Hasil Tinju Dunia: Hantam Junto Nakatani Sampai Terluka, Naoya Inoue Pertahankan Gelar Juara Kelas Bantam Super
- wbcboxing.com
Jakarta, tvOnenews.com - Hasil tinju dunia, di mana Naoya Inoue berhasil mengalahkan Junto Nakatani lewat duel yang berlangsung dalam 12 ronde.
Duel tinju dunia antara Naoya Inoue (33-0-0, 27 KO) vs Junto Nakatani (32-1-0, 24 KO) telah selesai digelar di Tokyo Dome, Jepang pada Sabtu (2/5/2026) malam WIB.
Hasilnya Naoya Inoue berhasil mengalahkan Junto Nakatani lewat kemenangan mutlak atau unanimous decision (116-112, 115-113, dan 116-112).
Kemenangan ini membuat The Monster sukses mempertahankan gelar juara tak terbantahkan kelas bantam super. Sementara Nakatani harus rela rekor tak terkalahkannya ternodai usai tumbang dari Inoue.
Jalannya Pertarungan:
Junto Nakatani melakukan ring walk dengan penuh percaya diri dan mendapatkan sambutan meriah dari penonton. Sedangkan Naoya Inoue melakukannya dengan megah, iringan biola membuatnya terlihat dramatis saat memasuki arena tarung.
Ronde pertama, Naoya Inoue langsung tampil agresif dengan jab cepat untuk memotong jarak. Sementara Junto Nakatani memilih bermain sabar dengan stance lebar sambil menunggu kesempatan melakukan counter.
Inoue beberapa kali sukses melancarkan bodyshot sebelum mendaratkan pukulan kanan keras ke dagu Nakatani yang sempat membuat lawannya kehilangan keseimbangan. Tempo laga pun meningkat setelah The Monster mulai menyerang secara kombinasi ke arah tubuh dan kepala lawan.
Ronde kedua, sang pemegang gelar membukanya dengan pukulan keras ke arah badan Nakatani. Monster beberapa kali sukses mendaratkan pukulan kanan ke dagu lawannya. Sementara itu, Nakatani mulai aktif melepaskan jab, meski masih belum terlalu sering menggunakan tangan kirinya sebagai senjata utama.
Saat akhirnya Nakatani melancarkan pukulan kiri kerasnya, Inoue mampu menghindar dengan sangat baik. Kedua petinju kemudian saling bertukar pukulan sebelum Inoue menutup ronde dengan hook bersih yang dilanjutkan serangan ke tubuh lawan.
Ronde ketiga, Junto Nakatani mulai aktif mendaratkan jab pada awal putaran. Namun, Naoya Inoue tetap tampil agresif dengan terus memburu bodyshot menggunakan tangan kanan.
Inoue juga beberapa kali sukses melepaskan jab tajam dan sempat nyaris mendaratkan pukulan kanan ke kepala lawan. Dibanding The Big Bang yang masih banyak mengandalkan jab, Inoue terlihat lebih aktif melancarkan pukulan keras.
The Monster kemudian kembali mengenai dagu Nakatani dengan pukulan kanan bersih. Nakatani sempat mencoba membalas dengan tangan kiri setelah menerima serangan ke kepala.
Ronde keempat, Inoue semakin agresif dengan melancarkan kombinasi pukulan cepat yang beberapa kali berhasil tepat sasaran.
Namun saat Inoue sempat meleset dan Nakatani berhasil membalas dengan dua pukulan bersih. Petinju kidal itu terlihat terus menunggu momen untuk melancarkan counter menggunakan tangan kiri andalannya.
Inoue kemudian kembali menekan lewat kombinasi tiga pukulan keras. Meski begitu, Nakatani juga sukses mendaratkan pukulan kiri melewati pertahanan lawannya. Namun Inoue masih unggul dalam perolehan poin.
Ronde kelima, Inoue membukanya dengan jab tajam dan terus menekan lewat serangan ke tubuh serta pukulan kanan ke dagu Junto Nakatani yang sempat terdesak di tepi ring.
Walau Inoue masih mendominasi jalannya laga, Nakatani mulai memberi perlawanan lewat beberapa kombinasi pukulan dan serangan kiri yang berhasil menembus pertahanan lawannya.
