News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mia Audina? Pebulu Tangkis Indonesia yang Raih Medali Olimpiade untuk 2 Negara

Masih ingat Mia Audina? Pebulu tangkis Indonesia ini mencetak sejarah sebagai satu-satunya atlet yang meraih medali Olimpiade untuk dua negara. Simak kisahnya.
Jumat, 26 Juni 2026 - 12:15 WIB
Eks tunggal putri Indonesia Mia Audina
Sumber :
  • PB Djarum & Antara

tvOnenews.com - Nama Mia Audina pernah menjadi salah satu ikon bulu tangkis Indonesia pada era 1990-an.

Di usia yang masih sangat muda, ia sudah tampil sebagai andalan Merah Putih dan mengukir sederet prestasi bergengsi di level dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perjalanan karier Mia tidak berhenti bersama Indonesia. Setelah memutuskan pindah kewarganegaraan ke Belanda, ia justru kembali mencetak sejarah yang hingga kini belum mampu disamai pebulu tangkis lain.

Mia Audina tercatat sebagai satu-satunya pebulu tangkis di dunia yang berhasil meraih medali Olimpiade untuk dua negara berbeda, sebuah pencapaian langka yang membuat namanya dikenang dalam sejarah bulu tangkis internasional.

Bakat luar biasa Mia Audina sudah terlihat sejak remaja. Pada usia 14 tahun, ia dipercaya memperkuat Indonesia di ajang Piala Uber 1994.

Meski menjadi pemain termuda di skuad Indonesia, Mia justru tampil sebagai penentu kemenangan pada partai final melawan China.

Saat itu, ia sukses mengalahkan Zhang Ning dengan skor 11-7, 10-12, 11-4, sekaligus membawa Indonesia meraih gelar Piala Uber keenam.

Prestasi tersebut menjadi awal dari karier internasional yang terus menanjak.

Raih Medali Olimpiade di Usia 17 Tahun

Dua tahun setelah sukses di Piala Uber, Mia kembali membuat dunia bulu tangkis terpukau.

Pada Olimpiade Atlanta 1996, saat baru berusia 17 tahun, Mia berhasil menembus partai final tunggal putri.

Sayangnya, ia harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan Bang Soo-hyun dengan skor 6-11, 7-11.

Meski gagal meraih emas, medali perak tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Indonesia di Olimpiade sekaligus membuktikan bahwa Mia merupakan salah satu pemain muda terbaik dunia saat itu.

Tak lama berselang, Mia juga membantu Indonesia mempertahankan dominasi di Piala Uber serta meraih medali emas pada SEA Games 1997.

Alasan Mia Audina Memilih Pindah ke Belanda

Di tengah karier yang sedang bersinar, Mia membuat keputusan besar dengan meninggalkan Pelatnas PBSI dan kemudian menjadi warga negara Belanda.

Selama bertahun-tahun, banyak orang mengira kepindahan itu semata-mata karena ia menikah dengan pria Belanda bernama Tylio Lobman.

Namun, dalam wawancara bersama PB Djarum, Mia mengungkap alasan yang jauh lebih emosional.

"Bukan karena ikut suami ya, banyak kurang lebihnya seperti itu. Tetapi, banyak cerita di belakang itu. Salah satu alasannya karena mama saya meninggal,"

Kepergian sang ibu menjadi pukulan berat bagi Mia. Ia mengaku selama bertahun-tahun selalu bermain demi membahagiakan ibunya yang sedang sakit.

"Saya selalu main buat mami yang sudah sakit beberapa tahun lalu... Begitu mami sudah tidak ada, saya harus punya sesuatu yang baru, lingkungan baru. Semuanya untuk bisa maju terus,"

Karena alasan itulah Mia merasa membutuhkan lingkungan baru agar bisa kembali menemukan semangat untuk melanjutkan hidup dan kariernya.

Ia resmi menjadi warga negara Belanda pada tahun 2001.

Tetap Bersinar Bersama Belanda

Meski tak lagi membela Indonesia, kemampuan Mia Audina tidak pernah memudar.

Bersama tim nasional Belanda, ia kembali membuktikan diri sebagai salah satu pemain tunggal putri terbaik dunia.

Puncaknya terjadi di Olimpiade Athena 2004.

Mia kembali melaju hingga partai final dan sekali lagi meraih medali perak, setelah kalah dari wakil China Zhang Ning dengan skor 11-8, 6-11, 7-11.

Dengan pencapaian tersebut, Mia mencatatkan sejarah sebagai pebulu tangkis pertama dan hingga kini satu-satunya yang berhasil meraih medali Olimpiade untuk dua negara berbeda, yakni Indonesia dan Belanda.

Selain itu, pada tahun 2004 ia juga sukses menjadi Juara Eropa di nomor tunggal putri sekaligus ganda putri.

Koleksi Gelar Mia Audina

Sepanjang karier profesionalnya, Mia mengoleksi banyak gelar bergengsi.

Beberapa di antaranya:

Juara US Open 1996
Juara Swiss Open 2002
Juara Japan Open 2004
Juara Kejuaraan Eropa 2004
Juara German Open 2005
Juara Dutch Open 2005

Secara keseluruhan, Mia menutup kariernya pada tahun 2006 dengan koleksi 15 gelar internasional, termasuk tiga gelar dari nomor ganda putri.

Rekor Langka yang Masih Bertahan

Prestasi Mia Audina hingga kini masih menjadi rekor unik dalam sejarah Olimpiade cabang bulu tangkis.

Berdasarkan catatan resmi Olympics.com dan Badminton World Federation (BWF), belum ada pebulu tangkis lain yang mampu menyamai pencapaiannya, yakni meraih medali Olimpiade saat membela dua negara berbeda.

Rekor tersebut menunjukkan betapa luar biasanya kualitas Mia sebagai atlet. Di mana pun ia bermain, kemampuannya tetap mampu bersaing di level tertinggi dunia.

Terlepas dari keputusan berpindah kewarganegaraan yang sempat memicu perdebatan, kontribusi Mia Audina terhadap bulu tangkis Indonesia tidak bisa dihapus dari sejarah.

Ia adalah sosok yang membawa Indonesia berjaya sejak usia belia, membantu merebut Piala Uber, menyumbangkan medali Olimpiade, hingga menginspirasi banyak generasi penerus.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029.
5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

Berikut 5 contoh yel-yel pramuka kreatif dan penuh semangat, cocok digunakan saat peringatan Hari Pramuka 2026.
Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri semakin dekat menuju Barcelona pada bursa transfer musim 2026/2027. Frenkie de Jong, Marc Casado, dan Tommy Marques menjadi tiga nama yang paling mungkin terkena dampak.
BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah belum dapat dilaksanakan. 
Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

AFC mengumumkan jadwal drawing pembagian grup AFC Champions League Two 2026-2027 pada Senin (10/8/2026).
Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Berikut daftar pelatih elit atau top dunia yang tidak takut kehabisan duit alias masih menganggur.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT