, 10-15, dan 15-11.
Gelar tersebut menjadikan Tony Gunawan sebagai satu-satunya pebulu tangkis dalam sejarah yang mampu menjadi juara dunia dengan membela dua negara berbeda.
Hingga saat ini, belum ada atlet bulu tangkis lain yang mampu menyamai pencapaian unik tersebut.
Setelah bertahun-tahun menetap dan berkarier di Amerika Serikat, Tony akhirnya mengambil keputusan besar lainnya.
Pada 2011, ia resmi menjadi warga negara Amerika Serikat. Langkah itu diambil setelah membangun kehidupan baru di Negeri Paman Sam, baik sebagai atlet maupun pelatih.
Meski sudah tidak lagi memegang paspor Indonesia, kontribusi Tony terhadap bulu tangkis Tanah Air tetap dikenang.
Ia merupakan bagian dari generasi emas Indonesia yang sukses mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang bergengsi dunia.
Selain medali emas Olimpiade dan dua gelar juara dunia, Tony juga pernah membantu Indonesia menjuarai Piala Thomas 1998 dan 2000 serta meraih medali emas beregu putra Asian Games 1998.
Dunia bulu tangkis telah melahirkan banyak legenda dari berbagai negara. Namun rekor milik Tony Gunawan masih berdiri kokoh hingga hari ini.
Menjadi juara dunia bersama Indonesia sudah merupakan pencapaian luar biasa. Namun mengulanginya lagi bersama Amerika Serikat membuat kisah Tony berada di level yang berbeda.
Karena itulah, nama Tony Gunawan tak hanya dikenang sebagai peraih emas Olimpiade untuk Indonesia, tetapi juga sebagai sosok yang menciptakan salah satu rekor paling langka dan mungkin paling sulit dipecahkan dalam sejarah bulu tangkis dunia.
(tsy)
Load more