The Big Bang juga sempat memanfaatkan momen saat Inoue kehilangan keseimbangan dengan melancarkan beberapa jab dan pukulan kiri pendek.Â
Ronde keenam, Nakatani mengerahkan beberapa pukulan counter saat Inoue mencoba menyerang. Ia kemudian sukses mendaratkan kombinasi satu-dua terbaiknya. Walau tak lama dibalas lewat jab keras dari Inoue.
Terdapat momen Inoue gagal mengenai target, Nakatani kembali membalasnya dengan pukulan kiri bersih. Inoue sempat melakukan bodyshot, namun ronde ditutup dengan counter kiri Nakatani yang kembali tepat sasaran.
Ronde ketujuh, Junto Nakatani mulai meningkatkan tempo permainan dengan mendaratkan hook keras. Namun, Inoue membalasnya lewat pukulan kanan ke body serta beberapa straight kanan cepat.
Nakatani kembali membalas dengan kombinasi apik dan pukulan kiri bersih, sementara Naoya Inoue juga sempat mendaratkan hook kiri keras.Â
Ronde kedelapan, Nakatani mulai tampil lebih agresif dengan melancarkan kombinasi pukulan keras dan terus menekan Naoya Inoue.
Namun The Monster tetap mampu membalas lewat beberapa jab tajam dan pukulan bersih. Nakatani juga sempat mendaratkan serangan apik saat Inoue berada di sudut ring.
Ronde kesembilan, Nakatani tampil dominan setelah beberapa kali mendaratkan hook kiri keras saat Naoya Inoue memilih bermain lebih defensif.
Nakatani bahkan sempat menekan Inoue ke tepi ring dan menghujaninya dengan pukulan kombinasi. Meski Inoue sempat membalas lewat beberapa kombinasi dan pukulan kanan keras, tekanan Nakatani terus berlanjut.
Nakatani kemudian menutup ronde dengan uppercut, pukulan kiri pendek, yang mengenai sasaran, menjadi penampilan terbaiknya.
Ronde 10, Junto Nakatani terus menjaga tekanan dengan mendaratkan uppercut dan hook keras yang sempat memaksa Naoya Inoue mundur ke tepi.
Monster sempat membalas lewat kombinasi pukulan, namun mulai terlihat menurun saat Nakatani semakin agresif dan terus menekan.Â
Duel tinju sempat terhenti akibat benturan kepala yang membuat area atas mata Nakatani mengalami luka dan berdarah. Setelah laga dilanjutkan, Nakatani kembali langsung menekan dan mulai aktif menyerang tubuh lawannya.
Ronde 11, Naoya Inoue membukanya dengan pukulan kanan keras, namun Junto Nakatani langsung membalas lewat rentetan kombinasi kiri dan kanan secara agresif.
Nakatani masih mencoba terus menekan, sementara Inoue lebih memilih mencari satu pukulan keras yang efektif. Usahanya berhasil karena beberapa pukulan keras Inoue mampu memperlambat lawannya.
Selain itu, luka di atas mata Nakatani mulai mengeluarkan banyak darah hingga mengganggu penglihatannya dan menurunkan intensitas serangan setelah beberapa ronde tampil dominan.
Ronde 12, Naoya Inoue mencoba melanjutkan momentumnya, namun sempat terkena pukulan kiri dari Junto Nakatani.
Nakatani kemudian melancarkan kombinasi tiga pukulan, tetapi Inoue membalas dengan serangan keras termasuk uppercut dan pukulan kanan telak ke dagu lawan.
Inoue terus efektif menggunakan uppercut, sementara Nakatani tetap memberikan perlawanan lewat pukulan-pukulan keras. Duel berlangsung sangat sengit hingga akhir.
Ketiga juri memberikan kemenangan kepada Naoya Inoue, usai mengalahkan Junto Nakatani lewat kemenangan mutlak atau unanimous decision (116-112, 115-113, dan 116-112).
Hasil ini membuat Naoya Inoue mempertahankan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas bantam super untuk ketujuh kalinya.
(nad)
Load more