News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Islam Makhachev Berpotensi Dilarang Tarung di UFC Gedung Putih, Ini Alasannya

Petarung MMA asal Rusia, Islam Makhachev dikabarkan berpotensi dilarang bertarung di acara akbar UFC Gedung Putih.
Senin, 19 Januari 2026 - 14:17 WIB
Islam Makhachev dan Khabib Nurmagomedov
Sumber :
  • Instagram.com/khabib_nurmagomedov

Jakarta, tvOnenews.com - Petarung MMA asal Rusia, Islam Makhachev dikabarkan berpotensi dilarang bertarung di acara akbar UFC Gedung Putih.

UFC White House atau UFC Gedung Putih merupakan sebuah ajang MMA yang diinisiasi oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat yang akan berlangsung pada tahun 2026 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Digelarnya ajang UFC Gedung Putih ialah untuk merayakan ulang tahun ke-250 penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Sehingga terasa sangat spesial terutama bagi para petarung MMA.

Donald Trump juga sebelumnya mengungkapkan setidaknya ada sekitar sembilan pertarungan perebutan gelar juara di UFC Gedung Putih. Alhasil para petarung papan atas langsung berbondong-bondong menyatakan keinginannya di duel spesial tersebut, termasuk Islam Makhachev.

Namun Islam Makhachev dikabarkan berpotensi tidak bisa tampil di UFC Gedung Putih usai mantan juara kelas bantam yakni Merab Dvalishvili memberikan pernyataan mengejutkan.

Melansir dari BloodyElbow, Merab Dvalishvili mengatakan UFC telah memberitahunya bahwa petarung MMA asal Rusia tidak akan bertarung di White House.

“UFC memberi tahu saya bahwa saya adalah penantang selanjutnya untuk sabuk juara. Mereka mengatakan akan ada trilogi antara saya dan Petr Yan,” kata Dvalishvili.

“Mereka (UFC) juga memberi tahu saya bahwa pertarungan kami tidak akan terjadi di Gedung Putih pada bulan Juni karena Yan adalah orang Rusia, dan itu tidak mungkin,” tambahnya.

Menurut informasi tambahan dari Low Kick MMA, kemungkinan keputusan tersebut bisa saja dipengaruhi oleh pertimbangan politik maupun sensitifitas geopolitik antara Rusia dan Amerika Serikat yang telah lama memang bersitegang.

Jika aturan ini memang benar adanya, maka petarung papan atas seperti Islam Makhachev, Khamzat Chimaev hingga Petr Yan tidak akan tampil di UFC Gedung Putih.

Juara kelas Middleweight UFC Khamzat Chimaev
Juara kelas Middleweight UFC Khamzat Chimaev
Sumber :
  • Instagram @khamzat_chimaev

Meski demikian, hingga saat ini belum ada kabar resmi dari pihak UFC maupun Gedung Putih itu sendiri. Selain itu juga belum ada pengumuman siapa saja petarung MMA yang akan unjuk gigi di ajang tersebut.

Sementara itu, UFC tercatat tak pernah menggelar lebih dari tiga perebutan gelar juara. Terakhir kali mereka melakukannya  ialah di duel spesial UFC 300 di mana saat itu ada tiga perebutan gelar juara pada April 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, deretan petarung yang menunjukkan minatnya tampil di UFC Gedung Putih di antaranya seperti Conor McGregor, Jon Jones, Alex Pereira hingga Islam Makhachev.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT