News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinju Dunia: Junto Nakatani Siap 'Perang' Lawan Naoya Inoue, Bidik Kemenangan Lewat Duel Sengit

Petinju Jepang, Junto Nakatani (32-0-0, 24 KO) mengaku siap menghadapi pertarungan sengit melawan juara dunia tak terbantahkan Naoya Inoue (32-0, 27 KO) dalam duel akbar yang akan digelar di Tokyo Dome pada 2 Mei 2026.
Selasa, 28 April 2026 - 23:39 WIB
Petinju asal Jepang, Junto Nakatani
Sumber :
  • REUTERS/Hamad I Mohammed

Jakarta, tvOnenews.com - Petinju Jepang, Junto Nakatani (32-0-0, 24 KO) mengaku siap menghadapi pertarungan sengit melawan juara dunia tak terbantahkan Naoya Inoue (32-0, 27 KO) dalam duel akbar yang akan digelar di Tokyo Dome pada 2 Mei 2026. 

Junto Nakatani bahkan memprediksi laga ini akan berlangsung seperti “perang” di atas ring. Ia pun mempersiapkan segala hal jelang berhadapan dengan Naoya Inoue di duel perebutan gelar juara dunia kelas bantam super.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari The Ring Magazine, Junto Nakatani menegaskan bahwa dirinya tidak hanya mengandalkan satu strategi untuk menghadapi Inoue. Ia menyadari bahwa lawannya merupakan salah satu petinju terbaik dunia saat ini, sehingga ia akan mengerahkan segalanya.

Petinju berjuluk Big Bang itu menyebut dirinya siap bertarung terbuka dan meladeni gaya agresif Inoue. Ia juga menegaskan akan menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi segala kemungkinan di dalam ring.

Tak hanya itu, Nakatani berpikir realistis tidak akan mengalahkan Inoue lewat KO/TKO. Melainkan melalui keputusan bulat atau keputusan juri.

“Pertarungan ini 100 persen akan menjadi perang, dan saya pikir saya akan menang dengan keputusan juri setelah saya mengatasi semua yang dilancarkan Inoue kepada saya,” 

“Ini adalah kesempatan luar biasa, dan saya akan lebih menikmatinya lagi jika bisa mengalahkan Inoue. Saya akan menunjukkan hasil kerja keras saya selama ini dan membuktikan semuanya malam itu. Para penggemar akan pulang dengan gembira dan terharu.” jelasnya.

Nakatani mengatakan bahwa dirinya tidak akan hanya bergantung pada satu pukulan untuk menjatuhkan sang juara. Ia berencana untuk menekan Inoue sepanjang pertarungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, petinju berusia 27 tahun itu menilai bahwa dirinya harus siap menghadapi berbagai situasi, termasuk jika pertarungan berkembang menjadi duel jarak dekat yang keras. Ia menegaskan siap bertarung habis-habisan dan tidak akan mundur dari tekanan.

Di sisi lain, tim pelatih Junto Nakatani juga menilai bahwa ini adalah momen terbaik untuk menghadapi Inoue. Mereka ingin melawan sang juara saat masih berada di puncak performa, sehingga kemenangan nanti akan memiliki nilai lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Persik Kediri mematangkan persiapan jelang menghadapi Borneo FC pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026).
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Teknologi Vs Hoaks! Strategi Digital Tangerang Selatan Jadi Sorotan Serius

Teknologi Vs Hoaks! Strategi Digital Tangerang Selatan Jadi Sorotan Serius

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat transformasi sistem komunikasi publik guna menjawab tantangan disrupsi media digital yang makin masif.
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Tabrakan maut yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, akhirnya mendapatkan titik terang dari sudut ... -

Trending

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire melontarkan sindiran ke Ruben Amorim usai MU menang atas Brentford, sambil mengungkap dampak besar Michael Carrick sejak kehadiran di Old Trafford
Solidaritas Arab Saudi untuk Indonesia: Dubes Faisal Al Amoudi Doakan Korban Kecelakaan Kereta Api

Solidaritas Arab Saudi untuk Indonesia: Dubes Faisal Al Amoudi Doakan Korban Kecelakaan Kereta Api

Suasana khidmat menyelimuti acara Wisuda Lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta pada Selasa (28/4), saat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memberikan pernyataan resmi terkait musibah kecelakaan kereta Bekasi.
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Pantas Gacor Terus pada Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Ternyata Dilarang Keras Main PlayStation

Pantas Gacor Terus pada Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Ternyata Dilarang Keras Main PlayStation

Cristiano Ronaldo ternyata dilarang main PlayStation demi menjaga performa dan tidur berkualitas. Chef pribadinya menyebut kebiasaan ini bisa merusak karier pemain.
Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Tabrakan maut yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, akhirnya mendapatkan titik terang dari sudut ... -
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT