Legenda UFC Tegas Ragukan Islam Makhachev sebagai GOAT, Singgung Ilia Topuria
- Instagram/islam_makhachev
Sonnen Soroti Perbedaan Rekam Jejak
Sonnen kemudian mempertanyakan apakah kekalahan yang lebih baru seharusnya menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang lebih hebat.
"Kekalahan yang satu lebih baru daripada yang lain, apakah itu yang mengubahnya? Kita telah melakukan hal yang sama tetapi kekalahannya lebih baru? Maksud saya, bagaimana Anda sampai pada kesimpulan itu?"
Ia bahkan mempertanyakan dasar penilaian yang membuat Makhachev disebut sebagai petarung terbaik di dunia.
"Dan apa maksud dari pernyataan bahwa dia adalah petarung terhebat di planet ini? Islam menolak Ilia, itu fakta," lanjut Sonnen.
Meski demikian, Makhachev tetap memiliki sejumlah keunggulan dalam perdebatan tersebut. Salah satunya adalah rekor kemenangan yang berhasil ia pecahkan, sesuatu yang belum dicapai Topuria.
Islam Makhachev juga memiliki konsistensi luar biasa selama bertahun-tahun. Setelah sukses di kelas ringan, ia naik ke kelas welter dan langsung merebut gelar sebelum mempertahankannya melalui kemenangan atas Machado Garry.
Di sisi lain, Topuria masih memiliki waktu yang jauh lebih panjang untuk membangun warisan kariernya. Petarung asal Georgia-Spanyol tersebut baru berusia 29 tahun dan masih berpeluang menambah berbagai pencapaian besar.
- X @UFC
Meski pertarungan antara Makhachev dan Topuria belum pernah terwujud, perbandingan keduanya kemungkinan akan terus muncul selama kedua petarung masih aktif.
Islam Makhachev sendiri kini berada di fase berbeda dalam kariernya. Dengan usia 34 tahun dan telah mengukir rentetan kemenangan luar biasa, ia mungkin hanya membutuhkan satu atau dua kemenangan lagi sebelum mempertimbangkan pensiun.
Namun, Makhachev masih memiliki kesempatan untuk memperpanjang rekornya. Jika mampu meraih beberapa kemenangan tambahan, ia bahkan berpeluang membawa catatan kemenangan beruntunnya hingga angka 20 sebelum akhirnya meninggalkan dunia UFC.
Load more