Max Holloway Blak-blakan Ungkap Calon Lawan Berikutnya, Ada Islam Makhachev hingga Conor McGregor
- Mark J. Rebilas-Imagn Images
tvOnenews.com - Petarung UFC, Max Holloway mulai membicarakan sejumlah opsi untuk pertarungan berikutnya setelah menjalani perjalanan yang cukup berliku sepanjang 2026.
Max Holloway sebelumnya kehilangan sabuk BMF setelah dikalahkan Charles Oliveira. Namun, ia mampu bangkit melalui kemenangan comeback yang kemudian kembali membuka peluangnya untuk mendapatkan pertarungan besar di UFC.
Salah satu opsi yang mencuat adalah pertandingan ulang melawan Conor McGregor. Keduanya kembali bertemu pada Juli lalu dalam sebuah laga yang disebut mengecewakan sebagian penggemar.
- Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Holloway membahas situasinya setelah UFC 329 dan kemungkinan lawan yang akan dihadapinya berikutnya.
Ketika membicarakan McGregor yang kembali menyerukan trilogi, Holloway menyebut petarung asal Irlandia itu sedang "berhalusinasi" terkait sejumlah komentarnya menjelang pertandingan ulang mereka.
“Kami melihat Conor di luar sana menghubungi saya, menginginkan pertarungan tahun depan,” katanya.
“Saya setuju dengan itu, tetapi saya tidak tahu apa yang diinginkan UFC.”
Max Holloway mengaku saat ini masih menikmati waktunya bersama keluarga dan belum mengetahui secara pasti kapan akan kembali bertanding. Namun, ia membuka kemungkinan menghadapi sejumlah nama besar, termasuk dalam perebutan gelar.
Salah satu opsi menarik adalah kembali ke kelas ringan untuk menghadapi juara bertahan Justin Gaethje.
Selain itu, Holloway juga sempat terlibat perang kata-kata dengan Islam Makhachev setelah petarung Dagestan tersebut meraih kemenangan terbarunya di kelas welter.
Holloway pun tidak menutup kemungkinan untuk kembali naik ke kelas welter dan menantang Makhachev apabila kesempatan tersebut terbuka.
“Jika tahun depan lawannya Conor, bagus sekali,” tambah Holloway. “Jika itu kesempatan merebut gelar di kelas berat tertentu, bagus juga. Saya pernah menang di kelas 170. Juara kelas 170 atau tim juara kelas 170 tidak menyukai apa yang saya katakan, yang membuat saya terkejut karena saya tidak bermaksud tidak sopan… Saya punya sejarah dengan juara kelas 155 dan saya tahu dia mungkin ingin membalas dendam, jadi jika itu kesempatan merebut gelar di kelas berat mana pun, saya siap bertarung.”
Load more