Tak Disangka, Conor McGregor Siap Hadapi ‘Skenario Terburuk’ demi Comeback Lawan Max Holloway
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @thenotoriousmma
tvOnenews.com - Petarung kelas ringan UFC, Conor McGregor mengungkapkan bahwa dirinya kini jauh lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan buruk jelang comeback-nya di UFC.
Setelah mengalami cedera mengerikan beberapa tahun lalu, mantan juara dunia dua divisi itu mengaku kini mempersiapkan diri bukan hanya untuk skenario ideal, tetapi juga kondisi terburuk di dalam oktagon.
McGregor terakhir kali bertarung pada UFC 264 pada musim panas 2021 saat menghadapi Dustin Poirier. Dalam duel trilogi tersebut, ia mengalami patah kaki parah pada ronde pertama yang membuatnya kalah sekaligus terancam kehilangan karier.
- ANTARA
Kini, petarung asal Irlandia itu dijadwalkan kembali bertarung melawan Max Holloway pada UFC 329 dalam ajang International Fight Week di Las Vegas, 11 Juli mendatang.
Menariknya, Conor McGregor mengaku pengalaman cedera berat membuat pola pikirnya berubah total dalam mempersiapkan pertarungan.
Setelah sempat menjalani beberapa kamp latihan dan bahkan dijadwalkan menghadapi Michael Chandler pada Juni 2024 sebelum batal karena cedera jari kaki, McGregor kini merasa jauh lebih matang.
Dalam perbincangan dengan mantan anggota Navy SEAL Amerika Serikat, Rob O'Neill, McGregor menjelaskan bahwa dirinya kini selalu mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk di atas ring.
“Sekarang, karena saya sudah jauh lebih berpengalaman dalam permainan ini, saya sebenarnya bekerja mundur menuju skenario yang sempurna,” ujar McGregor dilansir dari Youtube Mac Energy.
“Saya punya skenario ideal, Anda menjatuhkan mereka dengan pukulan backhand yang keras, penonton bersorak. Tapi kemudian saya punya skenario terburuk, bahu terkilir di tengah ronde pertama, apa yang harus saya lakukan?” lanjutnya.
Ia mengaku sudah menyiapkan berbagai respons jika kembali mengalami cedera saat bertanding.
“Jika lutut terkilir di ronde pertama, apa gerakan dan reaksi saya? Apakah saya mengubah posisi atau berbaring telentang? Saya punya berbagai macam respons untuk skenario terburuk.”
“Jadi jika pergelangan kaki, lutut, atau bahu saya cedera, apa respons saya? Karena pertarungan belum berakhir… Jika Anda memiliki manuver, Anda bisa bertahan dan berjuang menuju kemenangan,” sambung McGregor.
Menurutnya, pengalaman panjang di dunia MMA membuatnya sadar bahwa seorang petarung harus siap menghadapi semua situasi.
“Seiring bertambahnya pengalaman saya di dunia pertarungan, saya menyadari bahwa saya harus berpikir mundur dari skenario terburuk ke skenario terbaik,” pungkasnya.
Load more