Hasil Tinju Dunia: Emanuel Navarrete Bikin Cedera Eduardo Nunez Sampai TKO di Ronde 11
- Instagram.com/@matchroomboxing,DAZN
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju dunia, di mana Emanuel Navarrete berhasil mengalahkan Eduardo Nunez lewat TKO pada ronde kesebelas.
Rangkaian duel tinju dunia antara Emanuel Navarrete (40-2-1, 32 KO) vs Eduardo Nunez (29-2, 27 KO) telah selesai digelar, di Desert Diamond Arena, Glendale, Arizona, Amerika Serikat pada Minggu (1/3/2026) siang WIB.
Hasilnya Emanuel Navarrete sukses mengalahkan Eduardo Nunez lewat TKO, setelah dokter memutuskan bahwa Sugar tak bisa melanjutkan pertarungan karena mengalami cedera mata di ronde kesebelas.
Keputusan ini membuat Navarrete akhirnya dinobatkan sebagai juara kelas bulu super WBO dan IBF yang baru usai mengalahkan Nunez lewat TKO.
Jalannya Pertarungan:
Ronde pertama langsung berjalan seru nan ketat. Emanuel Navarrete nampak tampil agresif dan mengerahkan sejumlah pukulan di awal pertarungan.
Eduardo Nunez belum bisa berbicara banyak, ia hanya sesekali melayangkan serangan dan kemudian bertahan dari serangan lawan. Kedua kubu sempat bertukar pukulan kombinasi.
Nunez nampaknya mulai panas dan melancarakan bodyshot dengan tangan kirinya. Ia memancing Navarrete untuk menerima pukulan hook kiri yang cukup efektif.
Ronde kedua, Naavarrete langsung menerima serangan tangan kanan dan hook kiri. Ia langsung membalasnya dengan serangan jab, dan mendorong Nunez mundur dengan pukulan tangan kiri.
Ronde ketiga, Eduardo Nunez membuka dengan hook kiri yang keras dan menjadi pukulan terbaiknya sejak awal pertarungan. Lawannya tak tinggal diam.
Navarrete mematahkan pertahanan petinju berjuluk Sugar itu dengan pukulan tangan kanan dan kemudian melanjutkan dengan serangkaian pukulan. Pukulan uppercut kiri yang sangat bagus mampu membuat Nunez sempat terguncang.
Ronde keempat, Emanuel Navarrete membukanya dengan hook kiri efektif yang dikombinasikan dengan pukulan kanan hingga membuat Nunez mengalami luka di bawah mata kanannya.
Navarrete kini tampil lebih dominan di mana serangan demi serangan ia lakukan dengan sangat baik, terutama jabnya. Sementara kali ini Nunez lebih banyak bertahan.
Ronde kelima, Eduardo mencoba bangkit dengan tampil agresif. Ia melayangkan hook kiri andalannya. Namun belum mampu menumbangkan lawannya.
Navarrete malah tampil lebih nyaman apalagi dengan pukulan jarak dekat. Pukulan hook ia layangkan membuat kedua petinju kini bertarung habis-habisan di paruh laga.
Ronde keenam, Emanuel Navarrete melayangkan hook kiri dan uppercut untuk membongkar pertahanan Eduardo Nunez.
Lawannya kemudian melakukan chop ke bawah dan menghujani pukulan saat Navarrete berada di tepi ring tinju. Meski demikian, sang senior masih mendominasi.
Ronde ketujuh, Nunez mencoba bangkit dengan mengerahkan bodyshot sekuat mungkin. Akan tetapi ia sempat kehilangan keseimbangan usai menerima pukulan jab dan kombinasi dari jarak dekat.
Navarrete terus menghujaninya dengan pukulan. Nunez menerima beberapa pukulan keras termasuk hook dari lawannya.
Ronde kedelapan, upaya serangan jarak dekat dilakukan oleh Nunez. Uppercut diikuti dua hook menghujani tubuh Navarrate.
Nunez mempersempit jarak dan melancarkan serangan dari jarak dekat. Ia mendaratkan pukulan kanan yang solid, tetapi Navarrete juga memiliki momen-momennya dalam pertukaran pukulan tersebut.
Ronde kesembilan, Eduardo Nunez memulai dengan kombinasi pukulan tangan kiri, tetapi ia menerima pukulan yang jauh lebih keras dari Navarrete.
Pukulan tangan kanan dan uppercut tepat dibalas oleh lawannya sehingga kaki Nunez tak stabil. Mata kanannya tertutup dan menjadi bencana untuknya dan dirinya kembali terguncang usai menerima hook kiri.
Ronde 10, Nunez membuka dengan kondisi badan yang terhuyung karena darah mengalir deras dari mata kanannya yang juga menyebabkan ia mendapatkan pukulan bertubi.
Emanuel Navarrete terlalu tangguh dan kuat untuk Eduardo Nunez. Bahkan legenda Julio Cesar Chavez Sr mengatakan bahwa duel ini harus dihentikan karena kondisi Nunez yang sudah memperihatinkan.
Namun Nunez tak gentar yang terus memberikan serangan jarak dekat meski akhirnya mendapatkan pukulan telak dari lawannya.
Ronde 11, Eddie Hearn selaku sang promotor telah memberi tahu kubu Eduardo Nunez untuk menghentikan pertarungan. Dokter kemudian memeriksa mata Nunez dan menyatakan bahwa sang petinju sudah tak bisa bertarung lagi.
Akhirnya Eduardo Nunez dinyatakan kalah lewat TKO, sehingga gelar unifikasi kelas bulu super WBO dan IBF kini menjadi miliki Emanuel Navarrete.
(nad)
Load more