Duel Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Diperebutan Gelar Kelas Berat Tuai Kontroversi
- X @ringmagazine
Jakarta, tvOnenews.com - Pertarungan antara Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven diperebutan gelar kelas berat WBC ternyata menuai kontroversi baik dari kalangan sesama petinju maupun para penggemar.
Ring Magazine baru saja mengumumkan bahwa Oleksandr Usyk (24-0, 15 KO) akan kembali naik ring lagi untuk melawan Rico Verhoeven (66-10, 21 KO). The Cat akan mencoba mempertahankan sabuk gelar kelas berat WBC miliknya.
Duel akbar antara Usyk vs Verhoeven bertajuk 'Glory in Giza' ini berlangsung di Piramida Giza, Mesir, pada 23 Mei 2026 mendatang. Momen ini juga menjadi pertarungan tinju dunia diperebutan gelar kelas berat yang pertama kalinya digelar di Mesir.
Nantinya Usyk datang sebagai pemegang gelar kelas berat WBC, WBA, IBF dan The Ring. Ia juga merupakan petinju peringkat satu versi The Ring dan merupakan juara dunia tak terkalahkan tiga kali di dua kelas berat.
Sedangkan Rico Verhoeven akan bertarung dengan modal sebagai legenda kickboxing yang merupakan juara kelas berat terlama. Ia pernah berkompetisi sekali sebagai petinju sebelumnya pada tahun 2014, dan menang dengan KO di ronde kedua.
Meski baru saja diumumkan, namun duel tinju dunia ini nyatanya menuai banyak perdebatan. Kontroversi ini tentu bukan tanpa alasan.
Sebab walau Verhoeven sebelumnya sempat bertarung di atas ring tinju, namun duel melawan Usyk yang merupakan raja di kelas berat dinilai timpang terutama untuk perebutan gelar juara.
Hal ini juga diungkapkan oleh Fabio Wardley selaku pemegang sabuk kelas berat WBO yang menyatakan kekecewaannya terhadap duel Usyk Verhoeven.
Wardley menyatakan bahwa dirinya ingin bertarung melawan Usyk mengingat dirinya saat itu menjadi juara interim WBO. Namun Usyk memilih untuk menanggalkannya alias menolak bertarung melawan Wardley yang mendapatkan gelar tersebut tanpa perlu berduel.
Hal ini juga diungkapkan oleh sejumlah penggemar tinju di media sosial. Para fans mengatakan bahwa duel ini timpang mengingat keduanya bertarung di cabang olahraga yang berbeda.
Sementara itu, Oleksandr Usyk mengatakan bahwa keputusannya melawan Rico Verhoeven ialah karena lawannya merupakan salah satu petarung hebat dan pekerja keras untuk mencapai kesuksesan.
Load more