Khamzat Chimaev Siap Rematch Melawan Kamaru Usman? Begini Kata Pelatihnya
- Kolase tvOnenews.com / Instagram / @usman84kg / @khamzat_chimaev
tvOnenews.com - Pelatih Khamzat Chimaev, Alan Finfou Nasciamento, buka suara terkait calon lawan selanjutnya anak didiknya dan menanggapi kritik terhadap gaya bertarung Chimaev.
Khamzat Chimaev (15-0 MMA, 9-0 UFC) baru saja mengalahkan Dricus Du Plessis dengan dominasi penuh, menjatuhkannya hingga 12 kali dan mengontrol pertarungan lebih dari 21 menit, untuk merebut gelar juara kelas menengah UFC 319.
Meski menang mutlak, sebagian penonton menilai penampilannya membosankan karena dominasi yang terlalu sistematis.

- Instagram @khamzat_chimaev
Sebelumnya, Chimaev juga meraih kemenangan majority decision atas Kamaru Usman di UFC 294. Skor juri 29-27, 29-27, dan 28-28 untuk kemenangan petarung Chechnya berpaspor Swedia itu.
Namun, kemenangan itu bukan tanpa tantangan. Chimaev harus melewati ronde akhir dengan Usman sambil menahan rasa sakit akibat tangan retak sejak ronde pertama.
“Saya pikir tangan saya retak,” ujar Chimaev usai pertarungan, seperti dikutip dari UFC Eropa.
Pelatih jiu-jitsu Chimaev, Finfou, menyoroti sisi strategi pertarungan ini. Menurutnya, persiapan mereka tidak sepenuhnya cocok untuk menghadapi Usman.
“Untuk pertarungan melawan Kamaru Usman, kami mempersiapkan diri untuk satu tipe petarung – yaitu Paulo Costa. Kami melakukan seluruh kamp pelatihan untuk satu tipe petarung. Beberapa hari sebelum pertarungan, strategi diubah. Kami tidak siap, sama seperti Kamaru – dia juga tidak berada di kamp pelatihan khusus untuk Chimaev,” jelas Finfou kepada MMA Today.
Finfou juga menanggapi kritik soal pertarungan yang dianggap membosankan:

- ANTARA/HO-Laman MMA Fighting/ Chris Unger/Zuffa LLC via Getty Images.
“Oke, kami menang dengan cara itu, lima ronde, dominasi total (melawan Du Plessis), jadi sekarang tidak ada yang membicarakan pertarungan lima ronde lagi, tetapi orang-orang mengatakan bahwa pertarungannya membosankan. Jika Khamzat bertanya, ‘Bolehkah saya menyerang?’ dan kami menjawab ‘Ya, silakan,’ itu akan terlihat ceroboh dan sombong. Pertarungan belum selesai, dan jika dia KO, semua orang akan berkata, ‘Mengapa dia mengubah gaya bertarungnya?’”
Chimaev memang mendapatkan ujian berat dari Kamaru Usman, salah satu petarung yang mampu menekan dan menguji batas kemampuannya.
Adapun petarung lain yang pernah mendorong Chimaev ke ambang batas adalah Gilbert Burns, yang memaksa Khamzat Chimaev bertarung lebih banyak dalam posisi berdiri, menghasilkan pertarungan sengit bolak-balik.
Dengan kombinasi kemampuan gulat, ketahanan mental, dan adaptasi strategi, Chimaev menunjukkan dirinya tetap menjadi salah satu nama terbesar di UFC kelas menengah. (ind)
Load more