Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland
- Instagram/stricklandmma
tvOnenews.com - Khamzat Chimaev akhirnya kembali muncul ke publik untuk pertama kalinya setelah kehilangan sabuk juara kelas menengah UFC.
Petarung asal Chechnya yang sebelumnya tak terkalahkan itu harus menerima kekalahan lewat keputusan juri terbelah saat menghadapi Sean Strickland dalam laga utama UFC 328.
Sejak hasil tersebut, Chimaev активно menyuarakan keinginannya untuk menjalani pertandingan ulang melawan Strickland.
Pada Selasa, ia pun menyapa para penggemarnya melalui video di Instagram Story. Dalam kondisi masih menutupi cedera dengan kacamata hitam, Chimaev menunjukkan sikap tenang dan religius dalam merespons kekalahan tersebut.
- UFC.COM
“Assalamu alaikum, saudara-saudara. Semoga Allah meridhoi semua orang yang khawatir dan mendukung kami,” ucapnya mengawali pernyataan.
Ia menegaskan bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya dan tetap optimistis untuk kembali bangkit.
“Banyak orang yang khawatir. Kami tidak akan menyerah. Insya Allah, kami akan terus menang lagi jika itu kehendak Allah, dan kami akan terus berlatih,” lanjutnya.
Khamzat Chimaev juga menegaskan bahwa motivasinya untuk kembali merebut gelar juara masih sangat kuat.
Ia kemudian menanggapi pertanyaan publik terkait sikapnya yang tetap bersahabat dengan Strickland usai pertarungan, meski sebelumnya sempat mendapat hinaan.
“Motivasinya masih ada. Kami masih ingin merebut sabuk juara. Dan mengenai orang itu, dia mengatakan banyak hal yang tidak perlu. Orang-orang bertanya mengapa saya menjabat tangannya dan mengapa saya memasangkan sabuk juara padanya setelah itu,” jelasnya.
Menurut Chimaev, prinsipnya jelas: pertarungan hanya terjadi di dalam oktagon, bukan di luar arena.
“Kami tidak punya kebiasaan berbicara atau berkelahi setelah kalah. Jika kami bertarung, kami bertarung di dalam ring, dan kami bertarung sebaik mungkin. Apa yang telah Allah tetapkan bukanlah lagi kendali kami,” tegasnya.
Ia juga mengungkap bahwa Strickland telah meminta maaf secara langsung, yang menjadi alasan dirinya memilih untuk memaafkan.
“Pria itu menundukkan kepala dan meminta maaf. Jika seseorang meminta maaf, saya bisa memaafkannya,” ujar Chimaev.
Ke depannya, Chimaev berharap bisa kembali bertemu Strickland dalam laga ulang yang direncanakan berlangsung di Abu Dhabi pada akhir tahun. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pihak UFC terkait wacana tersebut.
Permintaan Maaf Sean Strickland
Sebelumnya, duel keduanya memang diwarnai tensi tinggi sejak masa promosi. Adu psywar dan hinaan mewarnai konferensi pers hingga sesi face-off, bahkan sempat memicu emosi Chimaev hingga nyaris terjadi insiden fisik.
Setelah pertarungan usai, Sean Strickland pun mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Dalam wawancara di dalam oktagon, ia mengatakan:
“Saya hanya ingin meminta maaf kepada penggemar saya di Amerika, kepada penggemar Muslim saya, dan kepada penggemar Kristen saya.”
- Tangkapan layar Youtube UFC
Ia juga mengakui bahwa dirinya terlalu berlebihan dalam membangun tensi jelang laga.
“Aku memang terlalu berlebihan, aku akui itu. Aku menghormati kalian semua,” ujarnya.
Strickland bahkan memberikan pujian kepada Chimaev sebagai lawan tangguh.
“Orang Chechnya adalah petarung hebat. Mereka buas. Dia sangat buas.”
Menutup pernyataannya, Strickland mengakui bahwa dirinya seharusnya bisa memberi contoh yang lebih baik.
“Seharusnya aku bisa menjadi contoh yang lebih baik, tapi aku malah berusaha menjual pertarungan ini untuk kalian semua.”
Load more