Ratu Tinju Dunia Claressa Shields Siap Comeback, Pertaruhkan Empat Sabuk Juara Lawan Franchon Setelah 10 Tahun
- Instagram.com/claressashields
Jakarta, tvOnenews.com - Ratu tinju dunia, Claressa Shields siap kembali naik ring untuk kembali menantang Franchon Crews-Dezurn pertarungan keduanya 10 tahun yang lalu.
Rematch antara Claressa Shields (17-0-0, 3 KO) vs Franchon Crews-Dezurn (10-2-0, 2 KO) akan berlangsung di Detroit, Amerika Serikat pada 22 Februari 2026 mendatang.
Pertarungan antara Claressa vs Franchon akan memperebutkan gelar juara dunia kelas berat putri WBA, WBC, WBO dan IBF milik Claressa pada akhir bulan depan.
Kabar ini juga telah diumumkan langsung oleh WBA melalui akun resminya, di mana kedua petinju akan kembali bertemu setelah 10 tahun lamanya.
"Claressa dan Franchon kembali bertemu setelah 10 tahun sejak debut kedua petinju yang dimenangkan Claressa pada 2016," tulis WBA.
Tercatat pertemuan pertama Claressa vs Franchon berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas pada 19 November 2016, yang juga menjadi laga debut kedua petinju.
Saat itu Claressa dan Franchon saling berhadapan dalam empat ronde dengan masing-masing putaran berlangsung dua menit. Claressa pun berhasil meraih kemenangan lewat keputusan mutlak (40-36, 40-36 dan 40-36).
Setelah laga debut tersebut, kedua petinju pun mampu membangun karier yang luar biasa di cabang olahraga (cabor) yang identik dengan pria ini.
Claressa Shields yang baru berusia 30 tahun akan datang dengan rekor tak terkalahkan dalam 17 pertarungan profesional yang telah ia lakoni. Sedangkan Franchon yang kini telah berusia 38 tahun membawa rekor 10 kemenangan dan dua kekalahan.
Franchon yang merupakan mantan juara tak terbantahkan kelas menengah super putri berhadapan dengan Claressa Shields akan menjadi momentum penentu terutama untuk meraih gelar juara dunia.
Sementara itu Claressa Shields difavoritkan meraih kemenangan, meski kemampuan Franchon tak boleh diremehkan karena dipastikan akan membawa rasa balas dendam yang besar.
Sementara itu WBA menyatakan bahwa pertarungan ini berpotensi menjadi salah satu duel tinju dunia paling ikonik dalam tinju wanita di abad ke-21.
(ant/nad)
Load more