News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinju Dunia: Tersandung Kasus Doping, IBF Resmi Cabut Gelar Juara Janibek Alimkhanuly di Kelas Menengah

IBF selaku badan tinju dunia resmi mencabut gelar juara dunia milik Janibek Alimkhanuly di kelas menengah usai sang jawara tersandung kasus doping.
Kamis, 12 Maret 2026 - 11:19 WIB
Logo International Boxing Federation (IBF)
Sumber :
  • Instagram.com/@ibfusbaboxing

Jakarta, tvOnenews.com - International Boxing Federation (IBF) resmi mencabut gelar juara dunia milik Janibek Alimkhanuly di kelas menengah usai sang jawara tersandung kasus doping. 

Keputusan ini diambil setelah hasil tes doping menunjukkan bahwa Janibek Alimkhanuly positif menggunakan meldonium, salah satu zat yang dilarang dalam olahraga profesional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut mencuat setelah proses pengujian dilakukan menjelang rencana pertarungan antara Janibek Alimkhanuly melawan Erislandy Lara pada November 2025 lalu.

"Janibek Alimkhanuly dinyatakan positif menggunakan meldonium, zat terlarang, setelah pengujian pada pertengahan November 2025," melansir dari Ring Magazine.

Tes doping ini dilakukan oleh Voluntary Anti-Doping Association (VADA), selaku lembaga independen yang kerap terlibat dalam pengawasan antidoping di dunia tinju profesional. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut, VADA menemukan bahwa sampel A milik sang petinju mengandung meldonium yang termasuk dalam kategori modulator metabolik terlarang.

Setelah temuan awal tersebut, proses investigasi dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel B. Hasilnya kembali mengonfirmasi adanya zat terlarang yang sama dalam tubuh petinju tersebut. 

Kemudian konfirmasi dari kedua sampel itu semakin memperkuat bukti bahwa Janibek Alimkhanuly benar-benar positif menggunakan zat yang dilarang dalam kompetisi tinju profesional.

Hasil ini membuat IBF kemudian mengambil langkah administratif terkait status gelar juara dunia kelas menengah yang sebelumnya dipegang oleh Janibek Alimkhanuly. Selain itu, otoritas tinju yang berwenang juga menjatuhkan sanksi larangan bertanding mulai 2 Desember 2025. 

Sehingga Janibek Alimkhanuly tidak dapat menjalani kewajibannya sebagai juara dunia IBF, yakni mempertahankan sabuk dalam laga mandatory defense yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026.

Sesuai regulasi IBF, setiap juara dunia diwajibkan menjalani pertarungan wajib dalam periode tertentu untuk mempertahankan statusnya sebagai pemegang gelar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran tidak dapat memenuhi kewajiban tersebut akibat sanksi larangan bertanding, IBF akhirnya memutuskan untuk mencabut gelar juara dunia kelas menengah yang sebelumnya berada di tangan Janibek Alimkhanuly.

Hal ini dilakukan oleh IBF agar sabuk juara tidak terlalu lama berada dalam kondisi vakum. Maka kini divisi kelas menengah tetap dapat berjalan normal dengan peluang bagi para penantang baru untuk memperebutkan sabuk juara dunia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT